Terupdate

Gelar Konfrensi PERS, Beredar Empat Oknum Anggota Polisi Terlibat Curi Buah Sawit

253
×

Gelar Konfrensi PERS, Beredar Empat Oknum Anggota Polisi Terlibat Curi Buah Sawit

Sebarkan artikel ini

Pon­tianak, SniperNew.id - Kapol­res Melawi, AKBP. Muham­mad Safi’ih mengge­lar kon­fren­si pers,Terkait beredar dibeber­a­pa media online yang berjudul Empat oknum diduga anggota polisi ter­li­bat pen­cu­ri­an buah saw­it yang dirilis pada Rabu 30 Juli 2024 lalu.

Menang­gapi beri­ta terse­but Kapol­res Melawi gelar Kon­fren­si Pers di Cafe Aweang, Jalan Ayani, di Kota Pon­tianak, Kamis (01/08/2024) malam.

Dalam kon­fren­si PER­Snya, Kapol­res Melawi men­gatakan. “Terkait den­gan lapo­ran beri­ta yang viral beber­a­pa media per­luh kami jelaskan seba­gai berikut,” ungkap Kapol­res.

Lan­jut­nya, Per­ta­ma den­gan infor­masi adanya pen­cu­ri­an di buah kela­pa saw­it sila­porkan oleh bapak H.said Faisal bin Syeh Adullah(Alm) pada tang­gal sek­i­tar bulan januari,“Jelasnya.

“Kita telah mener­i­ma lapo­ran terkait den­gan peri­s­ti­wa terse­but kemu­di­an kita melakukan lapo­ran kita ter­i­ma berdasarkan UU Nomor 08 Ta 81,tentang hukum acara pidana undang undang kepolisian,peraturan kapol­ri ten­tang penyidikan pidana,kemudian ten­tang pela­po­ran pen­ga­suan saudara said Faisal pada tang­gal 30 Juli 2023,sekitar 1 tahun yang lalu,“ungkap kapol­res.

Lanjut,atas lapo­ran pen­gad­u­an tersebut,kami juga mem­bu­at lapo­ran infor­masi untuk menin­dak lanjuti,kemudian kami juga mem­bu­at surat per­in­tah penyelidikan,membuat surat peein­tah penye­lidikan lagi,kemudian terkait den­gan peri­s­ti­wa itu dap­at kami jelaskan beber­a­pa fak­ta fakta,“katanya.

Maaih katanya,pertamà yang di lakukan penyidik adalah men­datan­gi tem­pat keja­di­an perkara,kami juga melakukan undan­gan Klar­i­fikasi atau per­mintaan keteran­gan kepada,saudara fuat untuk mem­berikan keteran­gan kemu­di­an sdr ir,untuk mem­beeikan keterangan,dan sdr mar­dia yang pada saat itu kita kir­im surat pada tang­gal 21 maret 2023 atas bon tahanan atas nama madia alias ma,di lapas 2 sin­tang ten­tang perkara yang dila­porkan said Faisal,“tambahnya.

  Ditimpa Pohon, Akibat Peristiwa itu Ronal Siregar Tutup Usui

Lanjut,said faisal ini adalah bapak dari mardia,kemudian ter­la­por atas nama Rini itu adalah menantunya,kemudian ada beber­a­pa keteran­gan yang kita per­oleh cuman untuk saudara mar­dia alias mat said faisal,yang bersangku­tan tidak mau mem­berikan keteran­gan dan tidak mau mem­berikan beri­ta acara keteran­gan dan hanya mem­bu­at surat peny­atan tidak mau mem­berikan keteran­gan pada tang­gal 24 Mei 2023,papar Kapol­res.

Sam­bung kapolres,surat ada terlampir,kemudian saudara rini ada mem­berikan keterangan,surat atau dukomen yang kita per­oleh dari saudara rini ada skt,12 surat semuanya tercatat,kemudian dari saudara mar­diah kita men­da­p­atkan surat perny­atan pada 24 mei 2023, ten­tang tidak berse­dia mem­berikan keterangàn, seba­gai pem­beeitahuan perkem­bangàn terkait yang sudah dilakukan oleh penyidik,kita men­gir­imkan sp 21 kepa­da pelapor,pertama pada tang­gal Febuari 2023,dan 5 mei 2023,“Tambahnya.

Kemu­di­an terkait ten­tang anal­isa kasus pada tang­ga 03 jan­u­ari 2023,saudara said faisal bin adul­lah mela­porkan ten­tang dugaan tin­dak pin­dana pen­cu­ri­an buah saw­it­nya yang bera­da di jujun per­mai keca­matan belimbing,kab.melawi yang dilakukan oleh saudara fuad dkk pada hari kamis 5 jan­u­ari 2023,tidak buk­ti kepemi­likan baik ser­ti­fikat ha milik shm,ataupun surat keteran­gan tanah(skt) atas nama H.said faisal terkait kebun yang men­ja­di opjek perkara,“terang kapol­res.

Terusnya,kemudian tidak ada surat per­jan­jian antara saudara H said Faisal den­gan sdr Mar­dia atas pen­gelo­la­han ataupun bagi hasil buah kela­pa saw­it men­ja­di okjek perkara,pada saat keja­di­an dugaan tin­dak pidana pen­cu­ri­an terse­but hubun­gan antara sdr mar­diah dan sdri Rini(terlapor)adalah sua­mi istri,sdr mar­diah tidak mau mem­berikan keteran­gan dan hanya mau mem­bu­at peny­ataan tidak mau mem­berikan keteran­gan pada tang­gal 24,kemudian anal­i­sis berdasarkan anal­isa kasus tersebut.sehubungan den­gan tin­dak pidana seti­ap orang tidak sah mema­nen atau memu­ngut hasil perke­bunan dan atau men­curi seba­gaimana di mak­sud dalam pasal 107 huruf G UU RI No 39 Tahun 2014,tentang perke­bunan jun­to pasal 64 ayat 1 KUHP,Pasal 363 ayat 1,ke 4 KUHP jun­to pasal 64 ayat 1 KUHP yang ter­ja­di di block s 11,Desa Jun­jung Permai,kec belimb­ing hulu,kab.Melawi.Pada hari kamis 5 jan­u­ari 2023 belum dite­mukan peri­s­ti­wa pidana pada perkara tersebut,“Imbuh Kapol­res.

  Pengamanan Ketat Debat Cabup Pekalongan, Ratusan Personel Dikerahkan

Kapolres,“Pasal 107 hurufG UURI No 39 Ta.2014 Ten­tang perke­bunan Unsur seti­ap orang.Samsudin alias toad den­gan iden­ti­tas ktp wni,telah melakukan panen kela­pa saw­it milik sdri Rini bersama den­gan ujan alias udin yang bera­da di Desa Jungjung Permai,kec.Belibing hulu,kab.Melawi pada tang­gal 5 jan­u­ari 2023,dari puku 08–10 wib,atas per­in­tah sdri Rini pada 04 jan­u­ari 2023 berdasarkan atas keteran­gan segala pihak pemi­lik perke­bunan terse­but sdr mar­diah yang meru­pakan sua­mi dari sdri Rini den­gan demikian unsur tidak terpenuhi,“pungkas Kapores.

Unsur secara tidak sah berdasarkan surat keteran­gan tanah(skt)keterangan segala pihak bah­wan lahan atau kebun saw­it yang men­ja­di objek perkara milik sdr mardiah,dan sdr mar­diah dan sdr Rini memi­li­ki hubun­gan sua­mi istri,sedangkan H.said Faisal tidak memi­li­ki hak atau buk­ti kepemi­li­ki lahan kebun saw­it yang meja­di objek perkara, unsur mema­nen berdasarkan keteran­gan segala pihàk yang telah dim­inta keteran­gan men­je­laskan bah­wa, lahan perke­bunan kela­pa saw­it yang men­ja­di odjek perkara milik sdr mar­diah sedan­gkan sdri Rini meru­pakan istri sdr mar­diah unsur tidak si penuhi,“katanya.

“Kemu­di­an pasal 363 ayat ke 1 dan ke 4 KUHP berdasarkan keteran­gan segala pihak bah­wa pemi­lik kebun terse­but adalah sdr mar­diah adalah istri adri Rini unsur tidak dipenuhi, melakukan pen­cu­ri­an menu­rut keteran­gan segala pihak lahan pwrke­bunan kela­pa saw­it men­ja­di odjek perkara milik sdr mar­diah sedan­g­ka sdri rini meru­pakan istri dari mar­diah sedan­gkan H.faisal tidak memi­li­ki hak atau buk­ti kepemi­likan kebun saw­it yang men­ja­di odjek perkara,baik itu shm atau skt den­gan demikian unsur tidak di penuhi,” pungkas kapol­res.

  Di Air Terjun Tayap, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam

Pen­cu­ri­an yang dilakukan 2orang atau lebih,samsudin alias toat dan ujan ala­ias udin melakukan panen buak kela­pa saw­it milik sdri rini yang bera­da di desa jungjunh permai,dengan meng­gu­nakan dua dodos atau peng­cungkel buah atas per­in­tah sdri rini kemu­di­an unsur tida terpenuhi.kesimpulannya,berdasarkan fak­ta fak­ta atau buk­ti dalam anal­isa kasus dan anal­isa yuridis terse­but maka,terhadap perkara yang dila­porkan oleh sdr H.said faisal belum dite­mukanya peri­s­ti­wa tin­dak pidana pen­cu­ri­an pada perkara tersebut.mengingat UUD.

Lanjut,meminta keteran­gan ahli apakah sam­su­di alias toat,sdr ujang alias udin dan sdri rini terse­but dap­at di minta per­tang­gung­jawa­ban secara pidana atau tidak,itu terkait peri­s­ti­wa pen­cu­ri­an dan di sini sudah tergam­bar jelas bahwasanya,tidak ada keter­li­batan anggota yang di tuduhkan,nah terkait hal terse­but kita sudah berko­or­di­nasi den­gan kabid Propam,kami akan minta keteran­gan pada, H.said faisal ini agar yang bersangku­tan untuk meny­er­ahkan sia­pa sia­pa anggota yang di tuduh,sehingga nan­ti akan kita anal­isa dan kalu memang ada keter­li­batan anggota, Saya tidak akan segan segan untuk menin­dak tegas,Namun kalau tidak cukup buk­ti atau ada buk­ti keter­li­batan anggota ten­tun­ya hak seti­ap war­ga negara untuk pemuli­han nama baik, ter­akhir kita men­da­p­at infor­masi menu­rut keteran­gan ahli pidana men­gatakan tidak cukup buk­ti terkait pen­cu­ri­an terse­but,” Tut­up Kapol­res. (Dance)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *