Tanggamus, SniperNew.id – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi pada Senin pagi, 4 Agustus 2025, di Tanjakan Mbah Marijan, wilayah Sedayu. Sebuah truk bermuatan kelapa terguling saat melaju dari arah Pesisir Barat menuju Tanggamus. Kejadian ini menarik perhatian warganet setelah diunggah oleh akun Tanjakan Sedayu di Facebook, lengkap dengan video dan laporan awal di lokasi kejadian.
Dalam unggahan tersebut, tertulis. “Senin pagi 04 Agustus 2025… Kecelakaan tunggal dialami truk bermuatan kelapa dari arah Pesisir Barat menuju arah Tanggamus, di tanjakan mbah Marijan… Korban luka-luka dan info 1 korban jiwa…”
Video yang disertakan dalam unggahan memperlihatkan kondisi truk berwarna kuning dan merah terguling di pinggir jalan dengan kelapa berserakan di sekitarnya. Seorang pria terlihat berdiri di antara tumpukan kelapa, diduga merupakan bagian dari kru kendaraan tersebut. Kejadian ini sontak mengundang simpati dan doa dari warganet yang merasa prihatin.
Komentar dari para netizen pun segera membanjiri unggahan tersebut. Salah satunya, Dwi Fitri Nandayani, bertanya. “Korban selamat semua bang?”
Admin akun Tanjakan Sedayu pun menjawab. “Di sound video terdengar alhamdulillah semua selamat… tapi tidak tahu saat di RS…”
Pernyataan tersebut memberikan sedikit harapan bahwa korban masih memiliki peluang untuk selamat, meski informasi awal menyebutkan adanya satu korban jiwa.
Warganet lain seperti Riza Pahlevi Pah Levi menuliskan. “Semogaselamat semua, amin ya Allah.”
“Ijin ketua 🙏”
Ucapan simpati dan harapan keselamatan terus berdatangan. Tambat Nursiwan Tambat menyampaikan. “Semoga cepat terkondisikan.”
Sementara itu, Mamak Yuni menambahkan dengan penuh empati. “Ya Allah mudah-mudahan nggak ada korban, ada anak istri nunggu di rumah mas.”
Beberapa warga pun tampak penasaran dan mencari tahu identitas kendaraan maupun asal muatan. Komentar dari Maulisun Icon. “Kendaraan mana, Lur?”
Dibalas oleh WA Obet. “Mobil TL Padang kui bos.”
Kemudian, Bang Podt menambahkan. “Punya orang mana mobilnya?”
Sementara Tata Lee menulis dengan penuh kesedihan. “Ya Allah 😭😭😭😭😭 muat kelapa dari daerahku ini.”
Komentar ini menunjukkan bahwa muatan kelapa tersebut kemungkinan berasal dari wilayah yang dekat dengan lokasi kejadian.
Sukadi Kadi, pengguna lain yang dikenal aktif di grup tersebut, juga menyampaikan doanya. “Semoga selamat semua ya Allah.”
Reaksi warga yang mengenali pihak-pihak terkait juga muncul. Yohan Irfandi menyatakan. “Tetangga saya itu bos, orang Talang Padang.”
Hal ini memberi petunjuk bahwa kendaraan mungkin berasal dari wilayah Talang Padang, atau setidaknya dimiliki oleh seseorang dari daerah tersebut.
Tanggapan emosional juga terlihat dari Taufik yang hanya menuliskan: “Innalillahi…”
Lalu, Jery Ae Lah bertanya. “Ya Allah, di mana itu kejadiannya?”
Sedangkan Ali Masruri Krui berharap. “Semoga selamat sopir dan kernetnya.”
Pertanyaan tentang kondisi jalan juga diajukan oleh Khagah Wayya Wayya. “Gimana kondisi jalan, stabil nggak?”
Belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian atau dinas perhubungan setempat terkait penyebab pasti kecelakaan ini. Namun, mengingat lokasi kejadian berada di tanjakan yang dikenal rawan, yaitu Tanjakan Mbah Marijan, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan truk kehilangan tenaga saat menanjak, atau kegagalan sistem pengereman.
Kejadian ini pun menjadi pengingat serius akan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan, terutama truk bermuatan berat, sebelum melintasi jalur ekstrem seperti di kawasan pegunungan atau tanjakan curam. Apalagi jalur antara Pesisir Barat dan Tanggamus dikenal berkelok dan memiliki medan yang cukup berat bagi kendaraan besar.
Pihak warga dan netizen pun berharap agar petugas cepat menangani situasi ini dan memberikan kepastian atas kondisi korban, terutama mengingat laporan awal adanya korban luka-luka dan kemungkinan korban jiwa.
Sampai berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 100 reaksi dan dibagikan sebanyak 16 kali, menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap kecelakaan ini. Kondisi terkini para korban masih menunggu konfirmasi dari pihak rumah sakit atau otoritas resmi.
Kami akan terus memantau perkembangan dari peristiwa ini dan memperbarui informasi begitu keterangan resmi dari pihak berwenang dirilis. Bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait kejadian ini, diimbau untuk melapor ke pihak kepolisian atau tim medis setempat untuk membantu proses penanganan lebih lanjut. (Dar)



















