Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Diduga Tumpukan Material Batu PT Citraloka Persada Makan Korban

230
×

Diduga Tumpukan Material Batu PT Citraloka Persada Makan Korban

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id - Tumpukan batu antara pelang dan kepu­luk indotani milik “PT.Clara Cit­ralo­ka Per­sa­da” sudah mulai memakan kor­ban salah satu con­toh War­ga Keta­pang berin­isial ST ala­mi luka Muka, tan­gan, dan kaki cukup serius menabrak tumpukan batu milik PT.CCP di pelang-sun­gai kepu­luk

Kece­lakaan tung­gal aki­bat tumpukan mate­r­i­al batu milik PT.Clara cit­ralo­ka per­sa­da dilokasi proyek peker­jaan penan­ganan long seg­ment (pemeli­haraan rutin, pemeli­haraan berkala peningkatan/Rekonstruksi) pelang-sun­gai kepu­luk yang mem­per­gu­nakan sum­ber dana DAK (dana alokasi khusus) tahun anggaran 2024

Hal ini dis­am­paikan oleh sum­ber (kor­ban) yang berin­isial (ST) kepa­da SniperNeswID Keta­pang Kalbar kalau dirinya men­gala­mi kece­lakaan menabrak tumpukan batu di pelang/arah indotani

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

Sum­ber (kor­ban) berin­isial ST men­gatakan bah­wa. “sem­u­la pada saat saya melin­tasi melakukan per­jalanan kehu­lu pada hari Sab­tu tang­gal (05/10/2024) kurang lebih jam 16.00 dilokasi tem­pat saya kece­lakaan ini belum ada ter­li­hat adanya tumpukan batu namun selang beber­a­pa jam yaitu tepat­nya kurang lebih pada jam 18.56 lalu tiba tiba sudah ada tumpukan batu yang ditumpuk lewati badan jalan yang saya laluli sebelum­nya,” ujar kor­ban ST.

“Kare­na dalam keadaan sudah agak gelap (malam) pulang dari hulu jadi saya tidak men­gi­ra kalau ditem­pat yang dilalui sebelum­nya dis­i­tu tiba tiba sudah ada tumpukan batu dan den­gan spon­tan saya terke­jut tak dap­at menghin­dar lagi lalu saya menabrak tumpukan batu terse­but sehing­ga ter­jadi­lah kece­lakaan meng­han­tam batu yang ditumpuk yang tak ada ditandai sesu­atu maupun tan­da yang bertuliskan Awa hati hati ada kegiatan proyek atau ada tumpukan mate­r­i­al batu milik kami PT.Clara cit­ralo­ka per­sa­da,” jelas sum­ber ST.

  Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Warga Tana Tidung

Lan­jut ST (kor­ban) lagi aki­bat dari kece­lakaan terse­but, “saya men­gala­mi luka luka serius pada bagian muka tan­gan dan kaki kare­na dalam keadaan gelap (malam) sedan­gkan saya hanya sendiri­an jadi tak sem­pat untuk doku­men­tasi saat keja­di­an­nya kare­na hujan ger­im­is dan san­gat sepi untungnya ada orang mobil truk yang per­ta­ma lewat yang meno­long kemu­di­an saya dig­o­tong dibawa kesalah satu rumah sebe­lah kanan jalan yang gak begi­tu jauh dari tem­pat keja­di­an saya kece­lakaan menabrak tumpukan batu di pelang-indotani atau dekat indotani jadi kami tak sem­pat foto doku­men­tasi pada saat keja­di­an­nya,” ungkap sum­ber yang men­gala­mi kece­lakaan berin­isial ST kepa­da SniperNeswID Keta­pang Kalbar Ming­gu (06/10) jam (10.54) lewat pesan suara dikir­im melalui What­sApp

“Saya berharap atas keja­di­an yang saya ala­mi ini seba­gai pem­be­la­jaran bagi pen­gen­dara lain­nya khusus­nya pen­gen­dara roda dua agar dan harus selalu berhati hati saat melin­tasi jalan yang sedang dik­er­jakan oleh “PT.Clara Cit­ralo­ka Per­sa­da” ini teruta­ma bagi yang beper­gian baik yang dari arah Pelang ke hulu maupun seba­liknya dari hulu ke kota wajib selalu was­pa­da apala­gi keti­ka berk­endara pada wak­tu malam hari sebab tidak menut­up kemu­ngk­i­nan masih ada lagi batu batu atau mate­r­i­al lain­nya lagi yang ditim­bun atau ditumpuk atau oleh pelak­sana secara spon­tan tan­pa ada tan­da ram­bu — ram­bu proyek,” Pungkas sum­ber.

  Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri! LSM HAMMER Desak Aparat Tegas Lindungi Hukum dan Kemanusiaan

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan terkait per­masala­han mate­r­i­al batu yang ditumpuk secara spon­tan yang gak diberi tan­da (ram­bu) atau jenis lain­nya terse­but yang men­gak­i­batkan kece­lakaan yang diala­mi oleh ST (kor­ban) luka pada bagian muka, tan­gan, dan kaki yang cukup serius itu.

“Pihak pelak­sana “PT.Clara Cit­ralo­ka Per­sa­da” men­gakui siap mem­ban­tu dan bertang­gung jawab atas keja­di­an yang saya ala­mi ini,’ tutur dan tut­up ST (kor­ban) men­gakhiri,” uca­pan­nya. (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *