Ketapang, SniperNew.id — 16 Januari 2025 – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diketahui melakukan kunjungan ke Politeknik Negeri Ketapang pada tanggal 15 Januari 2025.
Informasi ini menarik perhatian berbagai pihak, khususnya masyarakat Ketapang, yang mempertanyakan alasan kedatangan lembaga pengawasan keuangan negara tersebut.
Menurut sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, kedatangan BPKP ke Politeknik Negeri Ketapang diduga terkait laporan yang diterima melalui “surat kaleng”. Informasi tersebut menyebutkan adanya indikasi ketidakwajaran dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan di lingkungan Politeknik Negeri Ketapang.
Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa rencana kedatangan ini sudah diketahui oleh salah satu pejabat di kampus tersebut sebelum kunjungan dilakukan.
Sejumlah media online sebelumnya telah mengangkat isu-isu yang mengarah pada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan di Politeknik Negeri Ketapang. Hal ini membuat perhatian publik semakin tertuju pada kunjungan BPKP tersebut.
Banyak pihak berharap, BPKP dapat bekerja secara maksimal, profesional, dan transparan dalam melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Politeknik Negeri Ketapang maupun BPKP terkait hasil atau tujuan spesifik dari kunjungan tersebut. Namun, masyarakat berharap agar hasil pemeriksaan ini dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel di Politeknik Negeri Ketapang.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga mampu membawa dampak positif dalam peningkatan tata kelola dan pembangunan pendidikan tinggi, khususnya di Ketapang. Masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini dengan harapan adanya kejelasan dan keterbukaan dari pihak-pihak terkait, ditegaskan DPC LAKI laskar Anti korupsi Indonesia, Ketapang Kalimantan barat dengan kunjungan BPKP pada hari Kamis (16/1/2025) kayaknya masuk angin tidak membuahkan hasil padahal dugaan korupsi di politeknik Ketapang sangat luar biasa tetapi sangat disayangkan APH selalu berdiam diri bahkan mendukung perbuatan oknum di politeknik Ketapang telah diduga melahap keuangan APBN miliaran bukan sedikit uang termasuk seragam siswa dan yang lain lainnya belum di salurkan sangat disayangkan ucap DPC LAKI laskar Anti korupsi Indonesia
Penulis: ((Jumadi)













