Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Ditemukan Tewas, Kapolsek Sukoharjo: Benar Ada Laporan itu!

209
×

Ditemukan Tewas, Kapolsek Sukoharjo: Benar Ada Laporan itu!

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id – Seo­rang buruh tani dite­mukan tewas mem­busuk di sebuah gubuk di are­al perke­bunan Pekon Ban­jare­jo, RT 001 RW 004, Keca­matan Banyu­mas, Kabu­pat­en Pringsewu, pada Rabu (9/7/2024) siang. Kor­ban dike­tahui berna­ma Muham­mad Budi Uto­mo (59), seo­rang war­ga setem­pat.

Menu­rut hasil penelusuran, kor­ban per­ta­ma kali dite­mukan oleh sak­si Bunari (54), war­ga setem­pat, pada pukul 17.00 WIB. Bunari bermak­sud mem­ber­i­tahu kor­ban bah­wa ayam peli­haraan kor­ban telah merusak tana­man­nya. Keti­ka tiba di gubuk tem­pat kor­ban ting­gal, sak­si men­ci­um bau tidak sedap dan memang­gil-mang­gil kor­ban namun tidak ada jawa­ban. Sak­si kemu­di­an masuk ke dalam gubuk untuk men­cari kor­ban.

  Warga Antusias Abadikan Gerhana Bulan Lewat Kamera Ponsel

Alangkah terke­jut­nya sak­si saat men­e­mukan jasad kor­ban ter­bar­ing di tem­pat tidur dalam kon­disi mem­bengkak, menghi­tam, dan dipenuhi belatung. Menge­tahui hal itu, sak­si lang­sung berlari ke perkam­pun­gan dan mem­ber­i­tahukan keja­di­an terse­but kepa­da war­ga sek­i­tar. Keja­di­an ini kemu­di­an dila­porkan kepa­da aparat pekon dan kepolisian.

Kapolsek Suko­har­jo, Iptu Riya­di saat dikon­fir­masi awak media, mem­be­narkan adanya pen­e­muan may­at di Pekon Ban­jare­jo.

“Benar, sore kemarin kami mener­i­ma lapo­ran war­ga ten­tang adanya pen­e­muan may­at. Petu­gas kepolisian bersama Unit Iden­ti­fikasi Sat Reskrim Pol­res Pringsewu dan pihak medis dari Banyu­mas telah turun ke lapan­gan, melakukan olah TKP, dan memerik­sa jasad kor­ban,” ujar Iptu Riya­di pada Kamis (10/7/2024) siang.

  Tragedi Air Bah di Sungai Bislab: Pencarian Tuntas, Syadsya Ditemukan Meninggal Dunia

Kapolsek men­gungkap­kan bah­wa kor­ban berna­ma Muham­mad Budi Uto­mo (59), yang sudah lebih dari setahun ting­gal menumpang di gubuk beruku­ran 2x2 meter milik Paryan­to di are­al perke­bunan yang ber­jarak sek­i­tar 1,5 kilo­me­ter dari pemuki­man pen­duduk. Saat dite­mukan, jasad kor­ban tergele­tak ter­len­tang di tem­pat tidur yang ter­bu­at dari kayu, dalam kon­disi mem­bengkak, menghi­tam, men­gelu­arkan bau tidak sedap, dan dikeru­mu­ni belatung. Pihak medis mem­perki­rakan kor­ban sudah tidak bernyawa sejak 4–5 hari yang lalu.

Lebih lan­jut, Kapolsek menyam­paikan bah­wa polisi masih menye­lidi­ki penye­bab pasti kema­t­ian kor­ban. Namun, dia men­duga kema­t­ian kor­ban tidak ada unsur tin­dak pidana melainkan kare­na sak­it. Hal ini diperku­at oleh keteran­gan pihak medis yang menye­butkan tidak dite­mukan luka atau tan­da bekas kek­erasan pada tubuh kor­ban.

  Mayat di Teras Rumah, Warga di Pringsewu Heboh

Kapolsek juga menam­bahkan, berdasarkan hasil penye­lidikan, kor­ban dike­nal war­ga suka hidup menyendiri dan jarang berbaur den­gan war­ga sek­i­tar. Menu­rut war­ga sek­i­tar, kor­ban aslinya berasal dari Keca­matan Kedodong, Kabu­pat­en Pesawaran, yang ser­ing berpin­dah-pin­dah dan menumpang di gubuk atau kebun milik war­ga.

“Saat ini jasad kor­ban telah dievakuasi ke RSUD Pringsewu untuk dilakukan pemerik­saan. Kami juga sudah berko­or­di­nasi den­gan pihak kelu­ar­ganya yang berasal dari Keca­matan Kedodong,” tan­das­nya. (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *