Berita Daerah

Bupati Pesawaran Ajak Santri Jadi Arsitek Peradaban Dunia di Hari Santri Nasional 2025

405
×

Bupati Pesawaran Ajak Santri Jadi Arsitek Peradaban Dunia di Hari Santri Nasional 2025

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id — Peringatan Hari Santri Nasion­al 2025 di Kabu­pat­en Pesawaran berlang­sung khid­mat dan penuh seman­gat kebangsaan. Bertem­pat di Pon­dok Pesantren Tah­fid­hul Qur’an Al-Mu’awanah, Desa Kota Jawa, Keca­matan Way Khi­lau, Bupati Pesawaran Hj. Nan­da Indi­ra B., S.E., M.M. men­ga­jak para santri untuk men­ja­di arsitek per­ad­a­ban dunia yang berkead­a­ban dan berkead­i­lan, Jumat 22 Okto­ber 2025.

  Lubuk Tanoh Terisolasi: Jalan Utama Belum Pernah Dibangun, Warga Tagih Janji Pemda

Dalam apel peringatan yang men­gusung tema “Men­gaw­al Indone­sia Merde­ka Menu­ju Per­ad­a­ban Dunia”, Bupati bertin­dak seba­gai pem­bi­na upacara sekali­gus mem­ba­cakan amanat Menteri Aga­ma Repub­lik Indone­sia, Nasarud­din Umar. Ia mene­gaskan bah­wa pesantren dan santri memi­li­ki kon­tribusi besar dalam per­jalanan bangsa — bukan hanya seba­gai lem­ba­ga pen­didikan aga­ma, tetapi juga pusat pem­ben­tukan karak­ter, moral, dan nilai kebangsaan.

“Santri harus tampil seba­gai pelaku sejarah baru, bukan sekadar pen­ja­ga tra­disi. Mere­ka per­lu mem­bawa nilai-nilai luhur pesantren ke dunia mod­ern yang ser­ba dig­i­tal,” ujar Bupati Nan­da.

  Jejak 1910–HGU Modern: Konflik PTPN dan Masyarakat Adat Lampung Kian Terbuka

Ia juga mem­berikan apre­si­asi ter­hadap per­an aktif pesantren dalam men­dukung berba­gai pro­gram pri­or­i­tas pemer­in­tah, seper­ti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kese­hatan Gratis (CKG), yang dini­lai mam­pu meningkatkan kese­jahter­aan dan kual­i­tas hidup para santri di selu­ruh Indone­sia.

Lebih lan­jut, Bupati berpe­san agar santri terus beradap­tasi den­gan kema­juan zaman. “Santri masa kini tidak cukup hanya mema­ha­mi kitab kun­ing, tetapi juga harus men­gua­sai ilmu penge­tahuan, teknolo­gi, dan bahasa dunia agar mam­pu ber­saing di tingkat glob­al,” tegas­nya.

  KIBAR dan Rekan Tebar Kepedulian, Gelar Bakti Sosial di Desa Tanjung Kuba

“Barangsi­a­pa menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Tanam­lah ilmu den­gan sung­guh-sung­guh, jaga akhlak, hor­mati guru dan kiai, ser­ta cin­tai Tanah Air. Dari tan­gan para santri­lah masa depan Indone­sia akan dit­ulis,” tam­bah­nya penuh seman­gat.

Peringatan Hari Santri Nasion­al di Pesawaran tahun ini juga dime­ri­ahkan den­gan berba­gai kegiatan, seper­ti pem­ba­caan ikrar santri, dzikir dan sholawat kebangsaan, peny­er­a­han san­tu­nan pen­didikan kepa­da 1.000 santri se-Kabu­pat­en Pesawaran, penampi­lan kreasi santri, ser­ta pengu­mu­man lom­ba santri nasion­al antar pon­dok pesantren. (Sufiyawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *