Berita TNI

Babinsa Panen Padi Bareng Petani Sragen, Ada Apa di Balik Momen Ini?

191
×

Babinsa Panen Padi Bareng Petani Sragen, Ada Apa di Balik Momen Ini?

Sebarkan artikel ini

Sragen, SniperNew.id – Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen pada Kamis (19/6/2025). Sejumlah anggota TNI, khususnya Babinsa dari Koramil 07/Ngrampal Kodim 0725/Sragen, turun langsung ke sawah untuk ikut memanen padi bersama warga. Apa yang sebenarnya terjadi?

Babinsa bersama para petani melakukan panen raya di lahan milik Bp. Paidi, anggota Kelompok Tani Ngudi Subur. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan bagian dari program pendampingan TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

  Satgas 642 dan Polri Aroba Berbagi, Warga Papua Tersenyum

Selain para petani lokal, kegiatan ini melibatkan langsung anggota TNI dari Koramil 07/Ngrampal. Salah satu di antaranya, Serda Chandra, menjadi figur penting dalam mendampingi para petani dari awal masa tanam hingga panen.

Panen raya berlangsung pada Kamis, 19 Juni 2025 di Dukuh Karangudi RT 17, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah.

  Prajurit Harimau Kampar Yonif 132/BS Laksanakan Latihan Taktis Tingkat Unit Blok Medan Khusus

Menurut Serda Chandra, kegiatan ini adalah bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat. “Kami selalu siap membantu petani mulai dari proses penanaman hingga panen. Ini komitmen kami untuk mendukung ketahanan pangan,” ujarnya. Selain itu, sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Petani mengaku hasil panen kali ini melimpah. Mereka merasa terbantu dengan pendampingan teknis dari Babinsa, mulai dari penggunaan bibit unggul, teknik pemupukan yang tepat, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.

  Peduli Anak Sekolah, Kodim 1430/Konawe Utara Berian Makan Bergizi Gratis Kepada Siswa Siswi Kurang Mampu

Bagaimana dampaknya ke depan?
Sinergitas antara Babinsa dan petani ini diharapkan menjadi model kolaborasi untuk menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. Dampak jangka panjangnya, selain pangan tetap terjaga, kesejahteraan petani pun turut meningkat.

Editor: (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *