Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Truk Muatan Kelapa Terguling di Tanjakan Sedayu, Diduga 1 Korban

735
×

Truk Muatan Kelapa Terguling di Tanjakan Sedayu, Diduga 1 Korban

Sebarkan artikel ini

Tangga­mus, SniperNew.id – Sebuah kece­lakaan tung­gal ter­ja­di pada Senin pagi, 4 Agus­tus 2025, di Tan­jakan Mbah Mar­i­jan, wilayah Sedayu. Sebuah truk bermu­atan kela­pa ter­gul­ing saat mela­ju dari arah Pesisir Barat menu­ju Tangga­mus. Keja­di­an ini menarik per­ha­t­ian war­ganet sete­lah diung­gah oleh akun Tan­jakan Sedayu di Face­book, lengkap den­gan video dan lapo­ran awal di lokasi keja­di­an.

Dalam ung­ga­han terse­but, ter­tulis. “Senin pagi 04 Agus­tus 2025… Kece­lakaan tung­gal diala­mi truk bermu­atan kela­pa dari arah Pesisir Barat menu­ju arah Tangga­mus, di tan­jakan mbah Mar­i­jan… Kor­ban luka-luka dan info 1 kor­ban jiwa…”

Video yang dis­er­takan dalam ung­ga­han mem­per­li­hatkan kon­disi truk berwar­na kun­ing dan mer­ah ter­gul­ing di ping­gir jalan den­gan kela­pa berser­akan di sek­i­tarnya. Seo­rang pria ter­li­hat berdiri di antara tumpukan kela­pa, diduga meru­pakan bagian dari kru kendaraan terse­but. Keja­di­an ini son­tak men­gun­dang sim­pati dan doa dari war­ganet yang merasa pri­hatin.

  CCTV Sahur: Rumah DPRD Bogor Nyaris Dibobol

Komen­tar dari para neti­zen pun segera mem­ban­jiri ung­ga­han terse­but. Salah sat­un­ya, Dwi Fitri Nan­dayani, bertanya. “Kor­ban sela­mat semua bang?”

Admin akun Tan­jakan Sedayu pun men­jawab. “Di sound video ter­den­gar alham­dulil­lah semua sela­mat… tapi tidak tahu saat di RS…”

Perny­ataan terse­but mem­berikan sedik­it hara­pan bah­wa kor­ban masih memi­li­ki pelu­ang untuk sela­mat, mes­ki infor­masi awal menye­butkan adanya satu kor­ban jiwa.

War­ganet lain seper­ti Riza Pahle­vi Pah Levi menuliskan. “Semogase­la­mat semua, amin ya Allah.”

“Ijin ket­ua 🙏”

Uca­pan sim­pati dan hara­pan kese­la­matan terus berdatan­gan. Tam­bat Nur­si­wan Tam­bat menyam­paikan. “Semoga cepat terkon­disikan.”

Semen­tara itu, Mamak Yuni menam­bahkan den­gan penuh empati. “Ya Allah mudah-muda­han nggak ada kor­ban, ada anak istri nung­gu di rumah mas.”

Beber­a­pa war­ga pun tam­pak penasaran dan men­cari tahu iden­ti­tas kendaraan maupun asal muatan. Komen­tar dari Maulisun Icon. “Kendaraan mana, Lur?”

Dibalas oleh WA Obet. “Mobil TL Padang kui bos.”

Kemu­di­an, Bang Podt menam­bahkan. “Pun­ya orang mana mobil­nya?”

Semen­tara Tata Lee menulis den­gan penuh kesedi­han. “Ya Allah 😭😭😭😭😭 muat kela­pa dari daer­ahku ini.”

  Kesalahpahaman Evakuasi Banjir Picu Keributan Soal ‘Angka

Komen­tar ini menun­jukkan bah­wa muatan kela­pa terse­but kemu­ngk­i­nan berasal dari wilayah yang dekat den­gan lokasi keja­di­an.

Suka­di Kadi, peng­gu­na lain yang dike­nal aktif di grup terse­but, juga menyam­paikan doanya. “Semoga sela­mat semua ya Allah.”

Reak­si war­ga yang men­ge­nali pihak-pihak terkait juga muncul. Yohan Irfan­di meny­atakan. “Tetang­ga saya itu bos, orang Talang Padang.”

Hal ini mem­beri petun­juk bah­wa kendaraan mungkin berasal dari wilayah Talang Padang, atau seti­daknya dim­i­li­ki oleh sese­o­rang dari daer­ah terse­but.

Tang­ga­pan emo­sion­al juga ter­li­hat dari Tau­fik yang hanya menuliskan: “Innalil­lahi…”

Lalu, Jery Ae Lah bertanya. “Ya Allah, di mana itu keja­di­an­nya?”

Sedan­gkan Ali Mas­ruri Krui berharap. “Semoga sela­mat sopir dan ker­net­nya.”

Per­tanyaan ten­tang kon­disi jalan juga dia­jukan oleh Kha­gah Wayya Wayya. “Gimana kon­disi jalan, sta­bil nggak?”

Belum ada infor­masi res­mi dari pihak kepolisian atau dinas per­hubun­gan setem­pat terkait penye­bab pasti kece­lakaan ini. Namun, mengin­gat lokasi keja­di­an bera­da di tan­jakan yang dike­nal rawan, yaitu Tan­jakan Mbah Mar­i­jan, dugaan semen­tara men­garah pada kemu­ngk­i­nan truk kehi­lan­gan tena­ga saat menan­jak, atau kega­galan sis­tem pen­gere­man.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

Keja­di­an ini pun men­ja­di pengin­gat serius akan pent­ingnya memerik­sa kon­disi kendaraan, teruta­ma truk bermu­atan berat, sebelum melin­tasi jalur ekstrem seper­ti di kawasan pegu­nun­gan atau tan­jakan curam. Apala­gi jalur antara Pesisir Barat dan Tangga­mus dike­nal berkelok dan memi­li­ki medan yang cukup berat bagi kendaraan besar.

Pihak war­ga dan neti­zen pun berharap agar petu­gas cepat menan­gani situ­asi ini dan mem­berikan kepas­t­ian atas kon­disi kor­ban, teruta­ma mengin­gat lapo­ran awal adanya kor­ban luka-luka dan kemu­ngk­i­nan kor­ban jiwa.

Sam­pai beri­ta ini ditu­runk­an, ung­ga­han terse­but telah men­da­p­at lebih dari 100 reak­si dan dibagikan sebanyak 16 kali, menun­jukkan tingginya per­ha­t­ian pub­lik ter­hadap kece­lakaan ini. Kon­disi terki­ni para kor­ban masih menung­gu kon­fir­masi dari pihak rumah sak­it atau otori­tas res­mi.

Kami akan terus meman­tau perkem­ban­gan dari peri­s­ti­wa ini dan mem­per­barui infor­masi begi­tu keteran­gan res­mi dari pihak berwe­nang dirilis. Bagi masyarakat yang memi­li­ki infor­masi tam­ba­han terkait keja­di­an ini, diim­bau untuk mela­por ke pihak kepolisian atau tim medis setem­pat untuk mem­ban­tu pros­es penan­ganan lebih lan­jut. (Dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *