Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Wisata Kuliner Angkringan Bilah di Rantauprapat, Labuhanbatu

1233
×

Wisata Kuliner Angkringan Bilah di Rantauprapat, Labuhanbatu

Sebarkan artikel ini

Labuhan­batu SniperNew.id — Di kota Rantaupra­p­at, Labuhan­batu, Sumut, ada sebuah des­ti­nasi wisa­ta kulin­er yang telah mele­gen­da bagi pen­duduk setem­pat dan pen­gun­jung yang datang dari luar kota.

  Polres Labuhanbatu Gelar Kegiatan Minggu Kasih untuk Masyarakat

Masakan gule asam baung,ayam pecak,nasi goreng has bilah,begitu orang menye­but­nya, telah men­curi hati banyak orang den­gan cita rasanya yang unik dan kenikmatan­nya yang tak terlupakan.minggu16/6/24

Angkringan bilah di jalan lin­tas Sumat­era no 133 kelu­ra­han bakaran batu,kecamatan rantau selatan,menjadi pusat per­ha­t­ian bagi pecin­ta wisa­ta dan kulin­er yang ingin men­ci­cipi sen­sasi yang ditawarkan­nya.

Dalam per­jalanan kulin­er kali ini, kami menyam­ban­gi tem­pat ini untuk menge­tahui apa yang mem­bu­at­nya begi­tu istime­wa.

  Ini Tentang Pilkada 2024 Mendatang Di Bekasi, Diungkapkan Bang Edo

Setibanya di lokasi, kami dis­am­but den­gan aro­ma meng­go­da dari pros­es masakan gule asam baung nya yang sedang berlang­sung. Suasana ramai dan penuh seman­gat terasa begi­tu kami mema­su­ki area terse­but. Bersama pasan­gan hidup­ku, kami siap men­je­la­jahi kelezatan yang ter­sim­pan di balik namanya angkringan bilah.

Dalam pros­es masakan kami berte­mu den­gan salah seo­rang pemi­lik nya kak “juli” saudara yang men­gelo­la tem­pat ini. Mere­ka den­gan ramah mem­berikan pen­je­lasan ten­tang menu dan pil­i­han top­ping yang terse­dia. Tak lama kemu­di­an,

  Memperingati Tahun Baru Islam 1446 H.

Tak hanya menikmati gule asam ikan baung yang lezat, kami juga meme­san minu­man teh jahe khas daer­ah terse­but. Kopi yang kami nikmati terny­a­ta memi­li­ki sejarah pan­jang, dija­ga kelezatan­nya hing­ga saat ini.

Saat menikmati hidan­gan kami, suasana di sek­i­tar terasa begi­tu hangat dan bersa­ha­bat. Kami merasa seper­ti bagian dari komu­ni­tas lokal yang gemar menikmati kulin­er tradisional.dan diirin­gi den­gan musik. (Rusti­na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *