Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Diduga Abaikan Tanggungjawab, Proyek Abrasi Sungai Tengar Daerah Ketapang Gagal Total

1153
×

Diduga Abaikan Tanggungjawab, Proyek Abrasi Sungai Tengar Daerah Ketapang Gagal Total

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Proyek pem­ban­gu­nan penga­man pan­tai di Dusun sun­gai ten­gar, desa mekar uta­ma, kec Kendawan­gan kab Keta­pang yang dihara­p­kan men­ja­di solusi men­gatasi abrasi pan­tai, kini men­u­ai kri­tik tajam dari masyarakat

Proyek yang bertu­juan melin­dun­gi wilayah pesisir dari ancam gelom­bang besar dan pengik­isan tanah ini dini­lai gagal total, bahkan mendekati akhir masa kon­traknya pada Desem­ber 2024

  Beberapa Unit Serikel di Desa Batu Daerah Ketapang Mengolah Kayu Perambahan Hutan Diduga Penegak Hukum Diam Diri

Diban­gun den­gan anggaran Rp.19,2 mil­iar dari APBN 2024, proyek ini seharus­nya sele­sai dalam wak­tu 225 hari kalen­der sejak kon­trak dim­u­lai pada 20 Mei 2024 namun pelak­sanaan oleh PT.Melindo Prata­ma putra diduga lam­ban dan tidak pros­e­sion­al

Fak­tor uta­manya adalah keti­dake­fisien­an tek­nis, seper­ti penc­etakan kubus beton yang dilakukan jauh dari lokasi proyek sehing­ga mem­per­lam­bat pros­es pen­gangku­tan

*Masyarakat kece­wa dan khawatir*

Seo­rang war­ga Dusun sun­gai ten­gar menyam­paikan keke­ce­waan­nya atas kon­disi proyek yang ter­bangkalai

“Proyek ini san­gat kami butuhkan untuk melin­dun­gi per­muki­man dari gelom­bang besar teruta­ma saat musim hujan namun hara­pan kami seper­tinya jauh dari keny­ataan kare­na proyek ini seper­ti diabaikan,“ungkapnya, Kamis (19/12).

  Akan Terus Ditelusuri, Badri Bantah Keterlibatannya Dengan Kegiatan CV Borneo Mineral Utama

War­ga juga meny­oroti keti­dak­mam­puan kon­trak­tor menye­le­saikan proyek sesuai jad­w­al mere­ka berharap proyek ini dap­at segera ram­pung agar mem­berikan rasa aman bagi war­ga yang ting­gal di sep­a­n­jang pan­tai

*Diduga ada pem­biaran oleh BWSI Kalbar*

Kri­tik juga diarahkan kepa­da bal­ai wilayah sun­gai (BWSI) Kali­man­tan barat seba­gai pemi­lik anggaran proyek masyarakat meni­lai tidak adanya pen­gawasan ketat ter­hadap pelak­sana proyek, PT.Melindo Prata­ma putra, mengindikasikan adanya pem­biaran

“Kami mem­inta bapak Hj. Boykan Harun untuk mem­berikan tegu­ran keras kepa­da PT.Melindo Prata­ma putra proyek ini san­gat pent­ing bagi kese­la­matan war­ga namun dib­iarkan seper­ti ini. BWSI Kali­man­tan barat juga harus bertang­gung jawab atas kelala­ian ini,” tegas salah seo­rang perangkat desa

  Diduga Fiktif, Camat Matan Hilir Utara dan Kades Laman Satong Bermain Dana Desa

*Tun­tu­tan penye­le­sa­ian dan eval­u­asi total*

Hing­ga saat ini, proyek yang juga diawasi oleh kon­sul­tan super­visi CV.Centrina Engi­neer­ing ini belum menun­jukkan perkem­ban­gan berar­ti

War­ga mem­inta pemer­in­tah daer­ah, ter­ma­suk camat Kendawan­gan dan kepala desa mekar uta­ma untuk terus meman­tau dan mende­sak penye­le­sa­ian proyek sebelum musim hujan men­ca­pai pun­caknya

Keti­dakpro­fe­sion­alan dalam proyek ini tidak hanya menim­bulkan kere­sa­han war­ga tetapi juga men­ja­di preseden buruk dalam pen­gelo­laan anggaran negara

War­ga mende­sak eval­u­asi menyelu­ruh ter­hadap pihak terkait agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang di masa depan di ungkap Kepa­da awak media SniperNeswID Keta­pang Kalbar Senin (23/12/2024)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *