Jakarta, SniperNew.id — Puluhan anggota Ultras Garuda mendatangi Kantor PSSI di kawasan GBK Arena pada Jumat (14/11) sore. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kekecewaan atas kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026, sekaligus mendesak Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk mundur dari jabatannya.
Massa aksi membawa berbagai spanduk bertuliskan tuntutan perubahan, termasuk seruan “revolusi total” di tubuh federasi sepak bola Indonesia. Meski sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi, aksi berjalan tertib hingga selesai.
Di lini komentar media sosial, aksi demonstrasi tersebut memicu pro dan kontra. Sebagian pengguna menilai kritik dan evaluasi adalah hal yang wajar, namun mempertanyakan siapa sosok yang lebih layak memimpin federasi apabila Erick Thohir mundur. Mereka menyinggung pencapaian dan dedikasi Erick Thohir terhadap tim nasional yang dinilai tidak main-main.
Komentar lain mempertanyakan arah tuntutan demonstran, terutama soal calon pengganti ketua umum PSSI apabila perubahan tersebut terjadi. Beberapa warganet juga menyoroti fenomena “mentalitas out” yang kerap muncul dalam dinamika sepak bola nasional setiap kali tim tidak mencapai target.
Sementara itu, terdapat pula komentar yang mengkritik demonstrasi tersebut, menilai aksi itu tidak akan berdampak signifikan terhadap keputusan PSSI dan hanya menjadi perdebatan di ruang publik.
Aksi Ultras Garuda pada Jumat sore itu menambah panjang daftar suara publik yang mendesak adanya perubahan menyeluruh dalam tata kelola sepak bola Tanah Air. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait tuntutan para suporter tersebut.
Penulis Iskandar












