Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Bantuan BOS

Diduga Jual Pupuk Subsidi di Atas HET, Kios Berkah Lestari Disorot, Dinas Pertanian Siap Turun Tangan

198
×

Diduga Jual Pupuk Subsidi di Atas HET, Kios Berkah Lestari Disorot, Dinas Pertanian Siap Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Keterangan Gambar: Aktivitas bongkar muat pupuk bersubsidi di Kios Pupuk Berkah Lestari, Pekon Sinar Baru Timur, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Doc. Photo Lintas Berita, Senin.

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id — Dugaan pen­jualan pupuk bersub­si­di di atas Har­ga Ecer­an Tert­ing­gi (HET) kem­bali men­cu­at dan men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik. Kali ini, sorotan men­garah kepa­da Kios Pupuk Berkah Lestari yang berlokasi di Pekon Sinar Baru Timur RT 01 RW 01, Kabu­pat­en Pringsewu, Lam­pung.

Sejum­lah petani men­gaku mem­be­li pupuk bersub­si­di den­gan har­ga yang diduga tidak sesuai den­gan keten­tu­an pemer­in­tah. Pada­hal, pupuk bersub­si­di meru­pakan pro­gram strate­gis negara yang bertu­juan meringankan beban biaya pro­duk­si petani sekali­gus men­ja­ga keta­hanan pan­gan nasion­al.

Salah seo­rang petani yang eng­gan dise­butkan iden­ti­tas lengkap­nya dan hanya ingin dit­ulis den­gan inisial (PP) men­gungkap­kan, har­ga pupuk yang seharus­nya dibeli sesuai HET jus­tru diduga dipungut lebih ting­gi.

  OPINI: Profesionalisme Wartawan dan Etika Konfirmasi dalam Pemberitaan Dana BOS

Menu­rut (PP), dalam salah satu transak­si, har­ga pupuk ter­can­tum dalam nota sebe­sar Rp182.000, namun saat pem­ba­yaran dirinya dim­inta mem­ba­yar Rp185.000 den­gan alasan tam­ba­han biaya “uang kopi” sebe­sar Rp3.000.

Ia juga menye­butkan bah­wa kelebi­han pem­ba­yaran terse­but tidak dican­tumkan dalam struk atau buk­ti transak­si.

BACA JUGA ARTIKEL SEBELUM NYA»

Sebelum­nya, per­soalan ini juga telah diber­i­takan oleh tim media online den­gan judul “Jual Pupuk Sub­si­di di atas HET, Kios Pupuk Berkah Lestari Dikeluhkan Para Petani”

Dalam pem­ber­i­taan terse­but, saat dikon­fir­masi lang­sung, pemi­lik Dis­trib­u­tor Berkah Lestari, EG, mem­ban­tah adanya kenaikan har­ga pupuk sub­si­di.

“Kalau har­ga sudah mengiku­ti pemer­in­tah, urea sem­bi­lan puluh ribu, Phon­s­ka Rp92.000,” ujar EG saat itu.

Namun demikian, perny­ataan terse­but jus­tru memu­nculkan per­tanyaan di kalan­gan petani dan masyarakat. Pasal­nya, har­ga yang dis­am­paikan dini­lai berbe­da den­gan kete­ta­pan res­mi HET pupuk sub­si­di yang berlaku, sehing­ga menim­bulkan dugaan adanya keti­dak­sesua­ian antara kebi­jakan yang dis­am­paikan dan prak­tik pen­jualan di lapan­gan.

  SPBU Pringsewu Diserbu Kendaraan, Dugaan Pengecoran Solar dan BBM Subsidi Mengular ke Jalan

Dugaan terse­but masih memer­lukan klar­i­fikasi lebih lan­jut dari pihak berwe­nang.

Menin­dak­lan­ju­ti infor­masi terse­but, awak media kem­bali melakukan kon­fir­masi kepa­da Kepala Dinas Per­tan­ian Kabu­pat­en Pringsewu, Marianto. Ia menyam­paikan bah­wa pihaknya secara rutin melakukan pen­gawasan ter­hadap penyalu­ran pupuk bersub­si­di, teruta­ma apa­bi­la ter­da­p­at lapo­ran dari masyarakat maupun media.

“Dinas selalu melakukan mon­i­tor­ing ter­hadap penyalu­ran pupuk bersub­si­di, khusus­nya bila ada lapo­ran dari masyarakat atau media.

Untuk keper­lu­an klar­i­fikasi ke Kios Berkah Lestari, mohon dap­at dis­am­paikan nama petani yang bisa dihubun­gi guna menelusuri per­masala­han har­ga dan penyalu­ran pupuk bersub­si­di. Mes­ki demikian, kami tetap akan melakukan klar­i­fikasi kepa­da kios yang bersangku­tan,” ujar Marianto.

Ia mene­gaskan, apa­bi­la dalam pros­es klar­i­fikasi nan­ti­nya dite­mukan adanya pelang­garan ter­hadap keten­tu­an HET maupun mekanisme penyalu­ran pupuk bersub­si­di, maka langkah-langkah penin­dakan akan dilakukan sesuai per­at­u­ran perun­dang-undan­gan yang berlaku.

  Sate Bu Ana Buka Lagi! Ada Sate Kambing dan Lontong Baru, Harga Warung Rasa Sultan

Di sisi lain, masyarakat berharap pemer­in­tah daer­ah bersama aparat terkait tidak hanya menung­gu lapo­ran for­mal, tetapi juga aktif melakukan inspeksi lapan­gan secara menyelu­ruh.

Langkah ini dini­lai pent­ing agar dis­tribusi pupuk bersub­si­di benar-benar tepat sasaran dan tidak diman­faatkan oleh oknum yang berpoten­si merugikan petani kecil.

Kasus dugaan pen­jualan pupuk bersub­si­di di atas HET ini turut men­dorong desakan agar aparat pene­gak hukum men­jalankan fungsi pen­gawasan dan pene­gakan hukum sesuai kewe­nan­gan­nya, apa­bi­la dite­mukan unsur pelang­garan hukum dalam penyalu­ran pupuk bersub­si­di yang dib­i­ayai oleh negara.

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pihak Kios Pupuk Berkah Lestari masih belum mem­berikan keteran­gan res­mi tam­ba­han terkait dugaan terse­but.

Media ini akan terus beru­paya melakukan kon­fir­masi guna men­ja­ga asas keber­im­ban­gan, praduga tak bersalah, dan hak jawab seba­gaimana diatur dalam Kode Etik Jur­nal­is­tik.

 

Lapo­ran: (tim)

Penulis: (iskan­dar).