Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Motor Aman di Tengah Banjir, Fenomena Gotong Royong Warga Denpasar Jadi Sorotan

1023
×

Motor Aman di Tengah Banjir, Fenomena Gotong Royong Warga Denpasar Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Den­pasar, SniperNew.id – Sebuah fenom­e­na unik ter­ja­di di Den­pasar usai ban­jir melan­da beber­a­pa wilayah pada Jumat (13/9/2025). Video yang diung­gah akun media sosial VT deyande805, kemu­di­an dibagikan ulang oleh akun badung­pun­y­aceri­ta, mem­per­li­hatkan peman­dan­gan yang tak biasa: sejum­lah sepe­da motor ter­li­hat masih ter­sangkut di ali­ran sun­gai pas­ca­ban­jir, namun tetap bera­da di tem­pat­nya tan­pa ada tan­da-tan­da kehi­lan­gan atau kerusakan aki­bat ulah tan­gan jahil, Sab­tu (13/09).

Dalam video berdurasi singkat itu, tam­pak air sun­gai men­galir deras den­gan sejum­lah mate­r­i­al kayu dan sam­pah yang ikut ter­bawa arus. Di ten­gah peman­dan­gan itu, motor-motor yang ikut terseret tetap bera­da di lokasi, hanya ter­je­bak di antara bebat­u­an dan akar pohon besar di tepi sun­gai. Video ini den­gan cepat menyi­ta per­ha­t­ian war­ganet dan men­ja­di viral di media sosial.

Fenom­e­na ini meli­batkan para pemi­lik motor yang men­ja­di kor­ban ban­jir, war­ganet yang ramai mem­berikan komen­tar, dan masyarakat Den­pasar secara umum. Ung­ga­han akun VT deyande805 men­ja­di sorotan pub­lik sete­lah diung­gah ulang oleh akun badung­pun­y­aceri­ta, salah satu akun media sosial lokal yang ker­ap mem­bagikan kabar sep­utar Bali.

Banyak war­ganet mem­berikan komen­tar posi­tif, memu­ji lingkun­gan sek­i­tar yang aman. Mere­ka menye­but luar biasa meli­hat kon­disi di mana sepe­da motor tetap aman tan­pa ada yang men­curi, mes­ki situ­asi masih kacau aki­bat ben­cana. Bahkan beber­a­pa peng­gu­na media sosial memu­ji budaya gotong roy­ong dan rasa kepedu­lian antar­war­ga yang masih kuat.

  Polri dan Kemenimipas Teken MoU, Sinergi Penegakan Hukum Diperkuat

Peri­s­ti­wa ini beraw­al dari hujan deras yang meng­guyur Den­pasar dan sek­i­tarnya, men­gak­i­batkan ban­jir di sejum­lah titik. Arus air yang deras mem­bu­at beber­a­pa kendaraan roda dua ikut ter­bawa hing­ga masuk ke ali­ran sun­gai. Namun, sete­lah ban­jir surut, motor-motor terse­but dite­mukan dalam keadaan masih utuh.

Fenom­e­na ini men­ja­di perbin­can­gan hangat kare­na biasanya dalam situ­asi daru­rat seper­ti ban­jir, ada poten­si besar ter­jadinya kehi­lan­gan atau pen­jara­han. Namun kali ini, motor-motor terse­but tetap aman. Hal ini dini­lai seba­gai buk­ti bah­wa masyarakat Den­pasar masih memegang teguh nilai keju­ju­ran dan rasa sal­ing men­ja­ga di ten­gah ben­cana.

Keja­di­an ini ter­ja­di di salah satu ali­ran sun­gai di wilayah Den­pasar, Bali. Lokasi pastinya tidak dise­butkan secara detail dalam ung­ga­han video, namun ter­li­hat jelas latar sun­gai den­gan tebing berbatu, pepo­ho­nan besar di sek­i­tarnya, dan ali­ran air yang masih cukup deras.

Den­pasar seba­gai pusat aktiv­i­tas masyarakat Bali dike­nal memi­li­ki kepa­datan pen­duduk ting­gi, sehing­ga peri­s­ti­wa ini menarik per­ha­t­ian banyak pihak. Apala­gi motor meru­pakan alat trans­portasi uta­ma bagi war­ga setem­pat, sehing­ga kon­disi ini men­ja­di sorotan pub­lik.

Video ini diung­gah sek­i­tar satu jam sebelum tangka­pan layar beredar, sehing­ga diperki­rakan direkam segera sete­lah ban­jir mere­da, yaitu pada Jumat pagi, 13 Sep­tem­ber 2025. Kon­disi motor yang masih bera­da di sun­gai menun­jukkan bah­wa pros­es evakuasi mungkin baru akan dilakukan sete­lah situ­asi lebih aman.

  Dilantik Presiden Prabowo Subianto, Darma Wijaya dan Adlin Tambunan Siap Wujudkan Sergai Mantab

Fenom­e­na ini ter­ja­di kare­na ban­jir yang melan­da wilayah Den­pasar cukup deras sehing­ga meny­eret ben­da-ben­da besar seper­ti motor. Namun yang mem­bu­at peri­s­ti­wa ini istime­wa adalah tidak adanya lapo­ran kehi­lan­gan atau pen­cu­ri­an motor yang ter­sangkut terse­but. Hal ini mem­per­li­hatkan masih tingginya kesadaran sosial masyarakat untuk sal­ing men­ja­ga barang milik orang lain di ten­gah situ­asi ben­cana.

Selain itu, budaya gotong roy­ong yang kuat di Bali, khusus­nya dalam tra­disi adat dan kehidu­pan bermasyarakat, diyaki­ni men­ja­di fak­tor pent­ing yang mem­bu­at lingkun­gan tetap kon­dusif. Masyarakat ter­biasa sal­ing mem­ban­tu dan menguta­makan kea­manan bersama.

Berdasarkan keteran­gan dalam ung­ga­han, sete­lah ban­jir surut, war­ga sek­i­tar men­e­mukan sejum­lah motor yang ter­bawa arus. Mere­ka memas­tikan motor tetap aman hing­ga pemi­liknya datang untuk mengevakuasi. Video yang diung­gah menun­jukkan arus sun­gai yang masih cukup deras, namun motor-motor itu tidak diam­bil oleh sia­papun.

Fenom­e­na ini kemu­di­an diung­gah ke media sosial dan men­da­p­atkan banyak komen­tar. Beber­a­pa war­ganet menye­but bah­wa keja­di­an ini patut diapre­si­asi, kare­na menun­jukkan bah­wa rasa aman masih ada di ten­gah ben­cana. Ada pula yang men­gaitkan peri­s­ti­wa ini den­gan budaya Bali yang ken­tal den­gan nilai-nilai moral, seper­ti sal­ing meng­hor­mati dan men­ja­ga barang orang lain.

Ung­ga­han ini memicu berba­gai reak­si di media sosial. Banyak yang mem­berikan pujian ter­hadap masyarakat Den­pasar kare­na mam­pu men­ja­ga ketert­iban dan kea­manan di ten­gah musi­bah. Fenom­e­na ini diang­gap seba­gai con­toh posi­tif yang jarang ter­ja­di di wilayah lain, teruta­ma di daer­ah den­gan tingkat krim­i­nal­i­tas yang ting­gi.

  Gibran Hadiri Ultah Kardinal Suharyo, Komitmen Harmoni Antariman

Seba­gian war­ganet berharap peri­s­ti­wa ini bisa men­ja­di inspi­rasi bagi masyarakat di daer­ah lain untuk men­ja­ga rasa aman bersama. Mere­ka meni­lai bah­wa ben­cana seharus­nya men­ja­di momen­tum untuk mem­perku­at sol­i­dar­i­tas sosial, bukan jus­tru memicu tin­dakan krim­i­nal seper­ti pen­cu­ri­an.

Ada juga yang men­yarankan agar pihak berwe­nang segera mengevakuasi motor-motor terse­but agar tidak rusak lebih parah aki­bat teren­dam air ter­lalu lama. Hal ini pent­ing untuk mence­gah keru­gian lebih besar bagi pemi­lik kendaraan.

Fenom­e­na ini bukan hanya sekadar beri­ta viral, tetapi juga mem­bawa pesan moral yang pent­ing. Di ten­gah situ­asi ben­cana, keju­ju­ran dan rasa gotong roy­ong ter­buk­ti masih hidup di masyarakat. Peri­s­ti­wa ini menun­jukkan bah­wa nilai-nilai luhur seper­ti men­ja­ga barang milik orang lain, sal­ing mem­ban­tu, dan menguta­makan kepentin­gan bersama tetap men­ja­di bagian dari budaya masyarakat Den­pasar.

Sosi­olog meni­lai keja­di­an ini seba­gai buk­ti bah­wa nilai sosial tra­di­sion­al seper­ti menya­ma braya (per­saudaraan) masih dipegang teguh. Budaya ini men­ga­jarkan pent­ingnya hidup rukun, men­ja­ga har­moni, dan sal­ing melin­dun­gi.

Fenom­e­na motor yang tetap aman mes­ki terseret ban­jir di Den­pasar mem­berikan gam­baran posi­tif ten­tang sol­i­dar­i­tas masyarakat. Keja­di­an ini mem­buk­tikan bah­wa rasa aman, gotong roy­ong, dan kepedu­lian sosial masih ter­ja­ga.

Selain men­ja­di perbin­can­gan hangat di media sosial, peri­s­ti­wa ini juga men­ja­di pengin­gat bah­wa dalam meng­hadapi ben­cana, nilai-nilai kemanu­si­aan harus tetap dija­ga. Hara­pan­nya, con­toh baik ini bisa men­gin­spi­rasi masyarakat di daer­ah lain untuk selalu menguta­makan rasa aman, sol­i­dar­i­tas, dan keju­ju­ran, apa pun kon­disi yang dihadapi. (Ahm/and).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *