Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Dinkes Labuhanbatu Rahasiakan Penyakit HIV, 16.260 Warga Sedot APBD 

171
×

Dinkes Labuhanbatu Rahasiakan Penyakit HIV, 16.260 Warga Sedot APBD 

Sebarkan artikel ini

Labuhan­batu, SniperNew.id — Plt. Dinas Kese­hatan (Dinkes) Kabu­pat­en Labuhan­batu, Provin­si Sumat­era Utara, Friska melalui Kepala Bidang (Kabid), bah­wa Penyak­it menu­lar tidak menu­lar, Rabu (12/06/2024).

Dinkes Labuhan­batu, Rah­mat kepa­da wartawan men­gatakan, bah­wa terkait ten­tang war­ga yang terke­na penyak­it menu­lar sebanyak 16.260 orang terse­but dira­hasikan, dan tidak bisa diberikan data nama — nama dan ala­mat war­ga terse­but yang terke­na penyak­it menu­lar itu kepa­da wartawan.

  Plt, Bupati Ikut safari Dakwah Memaknai Spirit Pon XXI Aceh-Sumut 2024

“Dinkes Labuhan­batu tidak bisa mem­beri tahukan nama dan ala­mat war­ga yang terke­na penyak­it HIV terse­but. Sebab, itu di rahasi­akan “,kata Rah­mat kepa­da wartawan saat dikon­fir­masi, Rabu (12/06/2024).

Saat ditanyakan ten­tang alasan­nya dan apakah tidak ada tem­pat khusus seper­ti Rumah Sak­it atau sejenis­nya untuk per­awatan maupun pen­go­b­atan khusus bagi war­ga yang terke­na penyak­it HIV dimak­sud.

Rah­mat men­gatakan lagi. bah­wa hal itu memang tetap dira­hasi­akan, untuk men­ja­ga nama baik war­ga terse­but. Dan, Dinkes Labuhan­batu men­e­mukan adanya war­ga terke­na penyak­it menu­lar terse­but, melalui pemerik­saan, ada yang ibu hamil dan ada war­ga yang saat sak­it terny­a­ta kita kete­mukan ada HIV, dari hubun­gan badan lela­ki – wani­ta dan lain seba­gainya.

  Masyarakat Antusias Sambut Pawai Ta'aruf Dan Pembukaan MTQ Ke IX Tahun 2024 Tingkat Desa Pematang Duku Timur

“Tidak ada tem­pat khusus untuk itu, war­ga yang terke­na penyak­it HIV itu, tetap berbaur dimasyarakat. Namun, sia­pa war­ganya tetap kita rahasi­akan. Itu tidak bahaya, war­ga yang terke­na HIV itu, begi­tu makan obat, dan melakukan hubun­gan tidak ada masalah”, ucap Rah­mat.

Anehnya, saat ditanya ten­tang obat­nya. Rah­mat tidak tahu menye­butkan apa nama obat untuk pen­deri­ta HIV dimak­sud.

Pada­hal, dari jum­lah 16.260 orang yang terke­na HIV se Labuhan­batu itu, menye­dot anggaran pen­da­p­atan belan­ja daer­ah (APBD) tahun 2023 sebe­sar Rp 864.500.000,-.

“Ya, anggaran itu untuk pen­go­b­atan bagi war­ga yang terke­na penyak­it HIV. Melalui Puskesmas puskesmas yang ada se Labuhan­batu. Dan, data sejum­lah 16.260 orang war­ga, tetap kami rahasi­akan dan itu tidak ada fik­tip”, sebut­nya.

  Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa, Lakukan Razia Pekat. 

Namun, terkait anggaran sebe­sar Rp 864.500.000 terse­but den­gan angka jum­lah sebanyak 16.260 orang war­ga terse­but. Sebab, apakah benar jum­lah 16.260 orang war­ga terse­but yang terke­na HIV. Kare­na, Dinkes Labuhan­batu tetap eng­gan mem­ber­i­tahukan nama, umur dan ala­mat war­ga dari jum­lah selu­ruh­nya 16.260 orang war­ga dimak­sud.

Apakah data dari jum­lah 16.260 orang war­ga terse­but diduga digelom­bungkan apa tidak, belum tahu kebe­naran­nya. Sebab, Dinkes tidak mau mem­ber­i­tahukan nama dan ala­mat selu­ruh­nya dari 16.260 orang war­ga terse­but. (Tina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *