Agam, SniperNew.id — Aktivitas bantuan bagi korban bencana di Jorong Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, terus berlangsung meski situasi lapangan mengalami berbagai keterbatasan. Melalui unggahan di media sosial Threads, akun sofyanmayarlis melaporkan bahwa tim Dapur Umum Tanggap Darurat masih bekerja maksimal untuk memenuhi kebutuhan para penyintas, Sabtu (29/11/2025).
Dalam unggahan tersebut, pembuat konten menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat selalu memperbarui informasi akibat listrik padam dan sulitnya sinyal komunikasi.
“Mohon maaf saudara-saudara, mungkin tidak bisa selalu update keadaan dan kegiatan dikarenakan listrik padam, signal susah,” tulisnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada relawan yang terus membantu proses penyaluran bantuan di dapur umum. Unggahan itu menyebutkan bahwa jumlah korban jiwa mencapai 48 orang, sementara beberapa korban lainnya dilaporkan belum ditemukan. Karena alasan etika dan penghormatan terhadap keluarga, pengunggah menegaskan bahwa foto-foto jenazah tidak akan dibagikan.
Dalam kolom komentar, unggahan tersebut dipenuhi dukungan dan doa dari warganet. Salah satu pengguna menuliskan harapan agar semakin banyak warga yang mendapat pertolongan. Namun, terdapat pula komentar bernada duka dari seorang warga yang mengaku tiga anggota keluarganya meninggal dunia dan baru satu di antaranya ditemukan.
Pada unggahan itu juga terlihat foto-foto kegiatan relawan di sebuah ruangan besar yang dipenuhi tumpukan bantuan seperti selimut, pakaian, dan paket logistik. Para relawan tampak menyortir dan menyiapkan bantuan untuk segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Di awal unggahan, pengelola akun menegaskan bahwa mereka tidak meminta donasi secara langsung, namun jika ada pihak yang ingin membantu, mereka sangat berterima kasih. “Kita tidak meminta, kak. Tapi jika ada yang berkenan ikut donasi, kita sangat bersyukur dan sangat berterima kasih sekali,” tulisnya.
Hingga kini, aktivitas dapur umum masih menjadi titik utama yang menopang kebutuhan harian penyintas bencana. Para relawan berharap penanganan darurat dapat berlangsung lancar meski kondisi lapangan masih penuh tantangan.
Berbagai doa dan dukungan terus mengalir dari masyarakat luas untuk keselamatan dan pemulihan warga Agam yang terdampak.
Penulis Iskandar













