Muara Enim, SniperNew.id — Dalam memaksimalkan pemanfaatan potensi perkebunan nanas di Kabupaten Muara Enim, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Muara Enim menggelar pelatihan Inovasi Pemanfaatan Limbah Daun Nanas menjadi Serat Nanas dan Produk Turunannya kepada 30 warga Desa Menanti, Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim jum’at (23/08/2024).
Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi, Ester Claudya Damayanti mengungkapkan, bahwa dalam kegiatan hari ke lima hari terakhir pelatih diharapkan petani nanas mampu meningkatkan nilai tambah produk melalui usaha kreatif industri rumah tangga.ujar
Pelatihan tenun ini tidak hanya sekedar mengajarkan teknik menenun, namun juga mengedepankan aspek fashion teknologi. Peserta pelatihan akan diajarkan cara mengolah serat nanas menjadi kain yang bernilai estetika tinggi dan sesuai dengan tren fashion terkini.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Subang dapat memiliki produk unggulan baru yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala bidang inovasi dan teknologi menjelaskan bahwa sebagai salah satu daerah penghasil nanas terbesar di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu dengan jumlah produksi 433 ribu ton pertahun tentunya banyak pula limbah daun nanas yang selama ini terbuang dan tidak terpakai.
Padahal menurutnya daun nanas tersebut dapat kembali diolah menjadi serat sebagai bahan dasar benang, kapas dan tali pintal ataupun produk turunan lainnya seperti kerajinan menenun, anyaman tikar, kipas, sandal ataupun tas. Dijelaskan bahwa setidaknya haga pasaran 1 kilogram serat nanas senilai Rp 70 ribu.
Inilah yang menurut kepala bidang inovasi dan teknologi harus dimanfaatkan masyarakat sehingga mampu menjadi alternatif usaha dalam meningkatkan perekonomian desa.
Sementara itu Limbahnya dimanfaatkan seperti pakan ternak seperti Sapi dan banyak manfaat yang lain nya kepala bidang inovasi dan teknologi sangat mengapresiasi dan menyambut baik diseminasi pemanfaatan limbah daun nanas yang dilaksanakan selama 5 hari ini.
Menurutnya tren pemanfaatan bahan alami dan daur ulang memang sedang digalakkan, termasuk dalam industri busana dan kerajinan tingkat nasional maupun internasional.
Oleh karenanya kepala Bidang Inovasi dan Teknologi, berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diadakan sesuai dengan potensi masing-masing Kecamatan di Kabupaten Muara Enim,” Tutup nya. (Firdaus)













