Soppeng Riaja, SniperNew.id — Minggu29 Juni 2025, Semangat olahraga membara di Kecamatan Soppeng Riaja! Camat Soppeng Riaja, Hidayatuddin, S.IP, M.H, secara resmi menghadiri Opening Ceremony turnamen sepak bola Bupati Cup 2025 yang digelar di Lapangan Sumpang Binangae, Ahad pagi (29/6/2025). Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap pengembangan olahraga di tingkat akar rumput.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang tumpah ruah memadati lapangan. Dalam sambutannya, Camat Hidayatuddin menyampaikan pentingnya sportivitas dan kebersamaan dalam setiap pertandingan. “Sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita belajar menghargai proses, kerjasama tim, dan semangat juang,” ungkapnya penuh semangat.
Turnamen ini diikuti puluhan tim dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Barru. Bupati Cup 2025 sendiri merupakan ajang tahunan yang menjadi wadah pembinaan bakat muda di bidang sepak bola. Lapangan Sumpang Binangae kembali menjadi saksi semangat pemuda-pemudi dalam mengukir prestasi olahraga.
Tidak hanya itu, ajang ini juga dinilai mampu mempererat persaudaraan antar masyarakat. “Kami berharap event ini bisa menjadi pemantik semangat generasi muda untuk menjauhi hal-hal negatif dan lebih fokus ke kegiatan yang positif dan membangun masa depan,” tambah Camat yang dikenal dekat dengan warga ini.
Sementara itu, akun resmi Facebook Soppeng Riaja Official turut mengunggah dokumentasi kehadiran Camat Hidayatuddin di lokasi acara, lengkap dengan caption penuh dukungan dan harapan besar untuk suksesnya turnamen tahun ini.
Di akhir acara, Camat Hidayatuddin memberikan kata-kata motivasi yang membakar semangat para pemain dan suporter:
“Jadilah pejuang di lapangan, tetap rendah hati saat menang, dan tetap tegar saat kalah. Karena keberhasilan bukan milik yang kuat, tapi mereka yang tak pernah menyerah.”
Bupati Cup 2025 di Soppeng Riaja resmi dimulai. Semangat, sportivitas, dan solidaritas kini menjadi denyut nadi turnamen. Sepak bola bukan sekadar permainan ini adalah panggung pembuktian bahwa pemuda desa juga bisa bersinar di level yang lebih tinggi. (Red)















