Berita Daerah

Kepala Sekolah SMPN 4 Namohalu Esiwa Kesal atas Laporan yang Dinilai Tidak Benar

226
×

Kepala Sekolah SMPN 4 Namohalu Esiwa Kesal atas Laporan yang Dinilai Tidak Benar

Sebarkan artikel ini

Nias Utara, Snipernew.id.

— Kepala Seko­lah SMPN 4 Namo­halu Esi­wa, meny­atakan keke­salan­nya atas lapo­ran yang dilayangkan oleh beber­a­pa orang tua siswa dan 2 orang guru ter­hadap dirinya. Ia mene­gaskan bah­wa lapo­ran terse­but tidak benar dan san­gat merugikan nama baiknya seba­gai pimp­inan seko­lah.

Tim Mediakompas.id melakukan kon­fir­masi lang­sung kepa­da Kepala Seko­lah SMPN 4 Namo­halu Esi­wa beser­ta beber­a­pa guru pada tang­gal 27 Mei 2025. Kepala seko­lah mem­be­narkan bah­wa dirinya telah dila­porkan kepa­da Bapak Bupati Nias Utara dan Bapak Ket­ua DPRD Kabu­pat­en Nias Utara.

“Memang benar saya sudah dila­porkan, baik kepa­da Bapak Bupati Nias Utara dan Bapak Ket­ua DPRD Kabu­pat­en Nias Utara. Namun saya tegaskan, lapo­ran terse­but tidak sesuai den­gan keny­ataan. Sela­ma saya men­ja­bat hing­ga saat ini banyak kema­juan yang telah dica­pai oleh seko­lah, ungkap­nya.

Lebih lan­jut, ia men­je­laskan bah­wa pihak DPRD melalui Komisi II beser­ta jajaran, dan juga dari Dinas Pen­didikan, telah turun lang­sung ke SMPN 4 Namo­halu Esi­wa untuk melak­sanakan mon­i­tor­ing pros­es pem­be­la­jaran sekali­gus penge­cekan ten­tang lapo­ran guru dan beber­a­pa orang tua siswa “Mere­ka sudah datang dan melakukan pen­in­jauan. Hasil­nya, tidak dite­mukan adanya pelang­garan atau temuan seper­ti yang dituduhkan dalam lapo­ran terse­but,” tegas­nya.

Kepala seko­lah SMPN 4 Namo­halu Esi­wa Men­je­laskan :

1. Kepemimp­inan dan Perkem­ban­gan Seko­lah

Sejak men­ja­bat seba­gai kepala seko­lah, SMP Negeri 4 Namo­halu Esi­wa men­gala­mi berba­gai kema­juan sig­nifikan. Seko­lah ini sebelum­nya meng­hadapi tan­ta­n­gan besar pada awal­nya seper­ti, keter­batasan fasil­i­tas, sum­ber daya pen­ga­jar, dan akses ter­hadap teknolo­gi. Namun, hing­ga saat ini berba­gai per­baikan telah dilakukan.

  Hentikan Bullying: Seruan Keadilan untuk Zara

2. Per­baikan Fasil­i­tas Seko­lah

Beber­a­pa tahun ter­akhir men­catat kema­juan berar­ti dalam bidang infra­struk­tur dan sarana penun­jang, antara lain:

Pem­ban­gu­nan aula seko­lah

Penye­di­aan rumah dinas guru

Per­baikan fasil­i­tas pen­dukung lain­nya seper­ti Per­pus­takaan, Lobara­to­ri­um IPA dll

Terse­di­anya jaringan listrik (PLN)

Akses inter­net (WiFi) yang memadai

Penye­di­aan fasil­i­tas kom­put­er untuk men­dukung pros­es pem­be­la­jaran berba­sis dig­i­tal

3. Pen­ingkatan Sum­ber Daya Pen­ga­jar

Tahun awal men­ja­bat: hanya ter­da­p­at 1 guru ASN

Tahun 2025: meningkat men­ja­di 11 guru ASN Hal ini menun­jukkan adanya per­ha­t­ian pemer­in­tah dalam meningkatkan mutu pen­didikan melalui penam­ba­han tena­ga pen­ga­jar yang pro­fe­sion­al.

4. Pen­ingkatan Prestasi Siswa

Prestasi siswa men­gala­mi pen­ingkatan, dibuk­tikan den­gan:

Siswa diter­i­ma di seko­lah-seko­lah ung­gu­lan

Beber­a­pa alum­ni diter­i­ma di per­gu­ru­an ting­gi negeri

Adanya alum­ni telah berhasil lulus selek­si CPNS dan men­ja­di TNI

5. Pen­guatan Kemi­traan dan Jum­lah Siswa
Pada tahun 2025 jum­lah siswa di SMPN 4 Namo­halu Esi­wa meru­pakan uru­tan ked­ua ter­banyak siswa dari 6 seko­lah menen­gah per­ta­ma (SMP) yang ada di wilayah Keca­matan Namo­halu Esi­wa.

6. Pen­gelo­laan Dana BOSP

Peng­gu­naan dana BOSP dilak­sanakan sesuai den­gan juk­nis (petun­juk tek­nis) yang berlaku. Seko­lah menye­leng­garakan rap­at penyusunan RKAS (Ren­cana Kegiatan dan Anggaran Seko­lah) bersama dewan guru dan komite seko­lah. Per­tang­gung­jawa­ban peng­gu­naan dana dis­am­paikan kepa­da Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Nias Utara.

7. Kebi­jakan terkait Anak Penghibah Tanah

Seko­lah mem­berikan pri­or­i­tas kepa­da anak dari penghibah tanah,
Con­toh:

  Audiensi Desa Berkat Perkuat Partisipasi Warga Tarub

Mareti Hare­fa, S.Pd.K. – bek­er­ja seba­gai Guru Tidak Tetap (GTT) dan di Tahun 2024 berhasil lolos seba­gai ASN P3K

Yaa­man Hare­fa – bek­er­ja seba­gai pen­ja­ga seko­lah

Sevi Syah Putri Hare­fa — petu­gas menaikan dan menu­runk­an ben­dera pagi dan sore hari

Namun, Aris­man Hare­fa, S.Pd. mem­inta untuk diter­i­ma men­ja­di GTT, kepala seko­lah mem­per­tim­bangkan­nya, kare­na:

Yang bersangku­tan sudah men­ja­bat seba­gai aparat desa Sis­arahili, berten­tan­gan den­gan Per­da Nias Utara men­ge­nai larangan hon­or­er dou­ble job. Maka den­gan berat hati kami tidak dap­at mener­i­ma beli­au seba­gai tena­ga pen­didik di seko­lah kami. Kepu­tu­san ini murni didasarkan kepa­da kepatuhan ter­hadap per­at­u­ran daer­ah dan sama sekali tidak ada mak­sud lain selain untuk men­jalankan roda organ­isasi seko­lah den­gan keten­tu­an yang berlaku. Dita­m­bah lagi Pemer­in­tah telah men­em­patkan dua guru ASN den­gan juru­san Matem­ati­ka yang telah berser­ti­fikasi, sehing­ga kebu­tuhan guru mata pela­jaran terse­but telah ter­penuhi. “Jelas­nya”

8. Per­gant­ian Komite Seko­lah

Komite seko­lah telah dilak­sanakan per­gant­ian pada: Rabu, 21 Mei 2025 sesuai den­gan surat Bapak Kepala Dinas Pen­didikan No. 421/799-Dik­das/Dis­dik/2025 per­i­hal Surat Kepu­tu­san (SK) Pen­gu­rus Komite Seko­lah yang harus didasarkan pada Per­at­u­ran Menteri Pen­didikan dan Kebu­dayaan Repub­lik Indone­sia No. 75 tahun 2016 ten­tang Komite Seko­lah.

Lan­jut
Pem­ba­gian tugas di seko­lah meru­pakan salah satu wewe­nang dan tang­gung jawab kepala seko­lah. Kepala seko­lah berhak dan bertang­gung jawab dalam men­gatur pem­ba­gian tugas kepa­da guru dan tena­ga kepen­didikan sesuai den­gan kebu­tuhan seko­lah dan kom­pe­ten­si mas­ing-mas­ing indi­vidu.

Per­me­ndik­bud Nomor 6 Tahun 2018 ten­tang Penu­gasan Guru seba­gai Kepala Sekolah/Madrasah, yang menye­butkan bah­wa kepala seko­lah bertu­gas memimpin dan men­gelo­la sat­u­an pen­didikan.

  Masjid Ramah Jamaah, Sajikan Kopi hingga Air Dingin Jadi Inspirasi Umat

Per­me­ndik­nas Nomor 19 Tahun 2007 ten­tang Stan­dar Pen­gelo­laan Pen­didikan, yang meny­atakan bah­wa kepala seko­lah bertang­gung jawab atas peren­canaan pro­gram, pem­ba­gian tugas, pelak­sanaan, dan pen­gawasan kegiatan di seko­lah.

Jadi, kepala seko­lah memi­li­ki kewe­nan­gan penuh dalam pem­ba­gian tugas, seper­ti:

Pem­ba­gian jam men­ga­jar guru

Penun­jukan wali kelas

Penu­gasan seba­gai pem­bi­na ekstrakurikuler

Tugas admin­is­trasi dan lain­nya

Namun, ide­al­nya pem­ba­gian tugas ini juga mem­per­tim­bangkan kom­pe­ten­si dan kin­er­ja mas­ing-mas­ing guru.

Lan­jut Kepala Seko­lah men­je­laskan salah seo­rang pela­por an. Mareti Hare­fa, S.Pd.K. guru SMPN 4 Namo­halu Esi­wa menye­sal dan meny­atakan bah­wa lapo­ran mere­ka kepa­da Bapak Bupati Nias Utara dan Bapak Ket­ua DPRD Kabu­pat­en Nias Utara tidak benar yang diny­atakan dalam Surat Perny­ataan yang ditan­datan­gani di atas mat­erai 10.000 (Ter­lam­pir) maupun per­mintaan maaf secara Lisan kepa­da kepala seko­lah, Ucap­nya.

Mediakompas.id — Kon­fir­masi pada tang­gal 27 Mei 2025 pihak dinas Pen­didikan Tetang lapo­ran masyarakat yang terkait di SMPN Negeri 4 Namo­halu Esi­wa, pihak Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Nias Utara telah mem­berikan kon­fir­masi

“Kami mem­be­narkan bah­wa telah mener­i­ma lapo­ran dari masyarakat men­ge­nai seko­lah SMPN 4 Namo­halu esi­wa. Seba­gai tin­dak lan­jut, kami dari Dinas Pen­didikan telah turun lang­sung ke lapan­gan untuk melakukan penge­cekan,” ujar per­wak­i­lan dari Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Nias Utara.

Namun, sete­lah dilakukan penge­cekan dan klar­i­fikasi di lapan­gan, pihak Dinas meny­atakan bah­wa tidak dite­mukan pelang­garan atau masalah seba­gaimana yang dila­porkan.

“Dari hasil pen­in­jauan dan pemerik­saan kami, tidak ada temuan yang mengindikasikan pelang­garan atau keti­dak­sesua­ian. Kami juga telah berbicara den­gan pihak seko­lah ser­ta para guru untuk memas­tikan komit­men mere­ka dalam men­jalankan tugas sesuai atu­ran.

( Tim redak­si)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *