Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahBerita Investigasi

21 Tahun Usia Kabupaten Sergai, Jalan Bagaikan “Kolam Ikan” di Desa Mangga Dua Tak Tersentuh Pembangunan

355
×

21 Tahun Usia Kabupaten Sergai, Jalan Bagaikan “Kolam Ikan” di Desa Mangga Dua Tak Tersentuh Pembangunan

Sebarkan artikel ini

SERGAI, –Snipernew.id.

 

Kabu­pat­en Ser­dang (Ser­gai) yang memi­li­ki mot­to “Tanah Bertu­ah Negeri Bera­dat” di bawah kepemimp­inan Dar­ma Wijaya dan Adlin Umar Tam­bunan (Dambaan) sudah banyak jalan yang diper­bai­ki dan banyak juga jalan yang rusak bahkan tidak tersen­tuh pem­ban­gu­nan.

  Diduga Pekerjaan Sarana Prasarana SD Negeri 056427 Adnin Tengah Mangkrak

Kon­disi rusak ini san­gat menyak­itkan hati masyarakat,terkhusus masyarakat di Desa Sei Rejo Keca­matan Sei Ram­pah, sudah puluhan tahun tak tersen­tuh pemab­n­gu­nan yang bersum­ber dana APBD Ser­gai. Keluhan ini dis­am­paikan oleh Nek Leginem didampin­gi kaum ibu lain­nya yang berdomisili di Desa Sei Rejo,Kecamatan Sei Ram­pah.

Keke­ce­waan terse­but juga dis­am­paikan oleh Arju­na (45) war­ga Desa Mang­ga Dua Keca­matan Tan­jung Beringin,Sergai, keti­ka melin­tasi badan jalan di Dusun I Desa Mang­ga Dua menghubungkan Desa Nagur Keca­matan Tan­jung Beringin, yang banyak lobang dan dipenuhi air mirip den­gan “Kolam Ikan”.

  Uang PIP Murid SMK PGRI 1 Pringsewu "Pindah Tangan"

Sein­gat­nya, kon­disi badan jalan berlobang dan ser­ing dige­nan­gi air itu ham­pir 5 tahun lamanya dan per­nah ditana­mi masyarakat Pohon Pisang, seba­gai buk­ti kece­wa masyarakat ter­hadap pemer­in­tah yang terus mengutip PBB (Pajak Bumi Bangunan).Ujar Arjuna,Senin (2/6/2025).

“Parah­nya lagi dis­aat cua­ca hujan, semua lobang dan badan jalan diban­jiri air sehing­ga sulit menge­tahui mana saja badan jalan yang berlobang. “Tolonglah pak pemer­in­tah per­bai­ki jalan ini.”ucapnya.
Aki­bat kon­disi jalan terse­but kata Ita, seo­rang ibu rumah tang­ga, ting­gal di Dusun I Desa Mang­ga Dua, banyak war­ga yang melin­tas di jalan berlobang itu ter­gang­gu dan per­nah siswa saat mau per­gi ke sekol;ah ter­jatuh, dikare­nakan ingin menghin­dari lobang. “Kami mohon kepa­da pemer­in­tah Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai segera memperbaikinya.harapnya.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *