Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

DPC LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Ketapang Minta Mabes Polri Tindak Tegas Tambang Emas Eligal 

491
×

DPC LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Ketapang Minta Mabes Polri Tindak Tegas Tambang Emas Eligal 

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Per­masala­han sosial yang ser­ing ter­ja­di diak­i­batkan pence­maran lingkun­gan di sejum­lah daer­ah indone­sia seper­ti yang ter­ja­di di Kalbar di Kabu­pat­en Keta­pang pem­bal­akan hutan kawasan di sebabkan Aktiv­i­tas PETI dan ile­gal log­ging sejauh ini ser­ing sekali menim­bulkan gejo­lak sosial atau kon­flik sosial dise­babkan pence­maran lingkun­gan hidup aki­bat tam­bang ile­gal di Kabu­pat­en Keta­pang.

Pemer­in­tah daer­ah Kali­man­tan barat melalui instan­si terkait bersama pihak yang berkom­pe­ten di bidan­gnya berk­er­jasama den­gan Pol­da Kalbar dihara­p­kan untuk den­gan segera melakukan tin­dakan hukum yang tegas sesuai hukum yang berlaku, ter­hadap oknum yang ter­li­bat.

Aktiv­i­tas Penam­ban­gan emas yang ter­ja­di di hutan kawasan khusus­nya dilokasi KERUING wilayah Matan hilir Sela­tan sejauh ini terus ter­ja­di sehing­ga san­gat berdampak negatif ter­hadap lingkun­gan dan mahluk hidup sat­wa di lin­dun­gi, kerusakan hutan kawasan ser­ta berubah­nya alih fungsi hutan menye­babkan eko­sis­tem alam men­ja­di rusak parah, ser­ta san­gat berpoten­si men­gun­dang ben­cana alam dimasa men­datang, aktiv­i­tas PETI Jek Pon­ton juga san­gat merusak ser­ta merubah alih fungsi daer­ah ali­ran sun­gai ( DAS ).

  Diduga Belum Selesainya Permasalahan Projeck Pekerjaan Proyek Bendungan, Sudah Terbit Lagi SPK Baru

Per­masala­han yang bukan men­ja­di raha­sia umum lagi dikare­nakan sejauh ini pros­es penin­dakan hukum yang belum mak­si­mal ter­hadap para pelaku keja­hatan lingkun­gan ter­lebih pem­biaran ser­ta dugaan keter­li­batan oknum kades CS yang turut ser­ta menikmati hasil suap aktiv­i­tas PETI yang merusak hutan kawasan desa Pematang Gadung.

Upaya penin­dakan hukum den­gan tegas yang di lakukan oleh Dir­jen GAKKUM — KLHK bersama pihak Kepolisian daer­ah Kalbar dalam mem­ber­an­tas Keja­hatan lingkun­gan dari tahun 2022 men­ja­di buk­ti keseriu­san Pemer­in­ta­han pusat bersama APH terkait dalam mem­ber­an­tas keja­hatan lingkun­gan, dan pada awal tahun 2025 ini san­gat di hara­p­kan penin­dakan yang tegas ter­hadap pelaku yang jadi bek­ing PETI yg menye­babkan kerusakan parah ter­da­p­at hutan kawasan dilokasi Keru­ing.

Per­anan GAKKUM — KLHK bersama Pol­da Kalbar ser­ta Pemkab Keta­pang di tahun 2025 untuk segera mengam­bil langkah tegas dalam penin­dakan hukum den­gan tegas ter­hadap para pelaku perusak lingkun­gan guna mem­i­ni­mal­isir kon­flik sosial aki­bat pence­maran lim­bah dari aktiv­i­tas tam­bang emas dan ile­gal log­ging di Kabu­pat­en Keta­pang.

Dilan­sir dari Gar­da metro.Com
Pada saat itu state­men Kepala bidang Dinas Lingkun­gan Hidup dan Kehutanan ( LHK ) dan Bal­ai Pen­gelo­laan Daer­ah Ali­ran Sun­gai ( DAS ) Provin­si Kali­man­tan Barat, Irwan Sihotang men­je­laskan dikan­tornya, Dia men­je­laskan, Saya senang den­gan kedatan­gan rekan dari Keta­pang yang peduli ter­hadap lingkun­gan dan peduli ter­hadap kerusakan hutan kawasan diak­i­batkan maraknya aktiv­i­tas PETI yang di lakukan di hutan kawasan, per­bu­atan terse­but menu­rut saya harus men­da­p­atkan tin­dakan tegas dari GAKKUM jelas­nya, 30-01-2023.

  Maraknya Peredaran Rokok Tanpa Pita Cukai di Kota Banyuwangi

Lan­jut, Terkait kerusakan kawasan hutan pro­duk­si ( HP ) aki­bat per­tam­ban­gan sudah pasti jadi perk­er­jaan berat kami dan mem­bu­tuhkan biaya tidak sedik­it untuk melakukan pemuli­han hutan kawasan yang telah rusak parah diak­i­batkan penam­ban­gan emas di area hutan kawasan terse­but.

Saya juga merasa senang atas kepedu­lian rekan media dan rekan aktivis yang pri­hatin ter­hadap kelestar­i­an alam kita , untuk pence­ga­han dan penin­dakan ter­hadap para pelaku perusak lingkun­gan yang berkom­pe­ten adalah Dir­jen GAKKUM-KLHK, Tutup­nya.

Di lain wak­tu War­ga Desa Pematang Gadong inisial DD berpen­da­p­at, menu­rut­nya sela­ma ini hutan kawasan tanah dan air telah rusak parah diak­i­batkan aktiv­i­tas PETI Jek Pon­ton dilokasi Keru­ing dalam dan keru­ing dalam, ungkap­nya, 13-01-2025.

Lan­jut, iro­nis­nya para peker­ja PETI jek pon­ton di keru­ing seti­ap bulan­nya diduga melakukan pem­ba­yaran guna memu­luskan aktiv­i­tas PETI Jek pon­ton mere­ka kep­da beber­a­pa orang diduga suruhan oknum kades Matang Gadung yang Per­pon­ton­nya dua juataan per­bu­lan­nya„ den­gan jum­lah keselu­ruhan 65 pon­ton lebih, jadi dalam tiap bulan­nya mere­ka menikmati ratu­san juta dari satu lokasi saja den­gan menyalah­gu­nakan wewe­nang selaku Kades demi keun­tun­gan indi­vidu mere­ka. tegas­nya DD.

  Karut Marut Hasil Rabat Beton Desa Laman Satong, Diduga Inspektorat Ketapang Pembiayaan oknum Kades

Sudah jelas bagi para pelaku yang ter­li­bat ter­hadap perusakan lingkun­gan hidup dan hutan di jelaskan dalam Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Ten­tang Pence­ga­han dan Pem­ber­an­tasan Perusakan Hutan, seba­gaimana telah diubah dalam Para­graf 4 Pasal 37 angka 5 Pasal 17 Ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2020 Ten­tang Cip­ta Ker­ja dan/atau Pasal 78 ayat (2) Jo Pasal 50 ayat (3) huruf a Undang Undang RI Nomor 41 Tahun 1999 ten­tang Kehutanan seba­gaimana telah diubah dalam Para­graf 4 Pasal 36 angka 19 Pasal 78 Ayat (2) Jo. Pasal 36 angka 17 Pasal 50 ayat (2) huruf a Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 ten­tang Cip­ta Ker­ja Jo. Pasal 55 ayat (1) den­gan anca­man huku­man hing­ga 15 (lima belas) tahun pen­jara dan den­da hing­ga 10 mil­iar rupi­ah, , kepa­da awak media SniperNewsid Keta­pang Kalbar, Rabu (15/1/2025)

Penulis:Jumadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *