Berita Peristiwa

Pemuda Tewas Tersengat Listrik di Kebun, Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban

939
×

Pemuda Tewas Tersengat Listrik di Kebun, Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id – Satu kejadian mengejutkan terjadi di Dusun Nihung, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sabtu malam (25/1/2025). Putra Indrawansyah (20), pemuda asal Dusun Salassa, ditemukan meninggal dunia di kebun milik Kepala Desa Lebbo Tengae, Suryanto Indra (58), diduga akibat tersengat kawat listrik yang dipasang untuk jebakan babi.

Menurut saksi mata, Darwis, korban terlihat tergeletak di lokasi kebun sekitar pukul 19.30 Wita. Kawat listrik itu ternyata dialiri arus langsung dari rumah Suryanto. Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Cenrana, tapi dokter sudah menyatakan korban meninggal dunia karena luka bakar di lengan kiri.

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

Belum selesai dengan kejadian tragis itu, suasana makin panas setelah Heri, paman korban, tiba di lokasi. Heri yang dalam keadaan mabuk langsung terlibat cekcok dengan Suryanto. Ia bahkan menyerang kepala desa tersebut dengan badik, hingga Suryanto mengalami beberapa luka gores di lengan, pinggang, dan telapak tangan.

Heri akhirnya diamankan polisi, sementara barang bukti berupa badik juga sudah disita. Suryanto sendiri dirawat di Puskesmas Cenrana akibat luka yang dideritanya.

  Ledakan Oven di Dapur MBG Banyumas, Sepuluh Relawan Terluka

Kapolsek Camba, Iptu Amran Adam, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Menurutnya, pemasangan kawat listrik untuk jebakan babi yang dilakukan oleh Suryanto akan menjadi fokus penyelidikan.

“Korban dan Suryanto ini sebenarnya masih keluarga, sepupu. Tapi kejadian ini sudah menimbulkan kerugian besar. Kami akan tetap mendalami unsur pidananya, meskipun pihak keluarga berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan,” jelas Iptu Amran.

Kejadian ini menimbulkan banyak reaksi dari masyarakat. Sebagian besar menilai, tindakan memasang kawat listrik seperti ini tidak hanya berbahaya, tapi juga menunjukkan kelalaian yang tidak seharusnya dilakukan seorang kepala desa.

  Banjir Deras Jebol Gudang Toserba Surya Cirebon

“Kami ini di kampung tidak tahu kalau ada yang pasang kawat listrik. Harusnya ada cara lain yang lebih aman, jangan seperti ini,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pihak berwajib, agar kejadian seperti ini tidak terulang. Apalagi, kepala desa seharusnya menjadi contoh yang baik dalam menjaga keselamatan warga di sekitarnya. (Syamsir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *