Berita Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa SDN Cibaregbeg dan Kantor Desa Cibeber

205
×

Kebakaran Hebat Landa SDN Cibaregbeg dan Kantor Desa Cibeber

Sebarkan artikel ini

Cian­jur, SniperNew.id – Kebakaran hebat melan­da SDN Cibareg­beg yang ter­letak di Keca­matan Cibeber, Kabu­pat­en Cian­jur, pada Ming­gu (7/9/2025) dini hari. Peri­s­ti­wa ini son­tak menge­jutkan war­ga sek­i­tar kare­na api yang diduga berasal dari korslet­ing listrik den­gan cepat men­jalar hing­ga melalap beber­a­pa ban­gu­nan pent­ing.

Menu­rut infor­masi yang dibagikan akun media sosial Info­cian­jur melalui ung­ga­han di plat­form Threads, kebakaran ter­ja­di sek­i­tar dini hari saat seba­gian besar war­ga ten­gah ter­tidur. Api per­ta­ma kali ter­li­hat dari salah satu ruan­gan seko­lah, kemu­di­an den­gan cepat mem­be­sar sete­lah merem­bet ke arah dapur dan area peny­im­panan yang diduga ter­da­p­at tabung gas.

Ung­ga­han terse­but menye­butkan bah­wa kobaran api meng­hanguskan kan­tor seko­lah, WC, dan musala. Tidak berhen­ti di situ, api juga sem­pat men­jalar ke Kan­tor Desa Cibareg­beg dan mem­bakar bagian dapurnya. “Api diduga berasal dari korslet­ing listrik yang merem­bet ke tabung gas hing­ga mela­hap kan­tor seko­lah, WC, dan musala. Bahkan, kobaran api sem­pat men­jalar ke Kan­tor Desa Cibareg­beg dan mem­bakar bagian dapurnya,” tulis Info­cian­jur dalam keteran­gan ung­ga­han­nya.

Berun­tung, api berhasil dipadamkan sebelum men­jalar lebih luas. Jika tidak, besar kemu­ngk­i­nan ban­gu­nan lain di sek­i­tar lokasi ikut ter­bakar.

  Kerumunan Ojol di Kalibata Picu Kekhawatiran Warga

Ban­gu­nan yang ter­dampak cukup vital bagi masyarakat setem­pat. SDN Cibareg­beg, seba­gai fasil­i­tas pen­didikan dasar, men­gala­mi kerusakan pada bagian kan­tor seko­lah, ruang musala, ser­ta fasil­i­tas penun­jang lain seper­ti WC. Semen­tara itu, Kan­tor Desa Cibareg­beg, yang lokasinya berdekatan, turut ter­dampak den­gan hangus­nya bagian dapur.

Meskipun tidak selu­ruh ban­gu­nan ludes ter­bakar, keru­gian mate­r­i­al diperki­rakan cukup besar mengin­gat fasil­i­tas umum yang ter­dampak berfungsi untuk kepentin­gan pen­didikan dan pelayanan masyarakat.

Peri­s­ti­wa kebakaran ini meli­batkan beber­a­pa pihak, baik secara lang­sung maupun tidak lang­sung:

1. Pihak Seko­lah SDN Cibareg­beg – men­ja­di kor­ban uta­ma kare­na ban­gu­nan seko­lah ter­bakar.

2. Pemer­in­tah Desa Cibareg­beg – turut ter­dampak kare­na seba­gian ban­gu­nan kan­tornya ter­bakar.

3. War­ga sek­i­tar – berper­an dalam mem­ban­tu upaya pemadaman sebelum petu­gas pemadam kebakaran datang.

4. Petu­gas pemadam kebakaran – akhirnya berhasil memadamkan api sehing­ga tidak melu­as ke ban­gu­nan lain.

Kebakaran ter­ja­di pada Ming­gu dini hari, 7 Sep­tem­ber 2025. Wak­tu keja­di­an ini mem­bu­at seba­gian war­ga tidak lang­sung menyadari adanya api. Namun begi­tu api semakin mem­be­sar dan ter­li­hat dari kejauhan, war­ga berge­gas kelu­ar rumah untuk menye­la­matkan diri sekali­gus mem­ban­tu upaya pemadaman.

Lokasi kebakaran bera­da di SDN Cibareg­beg, Keca­matan Cibeber, Kabu­pat­en Cian­jur, Jawa Barat. Kare­na letak seko­lah berdekatan den­gan Kan­tor Desa, api yang sem­u­la mem­bakar ban­gu­nan seko­lah kemu­di­an merem­bet hing­ga ke dapur kan­tor desa.

Dugaan awal sum­ber api adalah korslet­ing listrik. Korslet­ing ini diduga ter­ja­di pada salah satu bagian insta­lasi listrik seko­lah. Per­cikan api kemu­di­an men­ge­nai ben­da-ben­da mudah ter­bakar dan men­jalar hing­ga ke tabung gas. Meledaknya tabung gas ini­lah yang mem­perbe­sar kobaran api sehing­ga den­gan cepat mer­am­bat ke ruan­gan lain.

  Banjir Susulan Terjang Bener Meriah, Sungai Cukup Deras Bawa Lumpur dan Gelondongan Kayu

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, pihak berwe­nang belum mem­berikan keteran­gan res­mi terkait hasil penye­lidikan men­dalam. Namun, keteran­gan semen­tara dari war­ga dan infor­masi media lokal menye­but korslet­ing listrik seba­gai penye­bab uta­ma.

Pros­es pemadaman dilakukan secara cepat oleh gabun­gan war­ga dan petu­gas pemadam kebakaran. Awal­nya, war­ga meng­gu­nakan per­ala­tan seadanya seper­ti ember dan air dari sumur. Namun api yang kian mem­be­sar mem­bu­at upaya ini tidak cukup. Tak lama berse­lang, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan lang­sung melakukan penyem­protan ke titik-titik api.

Sete­lah beber­a­pa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Berun­tung tidak ada kor­ban jiwa dalam peri­s­ti­wa ini, meskipun keru­gian mate­r­i­al tidak sedik­it.

Dalam video pen­dek yang turut diung­gah oleh akun Info­cian­jur, tam­pak kobaran api besar melalap ban­gu­nan di ten­gah gelap­nya malam. Api menyala terang dari jen­dela-jen­dela ban­gu­nan, semen­tara asap hitam mem­bum­bung ting­gi. Suasana panik ter­den­gar dari suara war­ga yang men­doku­men­tasikan keja­di­an terse­but.

Kon­disi ini menggam­barkan beta­pa besarnya kobaran api yang melan­da, ser­ta beta­pa rawan­nya fasil­i­tas umum di pedesaan jika tidak ditun­jang sis­tem penga­manan kebakaran yang memadai.

Kebakaran ini ten­tu mem­bawa dampak cukup besar. Bagi siswa SDN Cibareg­beg, kegiatan bela­jar men­ga­jar kemu­ngk­i­nan akan ter­gang­gu kare­na kan­tor dan beber­a­pa fasil­i­tas seko­lah rusak. Pemer­in­tah daer­ah per­lu segera mengam­bil langkah daru­rat, seper­ti menyi­ap­kan ruang kelas semen­tara atau memindahkan kegiatan bela­jar ke lokasi lain.

  Banjir Bandang Guci Tegal Picu Perdebatan Publik di Media Sosial

Bagi pemer­in­tah desa, kerusakan dapur kan­tor bisa saja meng­gang­gu aktiv­i­tas admin­is­trasi dan pelayanan masyarakat. Namun, dampak yang pal­ing terasa adalah trau­ma bagi war­ga sek­i­tar yang menyak­sikan lang­sung bagaimana api meng­hanguskan fasil­i­tas yang seharus­nya melayani mere­ka.

Peri­s­ti­wa kebakaran di SDN Cibareg­beg men­ja­di pela­jaran pent­ing men­ge­nai pent­ingnya:

1. Pemerik­saan insta­lasi listrik secara berkala, khusus­nya di ban­gu­nan seko­lah dan fasil­i­tas umum.

2. Penye­di­aan alat pemadam api ringan (APAR) di seti­ap kan­tor desa, seko­lah, dan musala.

3. Pen­ingkatan kesadaran war­ga men­ge­nai bahaya korslet­ing listrik dan cara memadamkan api di tahap awal.

4. Pelati­han kesi­ap­si­a­gaan ben­cana untuk guru, siswa, dan perangkat desa, sehing­ga bisa bertin­dak lebih cepat keti­ka kebakaran ter­ja­di.

Gam­bar yang sete­lah sele­sai dipadamkan apinya, Doc. Ung­ga­han akun media sosial Tre­ands terse­but, (07/09/25).

Beber­a­pa war­ga yang bera­da di lokasi men­gaku panik keti­ka meli­hat api per­ta­ma kali mem­be­sar. Mere­ka khawatir api akan merem­bet ke rumah-rumah pen­duduk. “Alham­dulil­lah bisa cepat dipadamkan, kalau tidak mungkin habis semua,” ujar salah seo­rang war­ga yang eng­gan dise­butkan namanya.

Ungka­pan syukur juga dis­am­paikan dalam ung­ga­han Info­cian­jur: “Berun­tung api berhasil dipadamkan sebelum merusak lebih luas.”

Kebakaran hebat di SDN Cibareg­beg, Keca­matan Cibeber, men­ja­di pengin­gat bah­wa musi­bah bisa datang kapan saja, ter­lebih jika sis­tem penga­manan ban­gu­nan belum mak­si­mal. Mes­ki tidak ada kor­ban jiwa, keru­gian materi­il dan gang­guan ter­hadap layanan pub­lik cukup terasa.

Pemer­in­tah Kabu­pat­en Cian­jur dihara­p­kan segera mengam­bil langkah cepat untuk memulihkan fasil­i­tas yang rusak agar kegiatan bela­jar men­ga­jar ser­ta pelayanan admin­is­trasi masyarakat tidak ter­ham­bat. (Ahm/abd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *