Berita Ekonomi

HUT ke-287 Pekon Margakaya Dimeriahkan Pameran Adat dan UMKM, Bupati Pringsewu Dorong Ekonomi Berbasis Budaya

319
×

HUT ke-287 Pekon Margakaya Dimeriahkan Pameran Adat dan UMKM, Bupati Pringsewu Dorong Ekonomi Berbasis Budaya

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id – Munggu 20 Juli 2025 Suasana khidmat bercampur meriah menyelimuti Mahan Adat Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, saat digelarnya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekon Margakaya yang ke-287. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya dan ekonomi lokal bisa berjalan beriringan demi kemajuan masyarakat desa.

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, yang tampil mengenakan busana adat Lampung lengkap, termasuk kopiah dan selendang bermotif khas. Kehadiran orang nomor satu di Pringsewu itu disambut hangat warga dan tokoh adat, serta pelaku UMKM yang memamerkan hasil karyanya di sekitar Mahan Adat.

  Dulu Tak Punya Modal, Kini Baksonya Viral! Kisah Pak Win Surya Nata yang Bangkit dari Nol

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa usia Pekon Margakaya yang telah mencapai 287 tahun merupakan pencapaian sejarah yang patut dibanggakan, sekaligus momentum untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal berbasis kearifan budaya.

“Kita harus bangga memiliki pekon yang kaya sejarah dan tradisi. Tapi kebanggaan itu harus diterjemahkan menjadi kekuatan ekonomi. Produk lokal, seperti tenun dan makanan khas Margakaya, harus naik kelas,” tegas Bupati Riyanto.

  Julia Safitri Viral! Tumpeng & Nasi Box Mulai 15K, Cocok Buat Pengajian hingga Ultah-Langsung Order di Sini!

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Bupati membeli langsung songket hasil tenun warga dan turut mencicipi panganan tradisional. Ia juga menyapa pelaku UMKM yang tergabung dalam binaan pekon, sembari memberikan motivasi agar terus meningkatkan kualitas produk.

Tidak hanya sebagai seremoni adat, perayaan ini juga menjadi ajang promosi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Berbagai stan UMKM dipenuhi pengunjung yang antusias membeli produk lokal, mulai dari kain tenun, kerajinan tangan, hingga makanan khas seperti lempeng pisang dan kue tradisional lainnya.

Kepala Pekon Margakaya, dalam pidatonya, menyebutkan bahwa ke depan, desa akan fokus mendorong pemasaran digital dan kemitraan dengan pelaku usaha luar daerah.

  Viral! Kebun Jeruk Manis di Pringsewu Tawarkan Petik Sendiri Hanya Rp12 Ribu per Kg

“Kami ingin UMKM Margakaya tidak hanya dikenal di Pringsewu, tapi juga di luar Lampung. Digitalisasi dan pelatihan rutin akan menjadi fokus utama kami,” ujarnya.

HUT ke-287 ini ditutup dengan penampilan seni budaya khas Lampung dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan Pekon Margakaya. Warga berharap perayaan ini bukan hanya nostalgia masa lalu, tetapi juga langkah awal menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Dengan semangat gotong royong dan sentuhan kepemimpinan yang pro-rakyat, Pekon Margakaya terus menapaki jalan kemajuan, menjadikan warisan budaya sebagai fondasi ekonomi desa. (Abd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *