Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Diduga Pembangunan DD Tirta Laga Mesuji Sarat Penyimpangan

349
×

Diduga Pembangunan DD Tirta Laga Mesuji Sarat Penyimpangan

Sebarkan artikel ini

Mesu­ji — SniperNew.id - Diduga Kepala Desa (Kades) Tir­ta Laga, Mark’up Anggaran Dana Desa (DD) yang diang­garkan untuk pem­ban­gu­nan pengerasan jalan usa­ha tani pada tahun 2023 tahap satu (1) dan tahap dua (2), Rabu (10/07/2024).

  Laporan Warga: Transaksi Pil Ekstasi Transformer Diduga Terjadi di Anda Karaoke Tengah Malam

Pasal­nya, dugaan terse­but saat awak media melakukan kon­trol sosial ke Desa Tir­ta Laga selaku sosial kon­trol (croscek) pem­ban­gu­nan terse­but yang di nilai tak sesuai den­gan anggaran yang di kucurkan seni­lai Rp, 86.346.000 di tahap per­ta­man­nya dan Rp, 217.518.000 di tahap dua den­gan pem­ban­gu­nan satu titik di RT.009/RW.003 yang di ker­jakan dua kali di tahun 2023.

“Den­gan adanya kegiatan pem­ban­gu­nan pengerasan jalan yang meny­er­ap Anggaran Dana Desa (DD) dua kali di anggarkan untuk kegiatan pada satu titik kegiatan terse­but berat dugaan adanya peny­im­pan­gan (Mark’up) yang di lakukan oknum pemer­in­ta­han desa”

  Pembangunan LAB Tanpa Perabot, Diduga Ada Kongkalikong

Saat di kon­fir­masi ke kepala Desanya ia men­gatakan bah­wa itu anggaran di laporkan men­ja­di satu, tahap per­ta­ma di jadikan satu den­gan tahap ked­ua.

“Iya mas itu kan di jadikan satu lapo­ran­nya.” jelas­nya Sikun.

Namun yang men­ja­di kejang­galan awak media seharus­nya jum­lah uang yang di anggarkan Rp. 306.954.000 jika di jadikan satu dalam lapo­ran.

Ia menyang­gah bah­wasan­nya ia lupa 300 itu vol­ume atau anggaran­nya.

  Potong Pajak Dua Kali, Pembangunan Bantaran Sungai dan Normalisasi Muara Desa Reugemuk Diduga Sarat Penyimpangan

“Saya lupa mas, yang 300 sekian itu Vol­u­menya apa Anggaran­nya, nan­ti saya cek lagi” sam­bungnya.

Saat awak media mem­inta untuk meng­hadirkan TPK dan Sekdes Desa terse­but namun Kades Sikun tidak menghen­da­ki untuk hadirkan.

“Sudah mas, nan­ti saja saya klar­i­fikasi kalau sudah saya pang­gil Sekdes dan TPK nya.” ungkap Sikun.

Dan saat awak media ingin beran­jak pulang ia men­co­ba mem­berikan uang sejum­lah Rp.150.000 agar awak media tidak mem­ber­i­takan­nya.
Namun awak media meno­lak bah­wasanya awak media merasa ingin di suap. (Red/team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *