Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Dirlantas Latih 78 ‘Pak Ogah’ Untuk Membantu Mengatur Lalu Lintas

124
×

Dirlantas Latih 78 ‘Pak Ogah’ Untuk Membantu Mengatur Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU,Snipernew,id — Direk­torat Lalu Lin­tas (Dit­lantas) Pol­da Riau mengge­lar apel bersama 78 orang “Pak Ogah” si pen­gatur lalulin­tas bersama sejum­lah instan­si terkait, Kamis (25/7). Polisi berharap mere­ka ter­latih dan tert­ib dalam men­gatur lalulin­tas di seti­ap putaran kendaraan jalan (U‑turn).

Apel yang dip­impin Dirlan­tas Kombes Pol Tau­fiq Luk­man ini dilakukan di Riau Safe­ty Dri­ving Cen­tre (RSDC) Pekan­baru. Sela­ma ini sejum­lah war­ga yang men­gatur lalulin­tas secara tidak res­mi, kini dilatih oleh kepolisian.

Mere­ka ikut apel bersama Dinas Per­hubun­gan, Jasa Rahar­ja ser­ta Sat­u­an Polisi Pamong Pra­ja. Sebanyak 78 orang Pak Ogah ini akan diberi tugas men­ja­di Sukarelawan Pen­gatur Lalu Lin­tas (Supeltas).

Dirlan­tas Pol­da Riau Kombes Pol Tau­fiq Luk­man men­je­laskan, Supeltas ini nan­ti­nya akan bertu­gas men­ja­di pen­gatur lalu lin­tas di ham­pir seti­ap U Turn yang ada di Pekan­baru. Mere­ka yanh direkrut, sehari-hari meru­pakan Pak Ogah.

“Jadi kan sebelum­nya saha­bat-saha­bat kita yang ter­gabung kedalam Supeltas ini kan bek­er­ja di u‑turn, orang-orang sebut mere­ka den­gan isti­lah Pak Ogah,” kata Tau­fiq.

Menu­rut Tau­fiq, sejak direkrut men­ja­di Supeltas, mere­ka sudah res­mi bisa bertu­gas di u‑turn yang ada di Pekan­baru. Tau­fiq memas­tikan tidak ada lagi pung­utan kepa­da pen­gen­dara.

“Iya ini mak­sud­nya saya kumpulkan pak ogah untuk berlaku tert­ib dalam mem­ban­tu kenya­manan dan kelan­car­an lalu lin­tas di jalan. Hal itu dilakukan agar men­ja­di polan­tas bagi dirinya sendiri,” kata Tau­fiq.

Selain itu, kata Tau­fiq, pihaknya juga mem­berikan pem­bi­naan ter­hadap relawan ini. Mere­ka dibekali den­gan ilmu pen­gat­u­ran lalu lin­tas.

“Nan­ti kami akan pan­tau sela­ma sebu­lan, apakah ada pro­gres, atau ada yang bisa per­lu dieval­u­asi,” jelasnya.(Fandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *