Ketapang, SniperNew.id - Tumpukan batu antara pelang dan kepuluk indotani milik “PT.Clara Citraloka Persada” sudah mulai memakan korban salah satu contoh Warga Ketapang berinisial ST alami luka Muka, tangan, dan kaki cukup serius menabrak tumpukan batu milik PT.CCP di pelang-sungai kepuluk
Kecelakaan tunggal akibat tumpukan material batu milik PT.Clara citraloka persada dilokasi proyek pekerjaan penanganan long segment (pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala peningkatan/Rekonstruksi) pelang-sungai kepuluk yang mempergunakan sumber dana DAK (dana alokasi khusus) tahun anggaran 2024
Hal ini disampaikan oleh sumber (korban) yang berinisial (ST) kepada SniperNeswID Ketapang Kalbar kalau dirinya mengalami kecelakaan menabrak tumpukan batu di pelang/arah indotani
Sumber (korban) berinisial ST mengatakan bahwa. “semula pada saat saya melintasi melakukan perjalanan kehulu pada hari Sabtu tanggal (05/10/2024) kurang lebih jam 16.00 dilokasi tempat saya kecelakaan ini belum ada terlihat adanya tumpukan batu namun selang beberapa jam yaitu tepatnya kurang lebih pada jam 18.56 lalu tiba tiba sudah ada tumpukan batu yang ditumpuk lewati badan jalan yang saya laluli sebelumnya,” ujar korban ST.
“Karena dalam keadaan sudah agak gelap (malam) pulang dari hulu jadi saya tidak mengira kalau ditempat yang dilalui sebelumnya disitu tiba tiba sudah ada tumpukan batu dan dengan spontan saya terkejut tak dapat menghindar lagi lalu saya menabrak tumpukan batu tersebut sehingga terjadilah kecelakaan menghantam batu yang ditumpuk yang tak ada ditandai sesuatu maupun tanda yang bertuliskan Awa hati hati ada kegiatan proyek atau ada tumpukan material batu milik kami PT.Clara citraloka persada,” jelas sumber ST.
Lanjut ST (korban) lagi akibat dari kecelakaan tersebut, “saya mengalami luka luka serius pada bagian muka tangan dan kaki karena dalam keadaan gelap (malam) sedangkan saya hanya sendirian jadi tak sempat untuk dokumentasi saat kejadiannya karena hujan gerimis dan sangat sepi untungnya ada orang mobil truk yang pertama lewat yang menolong kemudian saya digotong dibawa kesalah satu rumah sebelah kanan jalan yang gak begitu jauh dari tempat kejadian saya kecelakaan menabrak tumpukan batu di pelang-indotani atau dekat indotani jadi kami tak sempat foto dokumentasi pada saat kejadiannya,” ungkap sumber yang mengalami kecelakaan berinisial ST kepada SniperNeswID Ketapang Kalbar Minggu (06/10) jam (10.54) lewat pesan suara dikirim melalui WhatsApp
“Saya berharap atas kejadian yang saya alami ini sebagai pembelajaran bagi pengendara lainnya khususnya pengendara roda dua agar dan harus selalu berhati hati saat melintasi jalan yang sedang dikerjakan oleh “PT.Clara Citraloka Persada” ini terutama bagi yang bepergian baik yang dari arah Pelang ke hulu maupun sebaliknya dari hulu ke kota wajib selalu waspada apalagi ketika berkendara pada waktu malam hari sebab tidak menutup kemungkinan masih ada lagi batu batu atau material lainnya lagi yang ditimbun atau ditumpuk atau oleh pelaksana secara spontan tanpa ada tanda rambu — rambu proyek,” Pungkas sumber.
Hingga berita ini diterbitkan terkait permasalahan material batu yang ditumpuk secara spontan yang gak diberi tanda (rambu) atau jenis lainnya tersebut yang mengakibatkan kecelakaan yang dialami oleh ST (korban) luka pada bagian muka, tangan, dan kaki yang cukup serius itu.
“Pihak pelaksana “PT.Clara Citraloka Persada” mengakui siap membantu dan bertanggung jawab atas kejadian yang saya alami ini,’ tutur dan tutup ST (korban) mengakhiri,” ucapannya. (Jumadi)


















