Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Ibu-Ibu Jadi Korban Copet di Angkot, Komplotan Beraksi di Bumiayu

266
×

Ibu-Ibu Jadi Korban Copet di Angkot, Komplotan Beraksi di Bumiayu

Sebarkan artikel ini

Lam­pung, SniperNew.id — Seo­rang ibu-ibu men­ja­di kor­ban pen­copetan oleh kom­plotan yang ter­diri dari empat orang pelaku di dalam angkot juru­san Bumiayu–Tonjong, Brebes, Jawa Ten­gah. Aksi keja­hatan ini ter­ja­di begi­tu cepat dan teror­gan­isir den­gan rapi, mem­per­li­hatkan bah­wa para pelaku telah meren­canakan aksinya secara matang, Rabu 30 Juli 2025.

  Bumi Sedang Berteriak, Alam Balas Ketidakpedulian Manusia

Menu­rut infor­masi dari akun awrame.id, keja­di­an terse­but berlang­sung di antara wilayah Kali­gadung dan Kalisalak. Modus yang digu­nakan para pelaku ter­bilang licik dan men­ge­labui. Mere­ka naik ke dalam angkot satu per satu, kemu­di­an salah satu pelaku berpu­ra-pura sak­it guna men­gal­ihkan per­ha­t­ian para penumpang, ter­ma­suk kor­ban.

Kor­ban, yang tidak menge­tahui sedang men­ja­di sasaran, kemu­di­an dim­inta untuk mem­ban­tu mem­be­tulkan san­dal salah satu pelaku yang berpu­ra-pura kesak­i­tan. Saat itu­lah, dom­pet dan hand­phone milik kor­ban digasak dari dalam tas­nya. Aksi pen­copetan ini berlang­sung san­gat cepat, bahkan tak sam­pai lima menit. Sete­lah berhasil mengam­bil barang-barang kor­ban, para pelaku turun satu per satu dari angkot seper­ti penumpang biasa.

  Gorong-Gorong Rapuh Telan Truk Bermuatan Motor di Cipulir

Dalam ung­ga­han yang beredar, ter­li­hat sang ibu kor­ban pen­copetan duduk di dalam angkot den­gan raut wajah panik dan menangis. Ia men­ge­nakan paka­ian berwar­na mer­ah muda dan tam­pak san­gat ter­pukul atas keja­di­an yang menim­pa­nya. Momen ini menyi­ta per­ha­t­ian war­ganet dan menim­bulkan kepri­hati­nan men­dalam.

War­ga diim­bau untuk lebih was­pa­da, khusus­nya saat menai­ki angku­tan umum, teruta­ma keti­ka kon­disi angkot dalam keadaan ramai. Kom­plotan seper­ti ini ser­ing meman­faatkan momen kera­ma­ian dan kelen­ga­han penumpang untuk melan­car­kan aksinya.

  Seorang Balita di Pringsewu Ditemukan Tewas Ngambang di Kolam Ikan

Pihak berwa­jib dim­inta segera menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran ini dan meningkatkan pen­gawasan ser­ta patroli di jalur-jalur rawan keja­hatan, khusus­nya di angku­tan umum rute pedesaan dan antar keca­matan. Masyarakat pun dihara­p­kan tidak segan mela­porkan keja­di­an men­curi­gakan atau men­ja­di sak­si apa­bi­la meli­hat aksi seru­pa.

Keja­di­an ini kem­bali mengin­gatkan pent­ingnya kehati-hat­ian dan kewas­padaan di ruang pub­lik, ser­ta per­lun­ya ker­ja sama antara aparat, sopir angkot, dan masyarakat untuk mence­gah keja­hatan jalanan yang mere­sahkan.

Edi­tor: (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *