Berita Daerah

Satu Muharram di Ambarawa Timur: Harmoni Tradisi, Religi, dan Budaya dalam Suran dan Wayangan

512
×

Satu Muharram di Ambarawa Timur: Harmoni Tradisi, Religi, dan Budaya dalam Suran dan Wayangan

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, masyarakat Pekon Ambarawa Timur, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menggelar tradisi tahunan Bersih Desa (Suran) dan pagelaran wayang kulit, Kamis (11/07/2025).

Rangkaian acara ini menjadi momentum penting bagi warga untuk merawat harmoni sosial, spiritualitas, dan budaya leluhur yang terus hidup di tengah modernitas.

Acara dimulai sejak pagi hari dengan prosesi kenduren dan doa bersama yang berlangsung khidmat di Balai Pekon Ambarawa Timur. Warga dari berbagai kalangan anak-anak, pemuda, ibu-ibu, hingga para sesepuh berbondong-bondong hadir membawa makanan tradisional sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki, keselamatan, dan keberkahan selama satu tahun terakhir.

Kepala Pekon Ambarawa Timur, Rohmat, dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat desa.

  Sawah Tergenang, Harapan Petani Tenggelam: Warga Ambarawa Desak Pemerintah Ambil Langkah Nyata

“Bersih desa bukan hanya tradisi, tapi juga refleksi nilai-nilai gotong royong, rasa syukur, dan ikatan batin warga. Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dan teruskan kepada generasi muda,” ujar Rohmat.

Rangkaian kegiatan Suran ini juga melibatkan aksi gotong royong membersihkan lingkungan, yang dilaksanakan secara serentak oleh warga di sekitar pekon. Mulai dari membersihkan jalan, selokan, fasilitas umum, hingga menghias balai pekon dengan ornamen bernuansa Islami dan budaya Jawa.

Antusiasme warga terlihat jelas. Bahkan anak-anak pun tampak semangat mengikuti kegiatan sambil mengenakan pakaian adat atau baju muslim. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini kepada generasi penerus.

Acara juga turut dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Ambarawa, para tokoh agama, tokoh adat, seluruh perangkat pekon, dan Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dari Fraksi PAN, Dedi Sutarno.

  Aspirasi Masyarakat Terkabul, Jalan Rusak di Kol. Bejo Medan Diperbaiki BBPJN Sumut

Dalam sambutannya, Dedi memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat.

“Apa yang dilakukan masyarakat Ambarawa Timur ini sangat luar biasa. Di tengah arus globalisasi, mereka tetap kokoh menjaga tradisi dan spiritualitas. Ini adalah contoh desa yang hidup, guyub, dan berkarakter,” kata Dedi.

Malam harinya, sebagai puncak acara, warga disuguhi pagelaran seni wayang kulit oleh Ki Dalang Supardi Romo Putro, yang membawakan lakon berjudul “Sekar Tunjung Biru”. Cerita ini sarat dengan nilai-nilai moral tentang ketulusan, kesetiaan, perjuangan, dan kebijaksanaan dalam menghadapi ujian hidup.

Pentas seni ini disambut hangat oleh warga. Suasana di lapangan pekon terasa magis diwarnai alunan gamelan, suara dalang yang memukau, serta tepuk tangan dan tawa dari penonton yang larut dalam kisah pewayangan. Anak-anak muda tampak duduk rapi di depan panggung, menyimak dengan serius tanda bahwa budaya ini masih punya tempat di hati generasi milenial.

  Dr. Nursapia Harahap M.A., Tinggalkan Sejumlah Prestasi Sebelum dilantik Sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat

Lebih dari sekadar hiburan, tradisi wayang kulit ini menjadi sarana edukatif untuk menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada masyarakat.

Dengan berlangsungnya acara ini, Pekon Ambarawa Timur berhasil menunjukkan bahwa budaya dan religi bisa berjalan selaras. Perayaan 1 Muharram tidak hanya menjadi ritual spiritual, tetapi juga festival sosial yang menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal.

Masyarakat berharap tradisi ini dapat terus digelar setiap tahunnya, bahkan dengan inovasi dan partisipasi lebih besar dari generasi muda dan berbagai pihak, agar warisan budaya tetap lestari di tengah perubahan zaman. Editor; Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *