Berita Peristiwa

Aksi Tawuran di TPU Rawa Bunga Bikin Geger Warga Saat Ziarah Kubur

218
×

Aksi Tawuran di TPU Rawa Bunga Bikin Geger Warga Saat Ziarah Kubur

Sebarkan artikel ini

Jakarta, SniperNew.id —  Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kober Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu sore (2/11/2025). Berdasarkan unggahan akun media sosial pengembara87211 melalui platform Threads dengan tagar #JakartaTerkini, dilaporkan adanya aksi tawuran yang berlangsung di kawasan makam tersebut, Senin (2/11/2025).

Dalam unggahan itu disebutkan, “Terjadi aksi tawur*n di area makam TPU Kober Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur kemarin sore, Minggu (2/11/2025).”
Unggahan tersebut juga disertai dengan video yang memperlihatkan suasana di area pemakaman, di mana sejumlah orang tampak berlarian di antara deretan nisan, menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi.

  Hujan Deras Guyur Aceh Utara, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang

Keterangan dalam video menampilkan judul grafis bertuliskan: “Warga Terheran-Heran Saat Ziarah Kubur Tiba-Tiba Ada yang Tawurn di TPU Kober.”*
Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga yang sedang berziarah, karena lokasi kejadian merupakan area publik yang biasanya tenang dan digunakan untuk kegiatan keagamaan.

  Pria Diduga Ambil Tas di Lapangan Benteng Medan, Viral di Media Sosial

Akun tersebut turut menyertakan disclaimer bahwa unggahan tersebut dibuat sebagai bentuk edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya aksi tawuran, bukan untuk ditiru.

“Konten ini merupakan bentuk awareness terhadap aksi tawur*n, bukan untuk ditiru!” tulisnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab dan kronologi lengkap peristiwa tawuran di TPU Kober Rawa Bunga. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari segala bentuk kekerasan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

  Atap Klinik Ambruk Diterjang Angin: 9 Pasien Dievakuasi ke RS Waled

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena terjadi di tempat yang seharusnya menjadi lokasi tenang dan penuh penghormatan.

Pemerhati sosial berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli dan memberikan edukasi kepada remaja agar aksi serupa tidak terulang di kemudian hari.

Penulis: (Iskandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *