Berita Daerah

Truk Mogok Sebabkan Kemacetan di Jalan Daan Mogot Arah Pesisng

539
×

Truk Mogok Sebabkan Kemacetan di Jalan Daan Mogot Arah Pesisng

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – Arus lalu lin­tas di Jalan Daan Mogot, Jakar­ta Barat, pada Jumat pagi ini ter­pan­tau cukup padat. Kemac­etan pan­jang ter­ja­di di depan gedung Wis­ma SSK, tepat­nya sebelum area Sat­pas SIM Daan Mogot arah Pesis­ng. Kon­disi ini dise­babkan adanya sebuah kendaraan truk yang mogok di jalur terse­but.

Infor­masi ini dis­am­paikan akun res­mi War­ga Jak­bar melalui ung­ga­han media sosial, Jumat (22/8/2025) pagi. Dalam ung­ga­han­nya dise­butkan, “Situ­asi lalu lin­tas pagi ini cukup padat di depan gedung Wis­ma SSK sebelum sat­pas SIM Daan Mogot arah Pesis­ng, imbas adanya kendaraan truk yang mogok. Saat ini sedang pros­es evakuasi oleh petu­gas.”

Sebuah video yang turut diung­gah mem­per­li­hatkan kon­disi jalan raya yang dipa­dati kendaraan roda dua maupun roda empat. Mata­hari pagi tam­pak mulai mening­gi, namun kendaraan ter­li­hat ber­jalan tersendat. Di dalam video terse­but, ter­tulis keteran­gan: “Penye­bab macet jl daan mogot ke arah fly over pesing pagi ini 😢.”

  Skandal Sawit Mesuji: PT BNCW Diduga Kongkalikong dengan Mafia Tanah, Warga Ancam Lapor Presiden

Petu­gas terkait lang­sung berg­er­ak cepat untuk mengevakuasi truk mogok yang menye­babkan penyem­pi­tan lajur. Pros­es evakuasi dilakukan agar arus kendaraan dap­at kem­bali nor­mal. Kendati demikian, antre­an pan­jang kendaraan sudah ter­lan­jur men­gu­lar dari arah depan Wis­ma SSK hing­ga mendekati fly­over Pesis­ng.

War­ga yang melin­tas men­gaku cukup ter­gang­gu den­gan insi­d­en ini, teruta­ma bagi para pen­gen­dara yang hen­dak berangkat ker­ja atau men­gan­tar anak seko­lah. “Tadi saya berangkat jam 06.30 dari Kalid­eres, biasanya sam­pai Pesis­ng tidak sam­pai 20 menit. Tapi hari ini sudah lebih dari 40 menit belum sam­pai,” ujar salah seo­rang pen­gen­dara motor.

Jalan Daan Mogot dike­nal seba­gai salah satu jalur vital yang menghubungkan wilayah Tangerang den­gan pusat Kota Jakar­ta. Seti­ap hari, ribuan kendaraan melin­tas di jalan ini, baik kendaraan prib­a­di, angku­tan umum, hing­ga kendaraan logis­tik. Tak her­an, sedik­it saja ham­bat­an seper­ti truk mogok bisa menim­bulkan kepa­datan lalu lin­tas yang sig­nifikan.

Apala­gi, lokasi keja­di­an bera­da tidak jauh dari Sat­pas SIM Daan Mogot, yang memang dike­nal ramai oleh masyarakat yang hen­dak men­gu­rus pem­bu­atan maupun per­pan­jan­gan surat izin menge­mu­di. Hal ini turut menam­bah vol­ume kendaraan di kawasan terse­but, teruta­ma pada jam sibuk pagi hari.

Ung­ga­han akun War­ga Jak­bar men­ge­nai kemac­etan aki­bat truk mogok terse­but lang­sung men­u­ai beragam reak­si war­ganet. Seba­gian besar men­geluhkan kon­disi lalu lin­tas di Daan Mogot yang diang­gap ser­ing macet, bahkan tan­pa adanya kendaraan mogok sekalipun.

  Warga Pati dari Berbagai Daerah dan Luar Negeri Pulang Kampung untuk Ikut Aksi 13 Agustus

“Daan Mogot memang lang­ganan macet. Kalau ada truk mogok, makin parah,” tulis seo­rang peng­gu­na media sosial.

Ada pula yang mem­inta agar pihak berwe­nang lebih tegas men­gatur lalu lin­tas di jam sibuk. “Harus ada petu­gas yang sia­ga seti­ap pagi. Kalau ada keja­di­an daru­rat seper­ti ini bisa lang­sung ditan­gani lebih cepat,” tulis akun lain.

Namun, ada juga komen­tar berna­da opti­mis, mengin­gat petu­gas sudah berg­er­ak cepat mengevakuasi truk. “Syukurlah sudah ditan­gani. Semoga segera lan­car lagi,” ujar war­ganet lain.

Keja­di­an truk mogok di jalur padat seper­ti Daan Mogot ini kem­bali men­ja­di pengin­gat pent­ingnya per­awatan berkala kendaraan, teruta­ma kendaraan berat seper­ti truk angku­tan barang. Truk yang tidak dalam kon­disi pri­ma berpoten­si mogok di jalan raya dan menim­bulkan dampak besar bagi kelan­car­an lalu lin­tas.

Penga­mat trans­portasi meni­lai, per­lu ada atu­ran yang lebih ketat terkait kelayakan kendaraan berat yang melin­tas di jalur uta­ma ibu kota. “Truk yang sudah beru­mur tua atau tidak ter­awat sebaiknya tidak diizinkan melin­tas di jam sibuk. Pemerik­saan tek­nis harus benar-benar dit­er­ap­kan agar keja­di­an mogok di ten­gah jalan bisa dimin­i­mal­isir,” ujar seo­rang prak­tisi trans­portasi dihubun­gi ter­pisah.

  Lomba Maraton Desa Karang Wuluh Meriah, Hadiah Utama Seekor Kambing

Banyak war­ga berharap kon­disi lalu lin­tas di Jalan Daan Mogot arah Pesis­ng bisa segera kem­bali nor­mal sete­lah pros­es evakuasi sele­sai dilakukan. Selain itu, masyarakat juga berharap pihak terkait meningkatkan pen­gawasan di jalur vital terse­but agar insi­d­en seru­pa tidak kem­bali ter­ja­di.

“Kalau bisa ada jalur khusus atau min­i­mal patroli rutin untuk kendaraan berat. Jadi kalau ada yang bermasalah, bisa lang­sung ditan­gani,” harap seo­rang penge­mu­di mobil prib­a­di.

Untuk semen­tara, para pen­gen­dara yang hen­dak melin­tasi jalur Daan Mogot diim­bau men­cari jalur alter­natif, teruta­ma di jam-jam sibuk pagi hari. Alter­natif yang bisa diper­tim­bangkan antara lain mele­wati Jalan Arju­na Sela­tan, Jalan Latume­ten, atau jalur tol ter­dekat.

Insi­d­en truk mogok di Jalan Daan Mogot arah Pesis­ng pagi ini men­ja­di pengin­gat bah­wa kelan­car­an lalu lin­tas san­gat bergan­tung pada kon­disi kendaraan dan respons cepat petu­gas. Walau sudah ditan­gani, dampak kemac­etan tetap dirasakan banyak peng­gu­na jalan yang ter­pak­sa menam­bah wak­tu per­jalanan mere­ka.

Den­gan koor­di­nasi antara petu­gas, pen­gen­dara, dan kesadaran akan per­awatan kendaraan, dihara­p­kan insi­d­en seru­pa bisa ditekan sem­i­ni­mal mungkin. Jalan Daan Mogot yang men­ja­di urat nadi trans­portasi war­ga Jakar­ta Barat dan Tangerang mem­bu­tuhkan per­ha­t­ian lebih, agar tetap mam­pu menun­jang mobil­i­tas masyarakat seti­ap harinya.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *