Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Bupati Dendi Ramadhona Tinjau Warga Terdampak Banjir di Desa Sukajaya Lempasing Teluk Pandan

381
×

Bupati Dendi Ramadhona Tinjau Warga Terdampak Banjir di Desa Sukajaya Lempasing Teluk Pandan

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id — 18 Jan­u­ari 2025 – Bupati Pesawaran Den­di Ramad­hona bersama jajaran dan dinas terkait menin­jau lang­sung lokasi ter­dampak ban­jir yang menim­pa per­muki­man war­ga di Desa Suka­jaya Lem­pas­ing, Keca­matan Teluk Pan­dan, pada Sab­tu (18/1/2025).

Pen­in­jauan ini dilakukan sete­lah hujan lebat yang meng­guyur wilayah Lam­pung pada Jumat (17/1), yang menye­babkan kerusakan infra­struk­tur, pemuki­man, dan ter­gang­gun­ya aktiv­i­tas war­ga di beber­a­pa keca­matan, yaitu Kedon­dong, Teluk Pan­dan, dan Way Khi­lau.

Di Desa Suka­jaya Lem­pas­ing, ban­jir meren­dam 170 rumah war­ga den­gan ket­ing­gian air men­ca­pai 30 hing­ga 50 cm. Rin­cian­nya, 30 rumah ter­dampak di Dusun 2, 100 rumah di Dusun 3, 30 rumah di Dusun 5, dan 10 rumah di Dusun 6. Selain itu, talut sun­gai sep­a­n­jang 15 meter di Dusun 6 dila­porkan ambrol aki­bat deras­nya ali­ran air.

  Puncak Festival Kuda Kepang, Ribuan Warga Padati Polres Pringsewu

Camat Teluk Pan­dan Sal­fani men­gatakan bah­wa peri­s­ti­wa ban­jir itu ter­ja­di pada Jum’at, (17/1) sek­i­tar pukul 18.00 WIB. Hujan deras yang ter­ja­di sela­ma kurang lebih 2 jam mem­bu­at air sun­gai melu­ap dan masuk ke per­muki­man war­ga.

Selain ban­jir, tanah long­sor juga ter­ja­di di kawasan Vil­la Gar­de­nia, Dusun 2 Ario, yang menim­bun Jalan Raya RE. Mar­tad­i­na­ta den­gan mate­r­i­al tanah dan batu. Upaya pem­ber­si­han meng­gu­nakan alat berat dilakukan, dan arus lalu lin­tas kem­bali nor­mal pada pukul 20.00 WIB.

Di lokasi lain, pohon tum­bang di Jalan Raya Way Ratai, tepat­nya di Jalan Pematang Rin­jing, men­gak­i­batkan kerusakan pada tiang listrik dan kemac­etan total untuk kendaraan besar. Evakuasi dilakukan oleh tim gabun­gan dari BPBD, PLN, TNI, Pol­ri, dan war­ga sek­i­tar meng­gu­nakan ger­ga­ji mesin.

  Fadila Saputra : Anak Melayu Harus Bangkit dan Berkontribusi Untuk Riau

Selain Teluk Pan­dan, ban­jir juga melan­da Keca­matan Kedon­dong dan Way Khi­lau. Di Kedon­dong, sebanyak 8 rumah di Desa Ker­tasana, 24 rumah di Desa Way Kepayang, dan 10 rumah di Desa Gunung Sug­ih teren­dam air. Ban­gu­nan SDN 3 Kedon­dong turut men­gala­mi kerusakan aki­bat genan­gan air. Berun­tung, air mulai surut pada pukul 20.00 WIB.

Mere­spon hal terse­but, Bupati Den­di Ramad­hona meny­er­ahkan ban­tu­an beru­pa sem­bako, alat kese­hatan, dan kebu­tuhan pokok lain­nya kepa­da war­ga ter­dampak. Ban­tu­an berasal dari BPBD Pesawaran dan Kementer­ian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provin­si Lam­pung.

Bupati Den­di Ramad­hona mengim­bau war­ga untuk meningkatkan kewas­padaan ter­hadap curah hujan ting­gi. Ia juga mem­inta war­ga untuk men­ja­ga ali­ran sun­gai agar tidak ter­sum­bat dan menghin­dari pem­ban­gu­nan di daer­ah rawan ban­jir.

“Nor­mal­isasi sun­gai san­gat pent­ing kare­na ali­ran air semakin menyem­pit aki­bat pemuki­man war­ga,” tegas­nya.

  Pemkab Pringsewu Terbaik Kedua Se-Provinsi Lampung

Kepala BPBD Pesawaran Sopy­an Agani, meny­atakan bah­wa pihaknya terus melakukan pen­dataan dan penan­ganan dampak ben­cana untuk memas­tikan kebu­tuhan war­ga ter­penuhi.

“Saat ini situ­asi sudah terk­endali, namun pen­dataan dan penan­ganan akan terus kami lakukan,” ujarnya.

Selain itu, menu­rut Kepala Puskesmas Hanu­ra, Nazli­na Mayan­ti, dalam rang­ka men­gako­modir akses kese­hatan war­ga, Puskesmas Hanu­ra juga turut mem­bu­ka posko pelayanan bagi masyarakat yang ter­dampak di Desa Suka­jaya dan sek­i­tarnya.

“Kami men­catat enam pasien yang men­geluhkan diare, sak­it kepala, dan muntah-muntah. Posko akan buka dari pukul 08.00 WIB hing­ga sele­sai hing­ga kon­disi benar-benar aman,” ujar Nazli­na Mayan­ti.

Semen­tara itu, BMKG Kabu­pat­en Pesawaran mem­praki­rakan cua­ca pada 18–19 Jan­u­ari 2025 masih menun­jukan tan­da-tan­da hujan den­gan insten­si­tas ringan hing­ga lebat pada siang dan sore hari, ser­ta berawan pada malam hari. Masyarakat juga diim­bau untuk meningkatkan kesi­ap­si­a­gaan dan melakukan mit­i­gasi guna men­gu­ran­gi risiko ben­cana. (Suf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *