Berita Hukum

Aktivis Pro-Palestina Ditangkap Saat Protes di Kantin Kongres AS

378
×

Aktivis Pro-Palestina Ditangkap Saat Protes di Kantin Kongres AS

Sebarkan artikel ini

WASHINGTON D.C. — Sekelompok aktivis dari gerakan CODEPINK melakukan aksi protes di kantin Capitol Hill, Washington D.C., untuk mengecam peran Kongres Amerika Serikat dalam krisis kemanusiaan di Gaza. Aksi ini dilakukan saat para anggota Kongres sedang makan siang. Dalam pernyataan mereka, para aktivis menuding Kongres ikut bertanggung jawab atas kelaparan massal yang terjadi di Gaza dengan terus mendukung pasokan senjata ke Israel.

  Sisa Lahan 2.500 m² Belum Dibayar, Warga Tagih Hak ke Pemkot Balikpapan

“Kami ditangkap di kafetaria Capitol karena menyuarakan peran Kongres dalam kelaparan yang dipaksakan di Gaza,” tulis akun @codepinkalert di Threads dua hari lalu. “Sementara warga Palestina kelaparan, Kongres memilih untuk menambah persenjataan ke Israel. Tidak ada istirahat selama genosida!”

Aksi ini dipimpin oleh jaringan akar rumput dari Washington D.C. yang dikoordinasi oleh seorang aktivis bernama Hazami. Para pengunjuk rasa membawa poster dengan tulisan mencolok: “U.S. SUPPORTS STARVATION OF PALESTINIANS” (Amerika Serikat Mendukung Kelaparan Warga Palestina), serta mengenakan atribut simbolik seperti keffiyeh.

Dalam salah satu cuplikan video, seorang aktivis perempuan yang tengah ditangkap oleh aparat terlihat berteriak, “While these people eat, people are starving in Gaza.” (Saat orang-orang ini makan, orang-orang di Gaza sedang kelaparan). Seruan ini menggambarkan pesan utama dari protes tersebut: mengecam ironi bahwa di saat para pembuat kebijakan menikmati makan siang, rakyat Palestina di Gaza berjuang untuk bertahan hidup tanpa makanan dan pasokan pokok.

  DPD LIRA Desak Polres Tebing Tinggi Usut Tata Kelola PDAM

Rekaman menunjukkan beberapa aktivis melakukan aksi “die-in” di lantai kafetaria, berbaring diam untuk mensimulasikan penderitaan warga Gaza yang sekarat karena kelaparan. Mereka segera diamankan oleh petugas keamanan Capitol.

CODEPINK, yang dikenal sebagai organisasi anti-perang dan pro-kemanusiaan, secara konsisten menentang kebijakan luar negeri AS yang mendukung Israel dalam konflik dengan Palestina. Aksi ini menjadi salah satu bentuk protes langsung mereka terhadap keputusan legislatif yang dinilai memperparah penderitaan rakyat sipil di Gaza.

  Sewa Motor Berujung Dugaan Penipuan, Polisi Turun Tangan

Pernyataan keras “No recess during genocide!!” (Tidak ada istirahat di tengah genosida!!) menjadi slogan utama dalam aksi ini, menuntut Kongres untuk menghentikan dukungannya terhadap militerisasi dan mulai memprioritaskan kemanusiaan.

Aksi ini menjadi sorotan luas di media sosial, dengan ribuan respons, dibagikan ratusan kali, serta memicu diskusi hangat tentang kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah dan tanggung jawab moral para wakil rakyat terhadap krisis global yang sedang berlangsung.

Editor Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *