Karawang, SniperNew.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha, organisasi Islam terbesar di Indonesia ini Nahdlatul Ulama (NU) tidak mendapat alokasi hewan kurban dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Rupanya ini baru pertama kali terjadi, padahal biasanya setiap tahun PCNU selalu mendapat alokasi hewan kurban.
Kekecewaan ini bermula pada Sabtu (15/6–2024), ketika PCNU Karawang diundang oleh Pemkab Karawang untuk acara simbolisasi penyerahan hewan kurban. Namun, kenyataannya, PCNU Karawang tidak menerima sapi kurban yang dijanjikan.
Saat dikonfirmasi, Kabag Kesra Irlan menyatakan bahwa seluruh hewan kurban telah terdistribusi.
Wakil Katib Syuriah PCNU Karawang, Kiai Murry Anggara, mengkonfirmasi bahwa PCNU tidak mendapatkan hewan kurban dari Pemkab Karawang untuk Iduladha tahun ini. Ia mengungkapkan rasa kecewanya terhadap sikap Pemkab Karawang yang dianggap tidak menghargai para kiai NU.
“Bukan karena bagian hewan kurban, tapi untuk penghargaan kepada para muasis atau kiai NU Kabupaten Karawang sama sekali kurang ada penghargaan,” ujar Kiai, Minggu (16/6–2024) sore.
Kiai Murry menambahkan bahwa alasan yang diberikan oleh Kabag Kesra adalah seluruh hewan kurban sudah terdistribusi atas perintah Asda 1 dan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh. Meskipun demikian, Kiai Murry menolak mengaitkan kejadian ini dengan kepentingan politis menjelang Pilkada Karawang 2024.
“Wallahu ‘alam, saya tidak tahu soal itu, apakah ada indikasi kepentingan politik atau tidak. Hanya kecewa kenapa Kabag Kesra ini tidak bisa distribusikan dengan alasan yang tidak masuk akal,” ujarnya.
Kiai Murry juga mengungkapkan bahwa hampir setiap tahun, PCNU Karawang selalu mendapatkan alokasi hewan kurban dari Pemkab Karawang.
“Baru tahun ini tidak dapat. Bahkan tahun sebelumnya tanpa ada undangan simbolis pun selalu dapat,” ungkapnya.
Kaperwil (SniperNew.id) Jabar.
– T.S –














