Jakarta, SniperNew.id — Sebuah unggahan di platform Threads oleh akun @wuryandanisoeyono menyoroti konsep Sekolah Rakyat (SR) yang disebut-sebut sebagai model pendidikan baru dengan standar modern dan inklusif. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa gagasan pendidikan ini terinspirasi dari pengalaman internasional yang dibawa oleh seorang tokoh nasional yang akrab bermain di “international Sabtu (15/11/2025).
Menurut narasi dalam unggahan tersebut, Sekolah Rakyat dirancang untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas tanpa biaya. Setiap ruang kelas digambarkan menggunakan smartboard, sementara setiap siswa disebut memperoleh laptop pribadi untuk mendukung kegiatan belajar. Fasilitas ini diklaim bertujuan memastikan seluruh murid mendapatkan akses teknologi mutakhir.
Selain itu, konsep Sekolah Rakyat juga dikaitkan dengan pola boarding school atau sekolah berasrama. Para siswa disebut dapat tinggal di asrama dengan suasana nyaman serta memperoleh makan tiga kali sehari secara gratis. Unggahan tersebut menekankan bahwa semua fasilitas diberikan tanpa pungutan biaya kepada siswa.
Dalam narasi yang sama, disebutkan bahwa pendidikan diyakini sebagai kunci utama memutus rantai kemiskinan. Harapannya, melalui model sekolah seperti ini, pemerataan pendidikan dapat terwujud dan memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk maju.
Unggahan itu juga menyertakan dua potongan video. Video pertama menampilkan sejumlah siswa berseragam merah yang sedang belajar di kelas dengan laptop di hadapan mereka, disertai teks “Sekolah Rakyat nggak kalah sama sekolah biasa”. Video kedua memperlihatkan seorang siswa laki-laki membawa tas dan laptop dengan teks “Tiap siswa Sekolah Rakyat dapat laptop”.
Unggahan tersebut mengajak publik berharap bahwa inovasi pendidikan seperti ini dapat menjadi jalan menuju kemajuan pendidikan nasional.
Penulis Iskandar













