Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

BPKP Turun ke Politeknik Negeri Ketapang, Ada Apa?

698
×

BPKP Turun ke Politeknik Negeri Ketapang, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — 16 Jan­u­ari 2025 – Badan Pen­gawasan Keuan­gan dan Pem­ban­gu­nan (BPKP) dike­tahui melakukan kun­jun­gan ke Politeknik Negeri Keta­pang pada tang­gal 15 Jan­u­ari 2025.

Infor­masi ini menarik per­ha­t­ian berba­gai pihak, khusus­nya masyarakat Keta­pang, yang mem­per­tanyakan alasan kedatan­gan lem­ba­ga pen­gawasan keuan­gan negara terse­but.

  Warga Sering Jatuh Melintas Saat Hujan, KPK Diminta Periksa Konsultan dan Pengawas Pembangunan Jembatan di Bandar Khalipah Habiskan Biaya Rp 5,7 Miliar

Menu­rut sum­ber ter­per­caya yang eng­gan dise­butkan namanya, kedatan­gan BPKP ke Politeknik Negeri Keta­pang diduga terkait lapo­ran yang diter­i­ma melalui “surat kaleng”. Infor­masi terse­but menye­butkan adanya indikasi keti­dak­wa­jaran dalam pen­gelo­laan keuan­gan dan pem­ban­gu­nan di lingkun­gan Politeknik Negeri Keta­pang.

Sum­ber terse­but juga men­gungkap­kan bah­wa ren­cana kedatan­gan ini sudah dike­tahui oleh salah satu peja­bat di kam­pus terse­but sebelum kun­jun­gan dilakukan.

Sejum­lah media online sebelum­nya telah men­gangkat isu-isu yang men­garah pada dugaan peny­im­pan­gan dalam pen­gelo­laan keuan­gan dan pem­ban­gu­nan di Politeknik Negeri Keta­pang. Hal ini mem­bu­at per­ha­t­ian pub­lik semakin ter­tu­ju pada kun­jun­gan BPKP terse­but.

  Revitalisasi SMPN 2 Banyumas Diduga Dikerjakan Pemborong, Pihak Sekolah Mengaku Tak Tahu-Menahu

Banyak pihak berharap, BPKP dap­at bek­er­ja secara mak­si­mal, pro­fe­sion­al, dan transparan dalam melakukan pemerik­saan guna memas­tikan tidak ada pelang­garan yang ter­ja­di.

Hing­ga saat ini, belum ada perny­ataan res­mi dari pihak Politeknik Negeri Keta­pang maupun BPKP terkait hasil atau tujuan spe­si­fik dari kun­jun­gan terse­but. Namun, masyarakat berharap agar hasil pemerik­saan ini dap­at men­ja­di langkah awal menu­ju pen­gelo­laan yang lebih baik, transparan, dan akunt­abel di Politeknik Negeri Keta­pang.

Kun­jun­gan ini dihara­p­kan tidak hanya men­ja­di ben­tuk pen­gawasan, tetapi juga mam­pu mem­bawa dampak posi­tif dalam pen­ingkatan tata kelo­la dan pem­ban­gu­nan pen­didikan ting­gi, khusus­nya di Keta­pang. Masyarakat terus meman­tau perkem­ban­gan kasus ini den­gan hara­pan adanya keje­lasan dan keter­bukaan dari pihak-pihak terkait, dite­gaskan DPC LAKI laskar Anti korup­si Indone­sia, Keta­pang Kali­man­tan barat den­gan kun­jun­gan BPKP pada hari Kamis (16/1/2025) kayaknya masuk angin tidak mem­buahkan hasil pada­hal dugaan korup­si di politeknik Keta­pang san­gat luar biasa tetapi san­gat dis­ayangkan APH selalu berdiam diri bahkan men­dukung per­bu­atan oknum di politeknik Keta­pang telah diduga mela­hap keuan­gan APBN mil­iaran bukan sedik­it uang ter­ma­suk ser­agam siswa dan yang lain lain­nya belum di salurkan san­gat dis­ayangkan ucap DPC LAKI laskar Anti korup­si Indone­sia

  Pembangunan LAB Tanpa Perabot, Diduga Ada Kongkalikong

Penulis: ((Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *