Berita Hukum

*Tuntut Eks Kadis Kominfo Sumut Dibebaskan, Kuasa Hukum: Saksi Ahli Auditor Tidak Valid*

501
×

*Tuntut Eks Kadis Kominfo Sumut Dibebaskan, Kuasa Hukum: Saksi Ahli Auditor Tidak Valid*

Sebarkan artikel ini

MEDAN //Snipernew.id.

Man­tan Kepala Dinas Komu­nikasi dan Infor­masi (Eks Kadis Kom­in­fo) Sumat­era Utara, Ilyas Sitorus ter­dak­wa Korup­si Rp 1,8 Mil­iar, Pen­gadaan Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tan Tingkat SD dan SMP Kab. Batu Bara TA. 2021 minta supaya dibebaskan dari dak­waan Jak­sa Penun­tut Umum (JPU), Bertem­pat di ruang sidang Cakra 9 Pen­gadi­lan Tipikor Medan, Kamis (31/7/25)

Hal itu dis­am­paikan Penase­hat Hukum (PH) Dedy dan tim Ter­dak­wa dari Law Firm Dipol & Part­ners, dalam agen­da Nota Pem­be­laan (Ple­doi) dimana tun­tu­tan yang dike­nakan kepa­da Ter­dak­wa tidak logis dan tidak objek­tif, dimana Jak­sa Penun­tut Umum (JPU) telah berpi­jak pada satu *“Asum­si dan keteran­gan hanya satu orang Sak­si Ahli IT yang melakukan pemerik­saan pada bulan Juni 2024 saat Aplikasi telah tidak berfungsi atau tidak aktif “* tan­pa didukung den­gan adanya alat buk­ti yang lain guna men­dukung kebe­naran dak­waan maupun tun­tu­tan­nya dan oleh kare­na itu, maka sudah sewa­jarnya dan sep­a­n­tas­nya bila ter­dak­wa diny­atakan secara sah dan meny­atakan tidak ter­buk­ti bersalah melakukan tin­dak Pidana seba­gaimana yang didak­wakan dan di tun­tut oleh JPU tam­bah Dedy usai sidang dibu­ka oleh Hakim Ket­ua Sul­hanud­din dan ter­bu­ka untuk umum.

Kemu­di­an sela­ma dalam pros­es per­si­dan­gan pemerik­saan perkara pidana ini, terny­a­ta telah terungkap fak­ta yang sebe­narnya, suatu hal yang san­gat esen­sial dan vital yang jus­tru di dap­at berdasarkan keteran­gan Sak­si-Sak­si yang mem­ber­atkan. Dimana keteran­gan Sak­si Ahli Dr. BENNY BENYAMIN NASUTION, Dipl. Ing., M. Eng., Ahli Kom­put­er, Jaringan dan Kea­manan Jaringan dalam pen­je­lasan­nya men­je­laskan bah­wa dirinya hanya diper­in­tahkan untuk dim­intai keteran­gan seba­gai Ahli IT dan Jaringan Kom­put­er sehubun­gan den­gan adanya Tin­dak Pidana Korup­si belan­ja Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Tingkat SD dan SMP sete­lah ada Surat : SP-11/L.2.32/Fd.106/2024 tang­gal 14 Juni 2024 dari Kejari Batu Bara (Sete­lah dim­u­lai Penyidikan), bukan pada saat
Aplikasi Sof­fware Per­pusstakaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Aktif yaitu 24 Sep­tem­ber 2021 sam­pai den­gan Akhir Desem­ber 2022. Namun pada tahun 2021 sd akhir 2022 Sak­si Ahli tidak menge­tahui apakah Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal tingkat SD dan SMP berfungsi atau tidak.

Demikian juga den­gan Sak­si Ahli Keru­gian Negara Mar­ta Uli Damanik, S.Pd., CFrA, seba­gai Ahli yamg mengji­tung Keru­gian Negara den­gan meng­gu­nakan Metofe *“TOTAL LOSS*” dimana Sak­sii Ahli Audi­tor Menghi­tung Bah­wa Semua Anggaran *Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal* tingkat SD sebe­sar Rp. 1.697.355.000,00 dan tingkat SMP sebe­sar Rp. 415.800.000,00 pada Dis­dik Kab. Batu Bara­TA. 2021 semuanya dihi­tung *TOTAL LOSS*., dan diang­gap tidak ada peker­jaan sama sekali. Terny­a­ta terungkap dalam Fak­ta per­si­dan­gan yang tidak dap­at ter­ban­tahkan berdasarkan keteran­gan Sak­si Ahli Audi­tor JPU dalam menen­tukan Keru­gian Negara den­gan Metode *TOTAL LOSS* adalah den­gan mengam­bil per­tim­ban­gan dan penga­matan Sak­si Ahli IT yang meny­atakan Pemerik­saan Aplikasi pada bulan Juni 2024 yang men­e­mukan Aplikasi tidak berfungsi. Semen­tara berdasarkan keteran­gan para Sak­si-Sak­si Kepala Seko­lah SD dan SMP Kab. Batu Bara, Aplikasi terse­but berfungsi sam­pai akhir tahun 2022 , Sehing­ga den­gan demikian yang dilakukan Sak­si Ahli Audi­tor JPU men­ja­di tidak valid dan tidak jelas sehing­ga jum­lah keru­gian Negara men­ja­di tidak pasti jum­lah­nya, papar Dedy dan Tim saat mem­ba­cakan Nota Pem­be­laan (ple­doi).

  Kuasa Tergugat Minta Hakim Tolak Gugatan Lahan YBIL

Masih menu­rut Penase­hat Hukum (PH) Ter­dak­wa Ilyas Sitorus yang mem­ba­cakan Nota Pem­be­laan (Ple­doi) secara bergant­ian bah­wa dalam fak­ta per­si­dan­gan dan keteran­gan para Sak­si dalam per­si­dan­gan, di atas sumpah men­je­laskan *bah­wa Aplikasi berfungsi sam­pai akhir tahun 2022*. Dan sejak Bimtek pen­g­op­erasian Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Tingkat Seko­lah Dasar (SD) dan Tingkat Seko­lah Menen­gah Per­ta­ma (SMP) tang­gal 24 Sep­tem­ber 2021 bertem­pat di Sin­ga­pore Land Hotel Sei Bal­ai Kab. Batu Bara yang dilak­sanakan oleh PT. LITERASIA EDUTEKNO DIGITAL yang dihadiri Kepala Seko­lah, Oper­a­tor Seko­lah se Kab. Batu Bara, Ter­dak­wa ser­ta Peja­bat dil­ingkun­gan Dis­dik Kab Batubara dan Sak­si Edi Junai­di Kepala Seko­lah UPT SD 18, Surya Dar­ma Kepala Seko­lah UPT SMPN 3 Air Putih, Supar­to Kepala Seko­lah UPT SD 05 Tg Kasau, Frans H. Rajagukguk Kepala Seko­lah UPT SMP N 2 Medang Deras yang jum­lah keselu­rah­nya adalah 243 Ka SD dan 42 Ka SMP dan mas­ing-mas­ing Oper­a­tor Seko­lah kese­muanya meny­atakan bah­wa Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Tingkat SD dan SMP berfungsi dan dap­at digu­nakan sam­pai akhir 2022.
Para sak­si juga meny­atakan pada saat pemerik­saan oleh JPU tang­gal 25 Maret 2025,
Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Tinhkat SD dan SMP telah tidak berfungsi.

Masih menu­rut PH Ter­dak­wa, berdasarkan fak­ta-fak­ta per­si­adan­gan, di atas sumpah , PH mem­ba­gi kepa­da 8 (dela­pan) Kelom­pok Sak­si-Sak­si yaitu Kelom­pok 1 Sak­si-Sak­si yang ter­diri dari PPTK, Ben­da­hara, Kelom­pol 2 ter­diri dari Sak­si-Sak­si Pegawai UKPBJ dan POKJA Pemil­i­han Kab. Batu Bara, Kelom­pok 3 Sak­si-Sak­si dari Karyawan PT. LITERASIA EDUTEKNO DIGITAL, Kelom­pom 4 Sak­si-Sak­si Staf IT Diskom­in­fo Kab. Batu Bara, Kelom­pok 5 Sak­si-Sak­si dari Ka. SD dan SMP Kab. Batu Bara,
Kelom­pok 6 Sak­si Ahli IT Dr. Ben­ny Benyamin Nasu­tion, Dipl. Ing., M
Eng., dan Kelom­pok 7 Sak­si Ahli dari Audi­tor Mar­ta uli Damanik, S. Pd., CFrA., ser­ta Kelom­pok 8 yaitu Keteran­gan Ter­dak­wa,

Berdasarkan keteran­gan yang dis­am­paikan oleh selu­ruh sak­si-sak­si yang dia­jukan Jak­sa Penun­tut Umum (JPU), yang pada pokoknya men­erangkan bila ter­dak­wa tidak seba­gai pelaku Tin­dak Pidana Korup­si melakukan, menyu­ruh melakukan atau turut ser­ta melakukan per­bu­atan. Sehing­ga hal ini mem­perte­gas bah­wasanya ter­dak­wa sama sekali tidak melakukan tin­dak pidana seba­gaimana yang didak­wakan JPU baik dalam dak­waan Pri­mair maupun dalam dak­waan Sub­sidair.

“Untuk itu kami mem­inta kepa­da yang mulia Hakim, agar mem­be­baskan ter­dak­wa Ilyas Sitorus dari segala dak­waan Jak­sa Penun­tut Umum”, tegas Dedy dan tim selaku PH Ter­dak­wa.

Dan kami tidak sepen­da­p­at den­gan ura­ian Jak­sa Penun­tut Umum, kare­na mengin­gat fak­ta terny­a­ta JPU tidak dap­at mem­buk­tikan secara sah dan menyakinkan men­ge­nai kesala­han atau tin­dak pidana yang dilakukan oleh Ter­dak­wa Ilyas Sitorus, tam­bah Dedy dan Tim dalam Nota Ple­doinya.

  DPD LIRA Desak Polres Tebing Tinggi Usut Tata Kelola PDAM

Dalam kai­tan Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Tingkat SD dan SMP pada Dis­dik Kab. Batu Bara tidak berfungsi dikare­nakan PT. Lit­erasi Edute­kno Dig­i­tal telah tut­up akhir tahun 2022, maka hal terse­but tidak men­ja­di tang­gung jawab dari Ter­dak­wa, melainkan dan seharus­nya murni men­ja­di tang­gung jawab CV RIZKY ANUGRAH KARYA yang Wak­il Direk­turnya adalah Mus­lim Syah Mar­golang secara hukum harus bertang­gung jawab baik Pidana maupun Per­da­ta.

Maka menu­rut PH ter­dak­wa, berdasarkan uraikan yang dis­am­paikan maka jelaslah tun­tu­tan yang di ajukan oleh Jak­sa Penun­yut Umum men­ge­nai Pen­gadaan Aplikasi Sof­fware Per­pus­takaan Dig­i­tal dan Media Pem­be­la­jaran Dig­i­tal Tingkat SD dan SMP pada Dis­dik Kab. Batu Bara TA 2021 tidak ter­buk­ti, sehing­ga secara hukum ter­dak­wa juga tidak dap­at dim­intai per­tang­gung jawa­ban dalam Perkara Pidana ini, tegas Dedy.

Masih menu­rut PH Ter­dak­wa, dalam fak­ta per­si­dan­gan Ter­dak­wa tidak ter­buk­ti mener­i­ma ali­ran dana dari Mus­lim Syah Mar­golang selaku Wak­il Direk­tur CV. Rizky Anu­grah Karya atau pihak lain atas nama CV. Rizky Anu­grah Karya. Uang pem­ba­yaran pen­gadaan Aplikasi terse­but selu­ruh­nya diper­oleh oleh Mus­lim Syah Mar­go­long melalui *Transper Dana ke CV. Rizky Anu­grah Karya*.

Dedy dan Tim juga men­guatkan kem­bali dalam Nota Ple­doinya bah­wa peny­er­a­han uang sebe­sar Rp. 500.000
000,00 (lima ratus juta rupi­ah) oleh ter­dak­wa yang sifat­nya sukarela. Titi­pan ini meru­pakan wujud tang­gung jawab moral Ter­dak­wa dalam perkara terse­but. Namun demikian per­lu kami tegaskan bah­wa uang titi­pan terse­but bukan­lah ben­tuk pen­gakuan Ter­dak­wa Ilyas Sitorus turut mem­per­oleh atau menikmati har­ta ben­da Tin­dak Pina­da Korop­si terse­but.

PH juga tidak sepen­da­p­at apa­bi­la pem­be­banan uang peng­gan­ti dilakukan secara pro­por­sion­al, den­gan men­ga­jukan dua alasan, per­ta­ma jum­lah har­ta ben­da yang di per­oleh Saudara Mis­lim Syah Mar­go­long telah dike­tahui secara pasti yaitu sebe­sar Rp.1.882.629.000 00 atau sebe­sar nilai SPM-LS yang di transper ke reken­ing CV.RIZKY ANUGRAH KARYA, ked­ua JPU juga melakukan penun­tu­tan Pidana kepa­da Saudara Mus­lim Syah Mar­golang. Ked­ua alasan terse­but adalah Krete­ria dan sejalan den­gan bagian I Pen­je­lasan Umum Per­at­u­ran Mahkamah Agung RI No. 5 Tahun 2014 ten­tang Pidana Tam­ba­han Uang Peng­gan­ti. Den­gan demikian Dedy dan Tim sepen­da­p­at bah­wa uang peng­gan­ti sebe­sar Rp. 1.882.629 000,00 harus dibebankan selu­ruh­mya kepa­da Saudara Mus­lim Syah Mar­go­long selaku Wak­il Direk­tur CV. RIZKY ANUGRAH KARYA.

Diakhir Nota Pem­be­laan Ter­dak­wa (Ple­doi) yang di sam­paikan Dedy dan Tim Penase­hat Hukum Ter­dak­wa kem­bali meny­atakan den­gan tegas; meno­lak dan tidak sepen­da­p­at den­gan selu­ruh dak­waan dan surat tun­rutan Jak­sa Penun­tut Umum yang ditu­jukan kepa­da diri Ter­dak­wa Ilyas Sitorus ser­aya bermo­hon kepa­da Majelis Hakim Yang Mulia berke­nan kiranya mener­i­ma Nota Pem­be­laan (ple­doi) Ter­dak­wa Ilyas Sitorus untuk selu­ruh­nya, ser­aya meny­atakan mem­be­baskan ter­dak­wa dari segala dak­waan dan tun­tu­tan JPU.
Kemu­di­an juga Dedy dan Tim menyam­paikan kepa­da Majelis Hakim Yang Mulia, bila nan­ti­nya Majelis Hakim Yang Mulia men­jatuhkan amar putu­san­nya adalah suatu putu­san yang ter­baik dan tidak ada inter­ven­si dan pen­garuh dari pihak man­a­pun dan dalam ben­tuk apapun, ser­ta putu­san terse­but benar-benar mencer­minkan ten­tang per­tim­ban­gan berba­gai keten­tu­an UU yang lain; Ref­er­en­si hukum yang san­gat erat hubun­gan­nya dalam men­e­mukan hukum, mengin­gat perkara ini menyangkut masa depan dan masalah yang menarik per­ha­t­ian masyarakat; keman­faatan; kead­i­lan dan kepatu­tan ser­ta kepas­t­ian hukum Ter­dak­wa .

  Soroti Dugaan Bahaya Narkoba, BARAHATI Minta Pemerintah Tutup Koin Bar

Diakhir Nota Pem­be­laan­nya (ple­doi) Penase­hat Hukum ter­dak­wa Ilyas Sitorus den­gan keren­da­han hati mem­o­hon kepa­da Majelis Hakim Yang Mulia dalam memerik­sa dan memu­tus perkara tin­dak Pidana Korup­si ini, berke­nan kiranya untuk men­gadili den­gan amar putu­san berbun­yi seba­gai berikut :
1. Meny­atakan ter­dak­wa Ilyas Sitorus tidak ter­buk­ti secara sah dan.meyakinkan bersalah melakukan Tin­dak Pidana Korup­si dalam dak­waan sub­sidair;
2. Mem­be­baskan Ter­dak­wa Ilyas Sitorus dari dak­waan Sub­sidair terse­but;
3. Mem­be­baskan Ter­dak­wa dari Pidana Pen­jara 2 tahun dan den­da Rp. 100.000.000,00 3 (tiga) bulan kurun­gan;
4. Mene­tap­kan uang sebe­sar Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupi­ah) yang telah diri­tip­kan Ter­dak­wa Ilyas Sitorus dikem­ba­likan kepa­da Ter­dak­wa dan
5. Memulihkan hak Ter­dak­wa dalam kemam­puan, nama baik, kedudukan dan harkat marta­bat­nya ser­ta
6. Mem­be­bankan biaya perkara yang tim­bul dalam pemerik­saan perkara ini kepa­da Negara, tut­up Dedy.

Sebelum­nya, JPU meny­atakan 1. Ter­dak­wa ming­gu lalu 23/7/25 ter­buk­ti bersalah melakukan tin­dak pidana seba­gaimana yang didak­wakan dalam dak­waan Pri­mair; 2. Mem­be­baskan oleh kare­nanya Ter­dak­wa Ilyas Sitorus dari dak­waan Pri­mair terse­but; 3. Meny­atakan Ter­dak­wa telah ter­buk­ti telah melakukan tin­dak pidana seba­gaimana dimak­sud Pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 Ten­tang Pem­ber­an­tasan Tin­dak Pidana Korup­si Jo UU-RI No. 20 Tahun 2001 ten­tang Peruba­han atas UU-RI No. 31 Tahun 1999 Ten­tang Pem­ber­an­tasan Tin­dak Pidana Korup­si Jo. Pasal 55 Ayat (1) KUH Pidana seba­gaimana dak­waan Sub­sidair; 4. Men­jatuhkan Pidana ter­hadap Ter­dak­wa Ilyas Sitorus beru­pa Pidana pen­jara 2 (dua) tahun diku­ran­gi sela­ma Tedak­wa bera­da dalam tahanan semen­tara den­gan per­in­tah Ter­dak­wa tetap dita­han dan den­da sebe­sar Rp. 100.000.000,00 (ser­a­tus juta rupi­ah) sub­sidair 3 (tiga) bulan kurun­gan; 5. Mene­tap­kan uang sebe­sar Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupi­ah) yang telah diti­tip­kan Ter­dak­wa seba­gai pengem­balian keru­gian keuan­gan negara sebe­sar 100% dari jum­lah keru­gian keuan­gan negara yang dinikmatinya dan telah disi­ta oleh JPU dan dijadikan seba­gai barang buk­ti agar diram­pas untuk negara seba­gai kon­pen­sasi untuk pengem­balian keru­gian negara; 6. Meny­atakan barang buk­ti beru­pa poin 1 sd 43 diram­pas untuk negara dan 7. Mene­tap­kan Ter­dak­wa mem­ba­yar biaya perkara sejum­lah Rp. 10.000,00 (sepu­luh ribu rupi­ah).
Pen­gadaan terse­but, lan­jut JPU ter­diri dari 243 paket untuk Seko­lah Dasar (SD) dan 42 paket untuk Seko­lah Menen­gah Per­ta­ma (SMP), yang dik­er­jakan oleh CV Rizky Anu­grah Karya (RAK), den­gan soft­ware berasal dari PT Lit­era­sia Edute­kno Dig­i­tal (LED).

“Hal mem­ber­atkan per­bu­atan ter­dak­wa tidak men­dukung pro­gram pemer­in­tah dalam pem­ber­an­tasan Tin­dak Pidana Korup­si. Sedan­gkan hal yang meringankan, Ter­dak­wa belum per­nah dihukum,” kata JPU Rah­mad.

Usai menden­garkan pem­be­laan Ter­dak­wa, Hakim Ket­ua Sul­hanud­din menun­da sidang hing­ga pekan depan den­gan agen­da jawa­ban dari Jak­sa Penun­tut Umum (JPU).

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *