Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Banyak Proyek Siluman Berkeliaran di Daerah Ketapang, Jalan Rabat Beton Baru Dibangun Sudah Rusak

893
×

Banyak Proyek Siluman Berkeliaran di Daerah Ketapang, Jalan Rabat Beton Baru Dibangun Sudah Rusak

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Kegiatan ram­bat beton di Desa Sun­gai Awan Kiri, Keca­matan Muara Pawan, Kabu­pat­en Keta­pang, Kali­man­tan Barat yang baru saja sele­sai diban­gun sudah rusak, Ming­gu (22/12/2024).

  DPC LAKI Ketapang Pertanyakan Kegiatan Renovasi Terminal Bandar Rahadi Oesman Ketapang Kalbar

Berdasarkan hasil inves­ti­gasi anggota bidang tim inves­ti­gasi DPC LAKI ANTTI KORUPSI INDONESIA Keta­pang dilokasi
salah kegiatan pem­ban­gu­nan jalan rabat beton milik dinas Pari­wisa­ta dan Kebu­dayaan daer­ah Keta­pang sudah rusak.

“Kegiatan barusa­ja sele­sai diban­gun namun sekarang sudah ter­li­hat retak-retak pada beber­a­pa bagian badan jalan rabat beton terse­but, hal itu diduga sarat korup­su,” ungkap anggota tim inves­ti­gasi Laki.

  Diduga Mangkrak, Kepsek SMKN 2 Payak Kumang: Bukan Bangunan Sekolah, ini Milik D Anggota DPRD

“Hal itu men­ja­di sorotan serius bagi masyara­jan, sebelum­nya kami men­da­p­at kan lapo­ran masyarakat dis­ek­i­tar pem­ban­gu­nan jalan rabat beton, sete­lah kita kelokasi maka itu memang benar adanya.”

“Memang hasil pem­ban­gu­nan jalan rabat beton yang dilak­sanakan instan­si terse­but yang melakui rekanan kini sudah pada menggam­barkan sebuah hasil yang bobrok,”

“Menu­rut lapo­ran war­ga setem­pat bah­wa itu cukup besar anggaran pagun­ya sebe­sar kurang lebih 400 juta,” kata anggota tim inves­ti­gasi LAKI.

  Ratusan Anggaran Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Daerah Ketapang Diduga "Dikorupsi"

“Selain itu, war­ga masyarakat juga bin­gung, dari mana anggaran yang diku­curkan untuk pem­ban­gu­nan terse­but, kare­na dilokasi tidak ada papan infor­masi kegiatan­nya, hal itu san­gat tidak transparan dan keras dugaan prak­tek korup­si,” tan­das Anggota tim inves­ti­gasi DPC LAKI kepa­da awak media ini.

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *