Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahTerupdate

DPRD Pati Setujui Hak Angket untuk Pemakzulan Bupati Sudewo

575
×

DPRD Pati Setujui Hak Angket untuk Pemakzulan Bupati Sudewo

Sebarkan artikel ini

Pati, SniperNew.id — Rabu 13 Agus­tus 2025 Dewan Per­wak­i­lan Raky­at Daer­ah (DPRD) Kabu­pat­en Pati secara bulat dari selu­ruh frak­si menyetu­jui peng­gu­naan Hak Angket untuk memakzulkan Bupati Pati, Sude­wo. Kepu­tu­san terse­but diam­bil dalam rap­at res­mi di Gedung DPRD Pati, Rabu (13/8/2025), dan lang­sung dis­am­but sorak sorai kegem­bi­raan dari para demon­stran yang hadir di lokasi.

Infor­masi ini awal­nya dis­am­paikan melalui akun media sosial Threads oleh peng­gu­na den­gan nama safridaeng, yang mengutip dari pem­ber­i­taan Piki­ran Raky­at Media Net­work. Dalam ung­ga­han terse­but, dis­am­paikan bah­wa kepu­tu­san DPRD Pati men­da­p­atkan dukun­gan penuh dari semua frak­si yang ada, sebuah langkah poli­tik yang jarang ter­ja­di dan menun­jukkan kesep­a­haman kolek­tif di antara anggota dewan.

Kepu­tu­san ini memicu eufo­ria di ruang sidang dan di hala­man gedung DPRD Pati. Berdasarkan reka­man video yang beredar, sejum­lah war­ga dan aktivis yang sebelum­nya mengge­lar aksi unjuk rasa tam­pak berso­rak, men­gangkat tan­gan, dan bertepuk tan­gan saat pengu­mu­man dis­am­paikan. Sorakan dan yel-yel mengge­ma di ruan­gan seba­gai ben­tuk dukun­gan atas kepu­tu­san terse­but.

  Malam ini Warga Karang Waluh Kompak Rayakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H

Rap­at paripur­na yang dihadiri anggota DPRD Pati itu berlang­sung tegang namun akhirnya men­cair sete­lah kepu­tu­san final diam­bil. Dari cup­likan video, ter­li­hat beber­a­pa anggota dewan duduk di kur­si mas­ing-mas­ing, semen­tara di belakang mere­ka berdiri para demon­stran dan war­ga yang diizinkan masuk ke ruang sidang.

Di salah satu sudut ruan­gan, seo­rang pria men­ge­nakan kaos biru muda den­gan topi putih tam­pak men­gangkat tan­gan sam­bil tersenyum lebar, memegang tele­pon genggam, dan bert­e­ri­ak penuh seman­gat. Di atas meja dekat­nya, ter­li­hat botol minu­man dan wadah plas­tik berwar­na mer­ah putih. Video terse­but juga mem­per­li­hatkan inter­ak­si hangat antara peser­ta rap­at, beber­a­pa anggota dewan, ser­ta war­ga yang bera­da di dalam ruan­gan.

Suasana penuh seman­gat ini terekam jelas oleh kam­era dan dis­er­tai logo Piki­ran Raky­at Media Net­work di bagian atas video. Nama jur­nalis video, Ted­dy Wija­narko dari PR Jateng, juga ter­can­tum di layar seba­gai kred­it.

Bagi para demon­stran yang hadir, kepu­tu­san DPRD meru­pakan keme­nan­gan moral sete­lah upaya pan­jang menyuarakan aspi­rasi di jalanan. Sorak sorai, tepukan tan­gan, dan ekspre­si lega tam­pak dari wajah-wajah mere­ka. Aksi terse­but men­ja­di pun­cak dari serangka­ian kegiatan protes yang sebelum­nya dige­lar di depan Gedung DPRD Pati.

Mere­ka meni­lai Hak Angket ini seba­gai langkah awal untuk mene­gakkan akunt­abil­i­tas dan transparan­si dalam pemer­in­ta­han daer­ah. Beber­a­pa pen­gun­juk rasa bahkan mem­bawa atribut dan men­ge­nakan paka­ian yang menun­jukkan iden­ti­tas kelom­pok atau komu­ni­tas mere­ka.

  "Kata-Kata Mutiara Bertema Syukur Jadi Tren Inspirasi di Media Sosial"

Hak Angket adalah salah satu hak DPRD yang digu­nakan untuk melakukan penye­lidikan ter­hadap kebi­jakan atau tin­dakan pemer­in­tah daer­ah yang diang­gap strate­gis dan berdampak luas bagi masyarakat. Pros­es ini dap­at beru­jung pada rekomen­dasi pem­ber­hent­ian kepala daer­ah jika dite­mukan pelang­garan serius ter­hadap undang-undang atau prin­sip penye­leng­garaan pemer­in­ta­han.

Dalam kon­teks ini, DPRD Pati sep­a­kat bah­wa peng­gu­naan Hak Angket diper­lukan untuk menye­lidi­ki dugaan pelang­garan yang dilakukan oleh Bupati Sude­wo. Mes­ki detail dugaan pelang­garan belum dis­am­paikan secara rin­ci dalam ung­ga­han yang beredar, langkah DPRD diang­gap seba­gai sinyal kuat adanya per­soalan serius di tubuh pemer­in­ta­han Kabu­pat­en Pati.

Kabar per­se­tu­juan Hak Angket ini den­gan cepat menye­bar di media sosial, ter­ma­suk plat­form Threads, di mana ung­ga­han yang mengabarkan peri­s­ti­wa ini men­da­p­atkan puluhan tan­da suka (likes) ser­ta komen­tar dari war­ganet. Banyak di antaranya mem­berikan dukun­gan ter­hadap kepu­tu­san DPRD, semen­tara seba­gian lain­nya mem­inta agar pros­es penye­lidikan dilakukan secara transparan dan pro­fe­sion­al.

Tagar seper­ti #Pati, #DemoPati, #Sude­wo, dan #Bupati digu­nakan untuk men­gelom­pokkan infor­masi dan memu­dahkan pen­car­i­an beri­ta terkait. Dalam ung­ga­han terse­but, narasi yang dis­am­paikan menekankan eufo­ria war­ga dan kesol­i­dan DPRD dalam menyetu­jui Hak Angket.

  PJ Walikota Palembang Ratu Dewa Menghadiri Pelantikan Anggota PPS Palembang

Sete­lah per­se­tu­juan Hak Angket, masyarakat Pati kini menung­gu kelan­ju­tan pros­es penye­lidikan yang akan dilakukan oleh pani­tia khusus DPRD. Banyak yang berharap agar pros­es ini tidak hanya men­ja­di ser­e­mo­ni­al poli­tik, tetapi benar-benar meng­hasilkan langkah nya­ta untuk mem­per­bai­ki tata kelo­la pemer­in­ta­han di Kabu­pat­en Pati.

Selain itu, masyarakat juga menekankan pent­ingnya prin­sip praduga tak bersalah ter­hadap pihak yang diperik­sa, ter­ma­suk Bupati Sude­wo, hing­ga ada buk­ti dan kepu­tu­san res­mi yang sah secara hukum.

Per­se­tu­juan Hak Angket oleh selu­ruh frak­si DPRD Kabu­pat­en Pati pada 13 Agus­tus 2025 menandai babak baru dalam dinami­ka poli­tik daer­ah terse­but. Dukun­gan penuh dari anggota dewan dan sambu­tan meri­ah dari war­ga menun­jukkan beta­pa besar per­ha­t­ian pub­lik ter­hadap isu ini.

Mes­ki demikian, langkah DPRD ini baru tahap awal. Pros­es inves­ti­gasi akan men­ja­di ujian bagi integri­tas lem­ba­ga leg­is­latif daer­ah dalam mene­gakkan hukum dan men­ja­ga keper­cayaan masyarakat. War­ga Pati kini menan­ti pem­buk­t­ian apakah langkah ini benar-benar mem­bawa peruba­han yang dihara­p­kan atau hanya men­ja­di catatan singkat dalam sejarah poli­tik lokal.

Den­gan suasana penuh seman­gat di Gedung DPRD Pati, peri­s­ti­wa ini akan men­ja­di salah satu momen pent­ing yang diin­gat pub­lik baik seba­gai wujud keberan­ian poli­tik leg­is­latif, maupun seba­gai cer­min dinami­ka demokrasi di tingkat daer­ah. (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *