Berita Peristiwa

Truk Tergelincir ke Got di Tanjakan Parakan Pamulang, Dishub Tangsel Atur Lalu Lintas

466
×

Truk Tergelincir ke Got di Tanjakan Parakan Pamulang, Dishub Tangsel Atur Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini

Tangerang Sela­tan, SniperNew.id — Sebuah truk men­gala­mi insi­d­en tergelin­cir dan masuk ke got di kawasan Tan­jakan Parakan, Jalan Raya Pus­piptek, Pamu­lang, Tangerang Sela­tan, pada Selasa (23/9) sek­i­tar pukul 14.00 WIB. Keja­di­an ini sem­pat mem­bu­at lalu lin­tas di jalur terse­but tersendat, namun pihak Dinas Per­hubun­gan (Dishub) Tangerang Sela­tan segera turun tan­gan untuk men­gatur arus kendaraan agar kemac­etan pan­jang dap­at dihin­dari.

Insi­d­en terse­but per­ta­ma kali dila­porkan melalui ung­ga­han akun media sosial war­gatangsel. Dalam ung­ga­han itu dise­butkan:

> “Ter­ja­di Lagi Truk Nyungsel Keje­b­los Got di Tan­jakan Parakan / Jalan Raya Pus­piptek, Tangsel, Selasa (23/9) pada siang ini pukul 14.00. Dishub Tangsel Sudah bera­da di Lokasi untuk Men­gatur Lalulin­tas dan semoga truk terse­but segera ditan­gani agar tidak ter­ja­di kemac­etan Pan­jang sore ini.”

Selain itu, dalam ung­ga­han foto dan video, ter­li­hat sebuah truk kun­ing den­gan bagian roda depan sebe­lah kanan masuk ke selokan di tepi jalan. Truk terse­but tam­pak mir­ing ke sisi kanan, semen­tara lalu lin­tas di sek­i­tarnya mulai melam­bat. Beber­a­pa pen­gen­dara sepe­da motor ter­li­hat berhati-hati mele­wati lokasi.

Insi­d­en beru­pa truk tergelin­cir dan masuk ke got (selokan) ter­ja­di di area tan­jakan Parakan Pamu­lang. Kendaraan besar terse­but tam­pak kehi­lan­gan kese­im­ban­gan saat mele­wati jalan yang menan­jak. Belum dike­tahui pasti penye­bab uta­ma keja­di­an, namun dari kon­disi visu­al, truk ter­li­hat nyaris menu­tupi seba­gian badan jalan. Tidak ada lapo­ran res­mi terkait kor­ban jiwa atau luka-luka hing­ga beri­ta ini dit­ulis.

  Dikabarkan! Debit Sungai Naik, Jembatan Aek Puli Terancam Putus

Keja­di­an seru­pa dise­but-sebut per­nah ter­ja­di sebelum­nya di lokasi yang sama, yang mengindikasikan bah­wa kon­disi tan­jakan dan ping­gir jalan di titik ini memang rawan. Pihak terkait dim­inta segera mengeval­u­asi kon­disi fisik jalan dan sis­tem drainase untuk menghin­dari kece­lakaan seru­pa di kemu­di­an hari.

Pihak uta­ma yang ter­li­bat adalah penge­mu­di truk yang belum dise­butkan iden­ti­tas­nya. Truk terse­but tam­pak men­gangkut muatan berat, ter­li­hat dari tumpukan barang di bagian belakang truk yang ditu­tupi ter­pal mer­ah.

Dishub Tangerang Sela­tan lang­sung berg­er­ak cepat ke lokasi sete­lah mener­i­ma lapo­ran masyarakat. Petu­gas Dishub ter­li­hat men­gatur arus lalu lin­tas dan mem­berikan ram­bu peringatan semen­tara agar kendaraan lain dap­at melin­tas den­gan aman. Tidak dise­butkan adanya keter­li­batan pihak kepolisian dalam ung­ga­han awal, namun biasanya dalam kasus seper­ti ini, koor­di­nasi antara Dishub dan kepolisian setem­pat dilakukan untuk mem­per­lan­car evakuasi.

Masyarakat sek­i­tar, ter­ma­suk para peng­gu­na jalan, juga men­ja­di bagian pent­ing dalam peri­s­ti­wa ini. Beber­a­pa pen­gen­dara ter­li­hat mem­per­lam­bat laju kendaraan mere­ka, semen­tara war­ga lain­nya merekam dan menye­barkan infor­masi ke media sosial agar peng­gu­na jalan lain bisa men­gan­tisi­pasi kon­disi lalu lin­tas.

Peri­s­ti­wa ini berlang­sung pada Selasa, 23 Sep­tem­ber 2025, sek­i­tar pukul 14.00 WIB. Wak­tu keja­di­an yang berdekatan den­gan jam pulang ker­ja dan aktiv­i­tas masyarakat sore hari menim­bulkan kekhawati­ran akan poten­si kemac­etan pan­jang di sep­a­n­jang Jalan Raya Pus­piptek. Dalam ung­ga­han war­gatangsel, mere­ka berharap evakuasi segera dilakukan sebelum sore hari keti­ka vol­ume kendaraan biasanya meningkat.

Lokasi kece­lakaan adalah Tan­jakan Parakan di Jalan Raya Pus­piptek, Pamu­lang, Kota Tangerang Sela­tan, Ban­ten. Jalur ini meru­pakan salah satu jalan uta­ma penghubung kawasan Pus­piptek, Pamu­lang, dan beber­a­pa peruma­han padat pen­duduk. Kon­disi jalan yang menan­jak dan cukup sem­pit di beber­a­pa titik mem­bu­at area ini ser­ing kali men­ja­di titik rawan kece­lakaan, teruta­ma bagi kendaraan berat seper­ti truk.

  Kebakaran Berulang Paesan Kedungwuni, Warga Masih Waspada

Penye­bab pasti belum dike­tahui kare­na pihak berwe­nang belum mem­berikan keteran­gan res­mi. Namun, beber­a­pa fak­tor kemu­ngk­i­nan berkon­tribusi, di antaranya:

Kon­disi Jalan: Tan­jakan Parakan memi­li­ki kemiringan yang cukup tajam dan bagian ping­gir jalan yang tidak rata, sehing­ga meningkatkan risiko kendaraan tergelin­cir.

Drainase Jalan: Selokan di sisi jalan mungkin tidak dilengkapi penut­up atau penga­man yang memadai, mem­bu­at kendaraan berat rawan masuk ke dalam­nya.

Beban Truk: Muatan berat dap­at mem­pen­garuhi kese­im­ban­gan kendaraan, teruta­ma saat mele­wati tan­jakan den­gan kon­disi jalan kurang ide­al.

Kon­disi Cua­ca: Mes­ki ung­ga­han war­gatangsel tidak menye­butkan hujan, cua­ca basah di sek­i­tar wilayah terse­but sebelum­nya juga bisa men­ja­di fak­tor pen­dukung tergelin­cirnya kendaraan.

Petu­gas Dishub Tangerang Sela­tan lang­sung dik­er­ahkan ke lokasi untuk men­gatur arus lalu lin­tas dan mence­gah kemac­etan pan­jang. Mere­ka juga diperki­rakan berko­or­di­nasi den­gan pihak terkait untuk mem­per­si­ap­kan alat berat atau derek untuk mengevakuasi truk.

Dalam foto dan video yang diung­gah, ter­li­hat beber­a­pa petu­gas meman­tau situ­asi sam­bil men­garahkan pen­gen­dara agar melam­bat dan memil­ih jalur yang lebih aman. Hing­ga beri­ta ini dibu­at, belum ada lapo­ran res­mi men­ge­nai kapan truk terse­but berhasil dievakuasi. Namun, masyarakat berharap penan­ganan dilakukan sebelum jam sibuk sore agar tidak ter­ja­di penumpukan kendaraan yang lebih parah.

Ung­ga­han war­gatangsel memicu banyak komen­tar dari war­ganet. Beber­a­pa dari mere­ka menyam­paikan kekhawati­ran ten­tang kon­disi jalan yang ser­ing kali menye­babkan insi­d­en seru­pa. Ada pula yang mem­inta pihak berwe­nang mem­per­bai­ki infra­struk­tur jalan, khusus­nya penut­up selokan dan penga­manan di tan­jakan.

Seba­gian peng­gu­na jalan juga men­gapre­si­asi respon cepat Dishub Tangsel yang lang­sung turun ke lokasi. War­ga berharap koor­di­nasi antara Dishub, kepolisian, dan pihak terkait lain­nya dap­at mence­gah insi­d­en lebih besar dan mem­per­lan­car evakuasi.

  Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi KM 111–112 Picu Kemacetan Panjang

Men­je­lang sore, arus kendaraan di Jalan Raya Pus­piptek biasanya meningkat kare­na meru­pakan jalur uta­ma yang dilalui peker­ja pulang ke rumah dan kendaraan pen­gangkut barang. Jika evakuasi truk memakan wak­tu lama, poten­si kemac­etan pan­jang ham­pir tak tere­lakkan. Kare­na itu, para peng­gu­na jalan diim­bau untuk men­cari jalur alter­natif atau bersabar saat melin­tas di area terse­but.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat pent­ingnya per­awatan infra­struk­tur jalan dan kewas­padaan penge­mu­di, teruta­ma kendaraan berat. Pemer­in­tah daer­ah dihara­p­kan:

1. Mem­perku­at Infra­struk­tur Jalan: Memasang penut­up selokan yang kuat dan mem­berikan tan­da peringatan di titik-titik rawan.

2. Ram­bu Peringatan Lebih Jelas: Mem­berikan ram­bu khusus di Tan­jakan Parakan agar penge­mu­di lebih berhati-hati.

3. Pemerik­saan Kendaraan Berat: Memas­tikan truk-truk yang melin­tas dalam kon­disi pri­ma dan tidak mem­bawa muatan berlebih.

4. Koor­di­nasi Antar­lem­ba­ga: Dishub, kepolisian, dan dinas terkait per­lu bek­er­ja sama untuk penan­ganan cepat dan pence­ga­han insi­d­en seru­pa.

Keja­di­an truk yang tergelin­cir dan masuk ke got di Tan­jakan Parakan, Jalan Raya Pus­piptek, Pamu­lang, ini men­ja­di peringatan bagi semua pihak ten­tang pent­ingnya kewas­padaan di jalur rawan kece­lakaan. Meskipun tidak ada kor­ban jiwa yang dila­porkan, insi­d­en ini tetap meng­gang­gu arus lalu lin­tas dan berpoten­si menim­bulkan kemac­etan pan­jang jika tidak segera ditan­gani.

Den­gan adanya penan­ganan cepat dari Dishub Tangsel dan kesadaran masyarakat untuk berhati-hati, dihara­p­kan lalu lin­tas di wilayah terse­but kem­bali nor­mal. Pemer­in­tah daer­ah juga dim­inta segera mengeval­u­asi kon­disi jalan dan fasil­i­tas pen­dukung untuk mence­gah keja­di­an seru­pa. Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pros­es evakuasi truk masih berlang­sung dan Dishub Tangsel terus beru­paya men­ja­ga kelan­car­an arus kendaraan. (abd/abd).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *