Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

DPR Bahas Revisi RUU Hak Cipta, Musisi Sumbang Lagu Hangatkan Rapat

86
×

DPR Bahas Revisi RUU Hak Cipta, Musisi Sumbang Lagu Hangatkan Rapat

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Rap­at kon­sul­tasi Komisi XIII DPR RI bersama Kementer­ian Hukum, Lem­ba­ga Man­a­je­men Kolek­tif Nasion­al (LMKN), para musisi, dan pihak terkait berlang­sung di kom­pleks DPR RI Senayan, Rabu 27 Agus­tus 2025.

Perte­muan ini dige­lar untuk menam­pung aspi­rasi dan masukan dalam rang­ka pem­ba­hasan revisi Ran­can­gan Undang-Undang (RUU) Hak Cip­ta.

Dalam rap­at terse­but, suasana men­ja­di lebih akrab keti­ka sebelum dim­u­lai, para musisi sekali­gus anggota DPR dia­jak untuk menyum­bangkan dua bait lagu oleh Ket­ua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya.

Kehadi­ran musisi dan pihak terkait mem­beri war­na tersendiri dalam perte­muan yang biasanya berlang­sung kaku dan for­mal.

  Ketua BKAG Sergai Kunjungi Pendeta Erri Manalu yang Sakit di Paya Lombang

Komisi XIII DPR RI men­gun­dang berba­gai pemangku kepentin­gan, khusus­nya para pelaku indus­tri musik, guna menden­gar lang­sung aspi­rasi mere­ka terkait atu­ran hak cip­ta yang akan dire­visi. Lem­ba­ga Man­a­je­men Kolek­tif Nasion­al (LMKN), yang sela­ma ini berper­an dalam men­gelo­la hak ekono­mi para pen­cip­ta lagu dan musisi, turut mem­berikan masukan.

Willy Aditya selaku Ket­ua Komisi XIII menyam­paikan bah­wa keter­li­batan para musisi san­gat pent­ing agar RUU Hak Cip­ta yang baru nan­ti benar-benar men­jawab kebu­tuhan para kreator di lapan­gan.

Kami ingin memas­tikan per­lin­dun­gan hak cip­ta ber­jalan efek­tif, adil, dan sesuai perkem­ban­gan indus­tri musik mod­ern,” ujar Willy dalam forum terse­but.

Musisi yang hadir dalam perte­muan ini menyam­paikan berba­gai pan­dan­gan terkait pem­ba­gian roy­alti, sis­tem pen­gelo­laan hak cip­ta yang transparan, dan per­lun­ya pene­gakan hukum yang tegas ter­hadap pelang­garan hak cip­ta di era dig­i­tal.

  Yayat Hidayatullah Terpilih Aklamasi Pimpin BPC Gapensi Karawang Periode 2026–2031

Menu­rut mere­ka, revisi UU Hak Cip­ta harus mam­pu mem­berikan kepas­t­ian hukum sekali­gus men­dorong kreativ­i­tas tan­pa mem­be­bani para pelaku indus­tri.

Selain LMKN, beber­a­pa organ­isasi musik yang ter­gabung dalam Visi dan Aksi juga hadir untuk menyam­paikan pan­dan­gan dan usu­lan. Mere­ka menekankan pent­ingnya sinkro­nisasi atu­ran antara pemer­in­tah,

DPR, dan lem­ba­ga pen­gelo­la hak cip­ta agar tidak ter­ja­di tumpang tindih reg­u­lasi.

Suasana rap­at pun terasa hangat dan penuh seman­gat. Tidak hanya diskusi serius men­ge­nai sub­stan­si pasal-pasal RUU, tetapi juga inter­ak­si yang cair berkat inisi­atif Ket­ua Komisi XIII untuk men­ga­jak para musisi bernyanyi. Kehangatan ini dihara­p­kan mam­pu men­cip­takan dia­log yang lebih ter­bu­ka, sehing­ga selu­ruh aspi­rasi dap­at diako­modasi den­gan baik.

Rap­at kon­sul­tasi ini men­ja­di momen­tum pent­ing untuk mem­perku­at per­lin­dun­gan hak cip­ta di Indone­sia. DPR RI berkomit­men meli­batkan selu­ruh pemangku kepentin­gan secara aktif dalam pem­ba­hasan RUU ini. Tar­get­nya, revisi UU Hak Cip­ta yang dihasilkan dap­at men­gan­tisi­pasi perkem­ban­gan teknolo­gi, mem­perku­at eko­sis­tem musik nasion­al, ser­ta mem­berikan kead­i­lan bagi para pen­cip­ta lagu dan musisi yang telah lama mem­per­juangkan hak ekonominya.

  Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, Desa Sawojajar Kotabumi Utara Bangun Drainase

Den­gan semakin berkem­bangnya plat­form dig­i­tal, isu pem­ba­jakan, dis­tribusi musik ile­gal, dan keti­dak­je­lasan mekanisme pem­ba­yaran roy­alti men­ja­di per­ha­t­ian serius.

Komisi XIII DPR RI bersama Kementer­ian Hukum mene­gaskan akan mem­perku­at reg­u­lasi agar hak-hak para pen­cip­ta musik ter­lin­dun­gi secara opti­mal.

Perte­muan ini juga menandai sin­er­gi antara leg­is­latif, ekseku­tif, dan pelaku indus­tri kre­atif dalam mem­ban­gun reg­u­lasi yang adap­tif. Kehadi­ran musisi di ruang rap­at DPR RI bukan hanya sim­bol par­tisi­pasi, tetapi juga buk­ti bah­wa suara kreator seni kini benar-benar diper­hi­tungkan dalam pros­es leg­is­lasi nasion­al.

Revisi UU Hak Cip­ta dihara­p­kan men­ja­di lan­dasan hukum yang lebih mod­ern, selaras den­gan perkem­ban­gan teknolo­gi infor­masi, ser­ta mem­berikan jam­i­nan per­lin­dun­gan dan kese­jahter­aan bagi insan musik di Tanah Air. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *