Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Seorang Oknum Guru BP PNS SMP N II Kualuh Selatan Labura Melakukan Tindakan Kekerasan Fisik Terhadap Murid 

972
×

Seorang Oknum Guru BP PNS SMP N II Kualuh Selatan Labura Melakukan Tindakan Kekerasan Fisik Terhadap Murid 

Sebarkan artikel ini

Labu­ra, snipernew.id — Saat di kon­fir­masi oleh Awak media MHY (37thn) di sela-sela kegiatan dirinya memenuhi pang­gi­lan pihak seko­lah SMP Negeri II Kualuh Sela­tan men­je­laskan, Seakan tin­dakan pen­ga­ni­ayaan beru­pa pemuku­lan bukan­lah meru­pakan tin­dakan melawan hukum dikalan­gan Seko­lah Menen­gah Per­ta­ma (SMP) Negeri II Kualuh Sela­tan, oknum guru Pegawai Negeri Sip­il (PNS) Din­da seba­gai guru Bimbin­gan Penyu­luhan (BP) telah mem­per­ak­tekkan­nya dan men­ga­jarkan tin­dakan pen­ga­ni­ayaan terse­but kepa­da Dua murid kelas Sem­bi­lan Dua, inisial FHHb(14thn) yang meru­pakan anak dari MYH (37thn) dan MP(14thn) di hada­pan puluhan murid kelas terse­but, yang di dukung oleh Dua oknum guru lain­nya yakni Nina dan Cahaya kare­na tidak melarang oknum guru PNS Din­da saat melakukan tin­dakan pen­gayian terse­but pada hari Kamis, (15/8/2024).

Tin­dakan pen­ga­ni­ayaan beru­pa pemuku­lan terse­but dilakukan oleh oknum guru PNS Din­da bermu­la saat pada hari sebelum­nya Rabu 14 Agus­tus 2024, ia men­da­p­ati beber­a­pa teman dari FHH (14thn) sedang bermain hand­phone saat men­da­p­at ijin dari guru les ter­akhir inisial Naiba­ho alias NN, untuk menghias lokal dalam per­si­a­pan menyam­but Hari Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia yang ke-79 Tahun, Akhirnya oknum guru PNS Din­da menyi­ta 4 hand­phone lalu hand­phone terse­but ia bawa ke lokal Sem­bi­lan Lima.

  Program Swakelola Rumah Dinas Dari Kasad 

Kemu­di­an berse­lang beber­a­pa wak­tu tepat­nya saat jam pulang seko­lah FHH (14thn) bersama keenam teman­nya meng­ham­piri oknum guru PNS Din­da di depan ruan­gan kelas Sem­bi­lan Lima untuk mem­inta hand­phone yang oknum guru PNS Din­da tahan, Namun oknum guru PNS Din­da hanya mengem­ba­likan Tiga hand­phone, sedan­gkan hand­phone H (14thn) tidak di kem­ba­likan den­gan alasan harus meng­hadirkan wali murid.

Kare­na merasa peduli FHH (14thn) kepa­da teman sehing­ga FHH(14thn) men­co­ba men­je­laskan kepa­da oknum guru PNS Din­da, namun pen­je­lasan FHH (14thn) bersama teman-teman­nya tidak meng­goy­ahkan oknum guru PNS Din­da untuk tetap bersikukuh mena­han hand­phone H (14thn) sehing­ga ter­su­lut­lah emosi FHH (14thn) yang ia luap­kan den­gan uca­pan yang tidak senonoh, Kare­na uca­pan tidak senonoh ini­lah sehing­ga oknum guru PNS Din­da melakukan tin­dakan pen­ga­ni­ayaan beru­pa pemuku­lan ter­hadap FHH (14thn) dan teman­nya MP (14thn) di hada­pan puluhan murid kelas Sem­bi­lan Dua terse­but yang di dukung oleh Dua oknum guru lain­nya yakni Nina dan Cahaya.

  Razia, Tekan Angka Kriminalitas di Wilayah Kecamatan Marbau

“Seper­tinya tin­dakan pen­ga­ni­ayaan beru­pa pemuku­lan di seko­lah ini bukan­lah meru­pakan tin­dakan melawan hukum, jus­tru saya men­duga tin­dakan terse­but adalah di ajarkan ke murid, Pasal­nya anak saya dan teman­nya di ani­aya di prak­tekan secara lang­sung oleh oknum guru PNS Din­da di hada­pan puluhan murid kelas Sem­bi­lan Dua dan di dukung oleh Dua oknum guru lain­nya yakni Nina dan Cahaya, kare­na tidak melarang oknum guru PNS Din­da saat melakukan tin­dakan pen­ga­ni­ayaan terse­but.” Jelas MYH (37thn) den­gan penuh kece­wa.

Lan­jut awak media ini bersama team mengkon­fir­masi oknum guru PNS Din­da yang men­ja­bat seba­gai guru Bimbin­gan Penyu­luhan ke seko­lah SMP N II Kualuh Sela­tan sedang tidak bera­da di seko­lah kare­na sedang mengiku­ti penyu­luhan di BNN, namun awak media ini bersama team di sam­but baik oleh kepala seko­lah Eliamran sia­gian.

Pen­je­lasan Kepala Seko­lah SMP N II Kualuh Sela­tan Eliamran Sia­gian

Ter­i­makasih kepa­da teman-teman media, saya baru pin­dah men­ja­di kepala seko­lah di sini, SK saya tang­gal Dela­pan (8) Agus­tus Ming­gu lalu, baru bera­pa hari jadi kepsek di SMP N II Kualuh Sela­tan ini, terkait masalah inter­nal di seko­lah, Den­gan ter­jadinya penam­paran ter­hadap peser­ta didik sebe­tul­nya SOP nya gak ada, Dan itu adalah ter­ma­suk per­bu­atan ile­gal, itu kena­pa ya? memang kita yang men­didik karak­ter anak itu berakhlak mulia, Apala­gi ada Undang-undang per­lin­dun­gan anak kok!

  Upacara Pemakaman Serma (Purn) Abu Hanifah Batubara

Jadi saya seba­gai kepala seko­lah, teman-teman dari pers, dan juga LSM saya san­gat bert­er­i­makasih, kare­na ini akan men­ja­di acuan bagi saya, biasanya masalah hal-hal yang kecil seper­ti itu hanya di tan­gani oleh ibu guru BP, masalah HP itu tidak sam­pai kepa­da saya, seba­gai kepala seko­lah Masalah per­am­pasan HP sam­pai saat ini belum sam­pai ke saya.

Begi­ni pak itu nan­ti harus saya korek­si dulu, saya jumpa den­gan guru BP, kebe­tu­lan guru BP pada hari ini di pang­gil oleh pihak BNN mengiku­ti sosial­isasi terkait narko­ba, Saya tanya dulu nan­ti pihak guru BP, apakah memang begi­tu ceri­ta nya, Jadi nan­ti kita sele­saikan secara kekelu­ar­gaan, apa­bi­la anak kita kan mau kita bina sebaik mungkin, kita rangkul bagaimana dia supaya ter­wu­jud nan­ti cita-citanya ke depan saya rasa demikian, Kare­na masalah ini belum sam­pai ke saya.” Tegas Eliamran sia­gian kepala seko­lah SMP N II Kualuh Sela­tan. (k)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *