Surakarta, SniperNew.id – Komunikasi sosial (komsos) kembali menjadi sarana efektif dalam membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat. Salah satu momen menarik terjadi di wilayah Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, saat Babinsa Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Priyanto, menyambangi seorang pengemudi ojek online bernama Hengky yang tengah beristirahat menunggu penumpang di kawasan RT 02 RW 05, Sabtu siang, (21/06/2025) pukul 11.00 WIB.
Pertemuan yang tampak sederhana itu menyimpan makna strategis: mempererat jalinan kemitraan antara aparat teritorial dan warga dari berbagai lapisan, termasuk profesi informal seperti ojek online yang dinilai memiliki peran vital dalam menyerap informasi lapangan.
Dalam komunikasi tersebut, Serka Priyanto bertatap muka langsung dengan Hengky, warga setempat yang kesehariannya menggantungkan hidup dari layanan transportasi daring. Meski hanya berseragam jaket dan helm, Hengky dinilai sebagai salah satu sosok yang penting dalam jejaring informasi sosial di wilayah binaan Babinsa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin seorang Babinsa, yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga menjalin kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat melalui komunikasi sosial (komsos).
“Bersilaturahmi dengan warga, termasuk tukang ojek online, merupakan bagian penting dalam membangun kedekatan dan memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat,” ujar Serka Priyanto kepada tim redaksi di lokasi kegiatan.
Lebih dari sekadar berbasa-basi, dalam pertemuan itu Babinsa juga menyampaikan sejumlah pesan moral. Ia mendorong agar Hengky tetap semangat mencari nafkah, menjaga sikap ramah terhadap pelanggan, serta selalu waspada terhadap situasi di lingkungan sekitar.
Pertemuan berlangsung pada Sabtu, 21 Juni 2025, tepatnya pukul 11.00 WIB di sekitar lingkungan RT 02 RW 05 Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu titik aktif pergerakan ojek online karena posisinya yang strategis dekat pusat kota dan permukiman padat.
Komsos bukan sekadar rutinitas, melainkan media penguatan ketahanan wilayah. Babinsa, sebagai ujung tombak pertahanan negara di tingkat desa dan kelurahan, harus senantiasa berada di tengah masyarakat. Dengan menyasar profesi seperti ojek online, Babinsa mampu merangkul kelompok yang bersentuhan langsung dengan dinamika sosial, ekonomi, bahkan keamanan di lingkungan sekitar.
“Tukang ojek online itu punya mata dan telinga di mana-mana. Mereka tahu siapa yang masuk wilayah, siapa yang mencurigakan, dan bisa memberi informasi awal yang sangat bermanfaat bagi stabilitas daerah,” tambah Serka Priyanto.
Hubungan yang terjalin antara Babinsa dan masyarakat, termasuk pelaku usaha sektor informal seperti ojek online, diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ini bukan hanya soal membangun citra positif, melainkan menciptakan rasa aman, nyaman, dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.
Hengky sendiri menyambut positif kegiatan tersebut. “Saya merasa dihargai. Babinsa datang bukan cuma ngajak ngobrol, tapi juga kasih motivasi. Kita jadi merasa dilibatkan, dan itu bikin semangat kerja juga naik,” tuturnya.
Meski hanya berlangsung singkat, interaksi antara Serka Priyanto dan Hengky menggambarkan bagaimana pendekatan personal bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar. Kehadiran Babinsa di tengah warga bukan hanya soal patroli atau laporan, tetapi soal rasa memiliki dan membangun kepercayaan.
Di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci. Melalui kegiatan seperti ini, TNI menunjukkan bahwa mereka tak sekadar berjaga, tetapi juga hadir untuk mengayomi dan mendengar denyut nadi masyarakat dari dekat.
Laporan: Agus Kemplu
Editor: Redaksi



















