Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Tersengat Listrik Saat Pasang Saklar Pompa Air, Riki Tergeletak

433
×

Tersengat Listrik Saat Pasang Saklar Pompa Air, Riki Tergeletak

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniperNew.id – Pol­da Jateng – War­ga Desa Pangkah Keca­matan karang­dadap Kabu­pat­en Peka­lon­gan dite­mukan tergele­tak saat memasang sak­lar pom­pa air. Laki-laki berna­ma Riki Sub­as­t­ian (29) itu tersen­gat listrik saat memasang sak­lar pom­pa air di area sumur belakang rumah­nya.

  Maling Gasak Motor di Panjang Selatan, Warga Resah Keamanan Lingkungan

Dari keteran­gan Kasub­si Pen­mas Sihu­mas Iptu Suwarti, S.H., peri­s­ti­wa itu ter­ja­di pada Jumat (03/01/2025) sek­i­tar pukul 14.00 wib di sebuah rumah yang ter­letak di Desa Pangkah Keca­matan karang­dadap. Kor­ban dite­mukan oleh Istiqom­ah (52) yang meru­pakan ibu kor­ban.

Iptu warti menu­turkan, siang itu, kor­ban sendiri­an sedang memasang sak­lar pom­pa air di area sumur yang ter­letak di belakang rumah. Ibu kor­ban yang saat itu bera­da di ruang tamu tiba-tiba menden­gar ada suara ben­da jatuh dari arah belakang / sumur.

“Sete­lah dil­i­hat, terny­a­ta dida­p­ati kor­ban sudah dalam keadaan tergele­tak di lan­tai sumur dalam posisi ter­len­tang,” terangnya.

  Kebakaran Hebat Landa Pabrik dan Gudang Busa di Pasar Kemis

Menge­tahui hal terse­but, ibu kor­ban lang­sung bert­e­ri­ak minta tolong. Tidak lama kemu­di­an, datang tetang­ga untuk mem­berikan per­to­lon­gan. Kor­ban kemu­di­an dibawa oleh ke Puskesmas Karang­dadap, akan tetapi puskesmas tidak mam­pu mem­berikan per­to­lon­gan. Selan­jut­nya kor­ban segera dibawa ke RSI Peka­jan­gan.

“Sete­lah diperik­sa tim medis RSI Peka­jan­gan, kor­ban diny­atakan sudah dalam keadaan mening­gal dunia, sehing­ga lang­sung dibawa Kem­bali ke rumah duka,” ungkap Kasub­si Pen­mas.

Lan­jut­nya, Polsek Karang­dadap yang mener­i­ma lapo­ran terse­but segera menu­ju ke lokasi guna penge­cekan.

  Minahasa, Tragedi KM Barcelona V: Lautan Jadi Saksi, Iman dan Ikhtiar Jadi Penyelamat

Sete­lah dilakukan olah TKP, dike­tahui, kor­ban tidak mematikan arus listrik saat memasang sak­lar pom­pa air, dan sak­lar pom­pa dalam keadaan ter­bu­ka. “Saat pemasan­gan sak­lar, kor­ban juga tidak memakai alas kaki. Diduga kare­na kurang hati-hati, sehing­ga kor­ban tersen­gat listrik,” ungkap Iptu Warti.

Semen­tara itu, pada tubuh kor­ban ter­da­p­at luka bakar pada jari ten­gah tan­gan kiri dan bagian ten­gah dada, diduga terke­na timang sak­lar yang berali­ran listrik.

Terkait peri­s­ti­wa terse­but, dari kelu­ar­ga kor­ban mener­i­ma seba­gai musi­bah dan tidak menghen­da­ki dilakukan­nya otop­si. (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *