Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Massa Gaperta Gruduk Kejari dan PMD Pertanyakan dugaan Penyalahgunaan DD 2024 Desa Padang Lawas Utara

159
×

Massa Gaperta Gruduk Kejari dan PMD Pertanyakan dugaan Penyalahgunaan DD 2024 Desa Padang Lawas Utara

Sebarkan artikel ini

Padang Lawas Utara, SniperWew.id — Sejum­lah mas­sa yang mena­makan diri Gabun­gan Alian­si Perg­er­akan Tapan­uli (GAPERTA) mengge­lar aksi unjuk rasa ke kan­tor Kejak­saan Negeri dan kan­tor Dinas Pem­ber­dayaan Masyarakat Desa (PMD) kabu­pat­en Padang Lawas Utara (Palu­ta), Rabu (19/6/2024).

Aksi yang men­da­p­at pen­gawalan ketat dari per­son­el Kepolisian dari Polsek Padang Bolak dan Sat­pol PP Palu­ta men­gawali aksinya dari kan­tor Kejari Palu­ta den­gan melakukan orasi.

  Polsek Aek Natas Tak Butuh Lama Ringkus Pelaku Penganiayaan

Dalam orasi mas­sa yang di koor­di­na­tori oleh Didi San­toso dan Steven­son Ompusung­gu menyam­paikan tun­tu­tan terkait dugaan korup­si dan penyelewen­gan dana desa di kabu­pat­en Palu­ta.

“Kami mem­inta kepa­da Kejak­saan Negeri Palu­ta agar memang­gil dan melakukan pemerik­saan ter­hadap Kepala Dinas PMD, Camat beser­ta Kepala Desa se Kabu­pat­en Palu­ta atas dugaan Korup­si dan penyelewen­gan Dana Desa,” ujar mas­sa dalam orasinya.

Mas­sa juga mem­inta agar memang­gil dan memerik­sa selu­ruh penye­dia barang dan jasa seti­ap kegiatan yang meng­gu­nakan dana desa di kabu­pat­en Palu­ta.

  Terjaring Razia, Polres Labuhanbatu 

Ada sejum­lah tun­tu­tan yang ter­tuang didalam perny­ataan sikap mas­sa diantaranya mende­sak Kejari Palu­ta agar segera mem­pros­es dan melakukan tin­dakan hukum ter­hadap lapo­ran-lapo­ran masyarakat baik secara res­mi maupun lapo­ran infor­masi yang beredar di sejum­lah pub­likasi terkait dugaan korup­si Dana Desa yang ada di Kabu­pat­en Palu­ta.

Mem­inta kepa­da Kejari Palu­ta agar memerik­sa dugaan korup­si dan penggelem­bun­gan har­ga pada pen­gadaan Pupuk jenis NPK Jan­jang Mas di desa-desa yang meng­gu­nakan dana desa anggaran tahun 2024 seni­lai 27 juta Rupi­ah seti­ap desa,” tam­bah mas­sa.

Kemu­di­an, adanya dugaan korup­si secara ber­ja­maah dalam pen­gadaan sejum­lah nomen­klatur yang ada pada tiap desa seper­ti pen­gadaan pupuk, makanan tam­ba­han, alat kese­hatan, prasmanan/meja stain­les dan tratak yang disinyalir ter­ja­di prak­tek mark up har­ga.

  Polres Pringsewu Intensifkan Patroli Pada Titik Rawan

Adanya dugaan korup­si pada pelak­sanaan sejum­lah pelatihan/bimtek desa yang diadakan beber­a­pa lem­ba­ga pelati­han seper­ti Baru­ga Sin­er­gi Insti­tute, LPK UMAY Engi­neer­ing Group dan Pusat Man­a­je­men Pelati­han Putra dan Putri dalam kurun wak­tu bulan Mei tahun 2024 men­ca­pai total anggaran puluhan juta hing­ga ratu­san juta bila di anal­isa kem­bali ren­cana bimtek yang akan dilak­sanakan dalam tahun 2024 ini yang terke­san peng­ham­bu­ran dana desa ser­ta sarat kepentin­gan ser­ta dugaan grat­i­fikasi pada pen­gadaan foto pen­ja­bat Bupati didesa-desa se kabu­pat­en Paluta.(Fitriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *