Pasaman, SniperNews.id – 30 April 2025, Ketua Umum LSM P2NAPAS (Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas Aman), Ahmad Husein Batu Bara, mempertanyakan transparansi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman terkait penggunaan anggaran Pilkada dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tahun anggaran 2024–2025.
Melalui surat permintaan informasi publik yang telah dikirim secara daring ke Bawaslu Pasaman, Ahmad Husein menegaskan pentingnya keterbukaan informasi anggaran karena dana tersebut bersumber dari uang negara.
“Bawaslu harus transparan kepada publik karena anggaran tersebut merupakan uang negara,” tegas Husein. Ia menyebut, permintaan informasi tersebut juga bertujuan untuk edukasi dan kontrol sosial masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita, saat dikonfirmasi media menyatakan pihaknya telah merespons surat dari LSM dan mengirimkan laporan penggunaan anggaran kepada P2NAPAS. “Walaikumsalam, sudah kami balas,” ujarnya dalam pesan singkat WhatsApp pada 29 April.
Namun, sejumlah masyarakat tetap meragukan keterbukaan tersebut. Salah seorang warga Lubuk Sikaping, inisial “S”, menyebut laporan yang diberikan hanya berupa pagu anggaran umum tanpa rincian seperti honor pengawas dan biaya kegiatan. “Wajar kami menduga Bawaslu tidak transparan,” ujarnya.
Ia juga mendesak aparat penegak hukum dan inspektorat untuk mengusut tuntas dugaan tersebut agar publik mendapat kejelasan.
Laporan: Ade Putra













