Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Diduga Pekerjaan Sarana Prasarana SD Negeri 056427 Adnin Tengah Mangkrak

658
×

Diduga Pekerjaan Sarana Prasarana SD Negeri 056427 Adnin Tengah Mangkrak

Sebarkan artikel ini

Salapi­an, Snipernew.id|| Masyarakat Kabu­pat­en Langkat ten­tu masih ingat kabar murid seko­lah dasar bela­jar tan­pa meja dan kur­si hanya beralaskan tikar dilan­tai, Sab­tu (08/2/2025).

Seko­lah Dasar Negeri 056427 Adnin Ten­gah, Keca­matan Salapi­an, Kabu­pat­en Langkat, terse­but kini men­da­p­atkan anggaran per­baikan untuk pen­ingkatan sarana dan prasarana pros­esi men­ga­jar. Sayangnya, aki­bat ulah kon­trak­tor nakal, reha­bil­i­tasi per­baikan ruang kelas­nya ter­bengkalai alias mangkrak.

Dike­tahui SD O 056427 Adnin Ten­gah, Keca­matan Salapi­an men­da­p­atkan kucu­ran anggaran pemeli­haraan ruang kelas dari P APBD Langkat TA 2024. Besar nilai anggaran, dike­tahui ada dua nilai anggaran untuk reha­bil­i­tasi (pemeli­haraan), dua ruang kelas tingkat kerusakan sedang den­gan total nilai seki­ra Rp 300.000.000 (Tiga Ratus Juta Rupi­ah), alokasi anggaran Dinas Pen­didikan Langkat. Ada­pun detail dua kode paket penger­jaan lang­sung (PL) diku­tip dari laman lpse.

Langkatkab.go.id,itu 10022062000 dan 7187304 den­gan jenis pen­gadaan peker­jaan kon­truk­si, mas­ing-mas­ing berni­lai Rp 149.540.000 total anggaran Rp 299.080.000 dan diny­atakan sudah sele­sai dan diduga sudah diba­yarkan oleh Dinas Pen­didikan kepa­da peme­nang ten­der RBZM Kon­truk­si yang berala­mat di KH Zainal Arifin Kelu­ra­han Sta­bat.

  Tokoh Agama Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pemilihan Kepling Bagelen

 

*Fak­ta Dila­pan­gan Ter­bengkalai*

Namun fak­ta dila­pan­gan pada saat kun­jun­gan Kapol­res Langkat AKBP David Triyo Prase­jo, pada Rabu (4/2/25) kemarin, ter­li­hat keadaan ruang kelas terse­but san­gat mem­pri­hatinkan. Bukan­nya makin bagus, namun semakin semer­aut. Pemasan­gan batu bata dind­ing kelas belum ter­pasang, apala­gi diplas­ter. Tam­pak juga jen­dela kelas ter­ma­suk keramik untuk lan­tai juga belum ter­pasang keselu­ruhan, semuanya ter­li­hat berser­akan ter­letak dit­eras depan kelas. Lebih parah lagi, atap kelas blong sebab seng belum ter­pasang, bahkan rang­ka kayun­ya juga belum sele­sai dik­er­jakan.

Tokoh Pemu­da Langkat, Ket­ua DPC HMKI Langkat, Mei­di Kem­baren kepa­da awak media, melalui Aplikasi What­sapp, Sab­tu (8/2/25) memas­tikan peker­jaan kon­truk­si kelas belum sele­sai dan diduga dit­ing­galkan oleh pihak kon­trak­tor (peme­nang ten­der).

“Kami baru-baru ini meli­hat ruang kelas SD Negeri 056427 Adnin Ten­gah, Keca­matan Salapi­an itu belum sele­sai dik­er­jakan hing­ga saat ini,” ujar Mei­di Kem­baren.

“Namun, sayangnya dari web­saite LPSE Langkat, peker­jaan itu pada lapo­ran sele­sai dik­er­jakan dan diduga sudah diba­yar, “ujar Mei­di Kem­baren.

  Tegas dan Proporsional: Pengawasan Dana BOS Dipertanyakan, Kinerja Kacabdin Pringsewu Perlu Dievaluasi

Mei­di Kem­baren mem­inta kepa­da Aparat Pene­gak Hukum (APH) Langkat untuk melakukan pemerik­saan kepa­da semua peja­bat terkait.

“Seper­ti­Pani­tia Pem­bu­at Komit­men (PPK), Peja­bat Pelak­sana Tek­nis Kegiatan (PPTK), ser­ta pihak pem­borong (peme­nang tender),karena di duga merugikan uang negara,” tegas Mei­di Kem­baren.

“Peker­jaan juga harus disi­ap­kan oleh rekanan atau Dinas Pen­didikan, kare­na seko­lah terse­but juga san­gat mem­bu­tuhkan sarana dan prasarana terse­but, agar anak anak bisa bela­jar den­gan nya­man.”

“Jika ter­buk­ti menyalahi atu­ran, harus ditin­dak tegas, dan kami akan terus men­gaw­al per­so­laan ini sebab menyangkut kema­juan pen­didikan Langkat,” sam­bungnya.

 

*Ombuds­man Lakukan Inves­ti­gasi*

SD Negeri 056427 Adnin Ten­gah, pada pem­ber­i­taan sebelum­nya, yang sem­pat menggem­parkan Pen­didikan Langkat, para murid bela­jar hanya beralaskan tikar dilan­tai, kare­na tidak memi­li­ki kur­si dan meja.

Ombuds­man RI bersama Irban Khusus Inspek­torat Langkat dan Kabid Seko­lah Dasar ser­ta Kasi Prasana Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat melakukan inves­ti­gasi lapan­gan ke SD Negeri 056427 Adnin Ten­gah, pada Jum’at (15/11/24) lalu.

Berdasarkan hasil inves­ti­gasi hasil inves­ti­gasi Ombuds­man, bah­wa di lokasi seko­lah terse­but masih banyak keku­ran­gan sarana prasarana mis­al­nya, saja toi­let bagi peser­ta didik, ruan­gan arsip dan per­pus­takaan yang kon­disinya kurang baik. Hasil inves­ti­gasi terse­but Ombuds­man RI mem­inta kepa­da Inspek­tur Langkat untuk melakukan audit ter­hadap seko­lah terse­but dalam per­baikan sarana prasarana seko­lah.

  Baru Seumur Jagung, Aspal Jalan Bedug–Grobog Kulon Rp542 Juta Sudah Retak, DPUPR Kabupaten Tegal Disorot

Semen­tara pihak terkait seper­ti, Pani­tia Pem­bu­at Komit­men (PPK),Pejabat Pelak­sana Tek­nis Kegiatam (PPTK), dan dinas terkait lainnya,belum mem­berikan keteran­gan hing­ga beri­ta ini diter­bitkan.

Ter­bengkalainya peker­jaan ban­gu­nan sarana dan prasarana SD Negeri 056427 Adnin Tengah,Kecamatan Salapi­an, masyarakat berharap Pemkab Langkat mem­berik­sn sanksi kon­trak­tor yang tidak menye­le­saikan peker­jaan ten­der adalah den­da keter­lam­bat­an. Besarnya den­da ini dite­tap­kan oleh PPK dalam kon­trak.

Besaran den­da keter­lam­bat­an yang dike­nakan kepa­da kon­trak­tor adalah:
1/1000 (satu per­mil) dari nilai SPK (tidak ter­ma­suk PPN) untuk seti­ap hari keter­lam­bat­an 1/1000 (satu per­mil) per hari dari har­ga bagian kon­trak yang ter­can­tum dalam kon­trak 1/1000 (satu per­mil) per hari dari har­ga kon­trak.

Selain den­da keter­lam­bat­an, kon­trak­tor juga dap­at dike­nakan sanksi admin­is­tratif lain­nya, seper­ti: Peringatan ter­tulis, Penghent­ian semen­tara kegiatan layanan jasa kon­struk­si, Pen­can­tu­man dalam daf­tar hitam, Pem­bekuan izin, Pen­cabu­tan izin.

Keter­lam­bat­an penye­le­sa­ian peker­jaan dap­at menye­babkan pem­bengkakan biaya dan pelang­garan kon­trak.

Penulis: (Tol­has Pasaribu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *