Berita Peristiwa

Puluhan Warga Terjebak di Puncak Hutanabolon Akibat Longsor 

337
×

Puluhan Warga Terjebak di Puncak Hutanabolon Akibat Longsor 

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Tengah, SniperNew.id — Puluhan warga Desa Hutanabolon, Kelurahan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, dilaporkan terjebak setelah longsor dan banjir bandang menerjang pemukiman setempat pada hari ini. Informasi tersebut pertama kali disampaikan akun siantarkotakita melalui platform Threads, Selasa (25/11/2025)

  Kebakaran Lahan di Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Ditreskrimsus Polda Sumsel dan Polres Ogan Ilir Lakukan Pengawasan Serta Penyelidikan

Menurut keterangan yang dipublikasikan, warga di Lorong 4 Hutanabolon melarikan diri ke area pegunungan untuk menyelamatkan diri setelah akses jalan tertutup material longsor. Diperkirakan sekitar 50 orang masih berada di puncak gunung dan menunggu proses evakuasi.

Melalui unggahan tersebut, masyarakat meminta pemerintah daerah dan tim penyelamat setempat segera mengirimkan bantuan untuk mengevakuasi warga yang terisolasi, mengingat satu-satunya jalur keluar telah tertutup longsor dari kedua arah.

  Pelangi di Tengah Derita: Desa Kola-Kola Diterjang Banjir Besar, Warga Tetap Tegar

Dalam kolom komentar, beberapa pengguna Threads menyampaikan dukungan moral dan belasungkawa atas musibah yang dialami para warga. Mereka berharap pemerintah, khususnya tim SAR, dapat segera bergerak menuju lokasi. Ada pula warganet yang meminta titik koordinat untuk memudahkan proses pencarian.

Sejumlah komentar juga menyoroti kondisi jaringan komunikasi di lokasi bencana yang masih berfungsi, sehingga warga yang terjebak masih bisa mengirimkan informasi terkini.

  "Gempar! Mayat Pria Misterius Ditemukan Tertelungkup di Teras Ruko Cikembang, Warga Ungkap Kebiasaan Tak Biasa"

Unggahan ini disertai sebuah video yang memperlihatkan seorang warga berada di kawasan hutan basah sambil mengenakan jas hujan dan memegang batang pohon, diduga di area pengungsian sementara di perbukitan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun kerusakan keseluruhan di wilayah tersebut. Pemerintah setempat diharapkan segera memberikan update terkait langkah penanganan dan evakuasi.

Penulis Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *