Berita Peristiwa

Truk Alami Kecelakaan di Tanjakan Sedayu, Evakuasi Masih Menunggu Derek

926
×

Truk Alami Kecelakaan di Tanjakan Sedayu, Evakuasi Masih Menunggu Derek

Sebarkan artikel ini

Sedayu, SniperNew.id – Sebuah kece­lakaan truk kem­bali ter­ja­di di ruas jalan menan­jak dan berkelok di kawasan Tan­jakan Sedayu, tepat­nya di jalur yang dike­nal masyarakat den­gan sebu­tan Tebing May­it, Rabu (20/8/2025).

Peri­s­ti­wa terse­but per­ta­ma kali terungkap melalui ung­ga­han akun Face­book Tan­jakan Sedayu yang menyam­paikan infor­masi terkait insi­d­en kece­lakaan. Dalam ung­ga­han itu dise­butkan bah­wa truk yang men­gala­mi kece­lakaan belum dap­at dievakuasi lan­taran masih menung­gu kedatan­gan truk derek. Saat ini, truk derek yang seharus­nya mengevakuasi kendaraan masih bera­da di lokasi lain untuk menan­gani insi­d­en seru­pa.

Ung­ga­han terse­but dis­er­tai foto yang mem­per­li­hatkan kon­disi jalan den­gan sebuah truk yang ter­tut­up ter­pal berwar­na hijau. Truk tam­pak melin­tang di jalur menan­jak sehing­ga meng­ha­lan­gi arus lalu lin­tas dari ked­ua arah. Beber­a­pa kendaraan roda empat ter­li­hat sudah berhen­ti dan berusa­ha men­cari jalan aman agar bisa melin­tas.

  Didorong ke Sekolah, Pelajar Bolos Dibina Satpol PP dan Babinsa

Menu­rut infor­masi yang dis­am­paikan akun Tan­jakan Sedayu, kece­lakaan itu ter­ja­di pada siang hari, Rabu (20/8/2025). Namun hing­ga ung­ga­han terse­but dibu­at, truk belum juga bisa dipin­dahkan dari lokasi keja­di­an.

“Kece­lakaan Truk 20 08 2025… Belum dievakuasi kare­na nung­gu truk derek yang sedang evakuasi tem­pat lain.. (Tebing May­it),” demikian keteran­gan yang dit­ulis dalam ung­ga­han terse­but.

Ung­ga­han ini men­u­ai per­ha­t­ian war­ganet, khusus­nya para peng­gu­na jalan yang ker­ap melin­tas di kawasan Tan­jakan Sedayu. Sejum­lah komen­tar muncul di kolom diskusi, di antaranya dari peng­gu­na Face­book berna­ma Raka Speed. Ia meny­ing­gung ten­tang padat­nya aktiv­i­tas truk derek di kawasan terse­but.

“Sibuk ya drag­on black nya kesana kemari,” tulis­nya.

Akun Tan­jakan Sedayu kemu­di­an menang­gapi komen­tar terse­but den­gan uca­pan syukur, “Alham­dulil­lah…” yang diiku­ti den­gan komen­tar lan­ju­tan dari Raka Speed, “waduh…”

Tan­jakan Sedayu dike­nal masyarakat luas seba­gai jalur yang rawan kece­lakaan. Jalur menan­jak curam, tikun­gan tajam, ser­ta kon­disi jalan yang sem­pit ser­ingkali men­ja­di tan­ta­n­gan tersendiri bagi para penge­mu­di, khusus­nya kendaraan besar seper­ti truk.

Beber­a­pa titik di jalur ini bahkan memi­li­ki sebu­tan khusus dari masyarakat, salah sat­un­ya Tebing May­it, yang diyaki­ni telah banyak memakan kor­ban kece­lakaan.

Kon­disi jalan yang cukup ekstrem mem­bu­at banyak kendaraan, teruta­ma truk bermu­atan berat, kesuli­tan melin­tas. Tidak jarang truk men­gala­mi gang­guan tek­nis, seper­ti rem blong atau kehi­lan­gan tena­ga saat menan­jak, sehing­ga memicu kece­lakaan.

  Cari Barang Bekas di Kondangan, Pria Ini Justru Dapat Saweran

Kece­lakaan yang ter­ja­di kali ini men­gak­i­batkan arus lalu lin­tas di jalur uta­ma Tan­jakan Sedayu tersendat. Dari pan­tauan foto yang beredar, sejum­lah kendaraan roda empat dan sepe­da motor ter­pak­sa melam­bat saat mele­wati lokasi keja­di­an. Beber­a­pa bahkan tam­pak berhen­ti sam­bil menung­gu situ­asi lebih kon­dusif.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, petu­gas terkait belum mem­berikan keteran­gan res­mi men­ge­nai kro­nolo­gi kece­lakaan, iden­ti­tas penge­mu­di, maupun keru­gian yang ditim­bulkan. Namun, war­ga sek­i­tar berharap agar pros­es evakuasi segera dilakukan untuk menghin­dari kemac­etan lebih pan­jang.

Kece­lakaan yang kem­bali ter­ja­di ini men­ja­di pengin­gat bagi selu­ruh peng­gu­na jalan agar selalu meningkatkan kewas­padaan saat melin­tas di kawasan Tan­jakan Sedayu. Para sopir truk maupun bus diim­bau untuk memas­tikan kon­disi kendaraan, teruta­ma sis­tem pen­gere­man, sebelum melakukan per­jalanan.

Selain itu, masyarakat juga berharap pemer­in­tah maupun pihak terkait dap­at lebih mem­per­hatikan kese­la­matan di jalur rawan terse­but. Beber­a­pa usu­lan yang ker­ap muncul antara lain pemasan­gan ram­bu peringatan tam­ba­han, pem­ban­gu­nan jalur penye­la­mat (emer­gency lane), hing­ga penam­ba­han pos pen­gawasan di beber­a­pa titik strate­gis.

  Banjir Nyelonong dari Belakang Rumah, Warga: ‘Lima Langkah Lagi Kena Juga!’

Peri­s­ti­wa ini men­u­ai beragam komen­tar dari neti­zen. Ada yang men­gungkap­kan rasa pri­hatin, ada pula yang meny­oroti tingginya angka kece­lakaan di kawasan terse­but.

“Semoga sopirnya sela­mat. Jalur ini memang rawan sekali, apala­gi kalau malam hari,” tulis salah satu peng­gu­na Face­book.

“Harus­nya pemer­in­tah bikin jalur alter­natif atau tam­bah jalur penye­la­mat. Sudah ser­ing sekali keja­di­an di Tan­jakan Sedayu,” tulis war­ganet lain­nya.

Mes­ki begi­tu, seba­gian peng­gu­na jalan tetap men­gapre­si­asi ker­ja keras tim evakuasi yang terus berg­er­ak dari satu lokasi ke lokasi lain untuk mem­ban­tu kendaraan yang men­gala­mi kece­lakaan.

Insi­d­en kece­lakaan truk di Tan­jakan Sedayu pada Rabu (20/8/2025) menam­bah daf­tar pan­jang kasus kece­lakaan di jalur rawan terse­but. Hing­ga kini, pros­es evakuasi masih menung­gu kedatan­gan truk derek yang ten­gah menan­gani kasus lain.

Para peng­gu­na jalan diim­bau untuk bersabar dan berhati-hati saat mele­wati jalur terse­but. Kese­la­matan men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma, ter­lebih di medan jalan yang sudah dike­nal rawan kece­lakaan.

Den­gan adanya lapo­ran masyarakat dan pan­tauan dari war­ganet, dihara­p­kan pihak berwe­nang segera turun tan­gan agar kon­disi lalu lin­tas dap­at kem­bali nor­mal dan tidak menim­bulkan kor­ban jiwa maupun keru­gian lebih besar.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *