Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Yohanes, Selpy Pagi di Tengah Debu, Semangat Kerja Tak Pernah Kendor!

1081
×

Yohanes, Selpy Pagi di Tengah Debu, Semangat Kerja Tak Pernah Kendor!

Sebarkan artikel ini

Bar­i­to Utara SniperNew.id - Seti­ap pagi sek­i­tar pukul 07.00 WITA, di bawah terik men­tari Kali­man­tan Ten­gah yang belum ter­lalu menyen­gat, Yohanes Kar­wilus selalu pun­ya satu kebi­asaan unik yang tak per­nah ter­lewatkan berselpi. Ya, ber­swafo­to alias “selpy” den­gan latar belakang aktiv­i­tas peker­jaan yang sedang ia jalani di Kabu­pat­en Bar­i­to Utara, Ming­gu 27 Juli 2025.

Dalam salah satu potret ter­barun­ya, tam­pak Yohanes berdiri di depan sebuah truk berwar­na hijau limau cer­ah. Di belakangnya ter­li­hat rekan-rekan­nya yang sedang bersi­ap mem­u­lai hari. Tan­gan kiri memegang pon­sel, wajah serius namun penuh mak­na, topi hitam bertuliskan “Andai Mati Itu INVAL”, men­ja­di sim­bol gaya hidup keras namun tetap pun­ya sel­era humor ala peker­ja lapan­gan sejati.

  Tanda Cinta untuk Masyarakat Tebing Tinggi tertib Berlalu Lintas

Melalui ung­ga­han-ung­ga­han seper­ti ini, Yohanes tidak hanya sekadar mem­bagikan potret wajah lelah­nya di lapan­gan. Ia ingin menun­jukkan kepa­da dunia bah­wa peker­jaan lapan­gan bukan­lah hal yang harus dis­em­bun­yikan, melainkan sesu­atu yang bisa dibang­gakan. Debu, oli, keringat, dan mesin bukan peng­ha­lang untuk tetap tampil per­caya diri.

Dalam cap­tion ung­ga­han sebelum­nya, Yohanes per­nah menulis. “Peker­jaan bukan soal duduk di balik meja, tapi soal tang­gung jawab. Mau ker­ja di bawah terik, debu, atau lumpur, asal halal dan untuk keluarga—ayok gaske­un!”

  Operasi Zebra Krakatau 2024, Propam Polres Pringsewu Razia Anggota Polisi

Tujuan Yohanes Kar­wilus san­gat jelas: men­gin­spi­rasi dan men­ga­jak teman-teman­nya untuk bang­ga den­gan pro­fe­si mas­ing-mas­ing. Entah itu sopir truk, mekanik, buruh saw­it, atau petani sekalipun. Ia juga ser­ing menandai lokasi di ung­ga­han­nya agar orang-orang tahu bah­wa ker­ja keras itu nya­ta, di tem­pat-tem­pat yang mungkin tak banyak dijamah media sosial.

Kabu­pat­en Bar­i­to Utara di Kali­man­tan Ten­gah memang bukan pusat kota besar. Namun, dari tem­pat ter­pen­cil ini­lah Yohanes menyalakan seman­gat pagi. Ia ingin mem­buk­tikan bah­wa walau jauh dari kera­ma­ian, seti­ap detik keringat yang kelu­ar tetap pun­ya mak­na. Ia per­caya, ker­ja keras tak akan mengkhi­a­nati hasil, dan kadang cukup satu potret untuk men­guatkan niat.

  Polres Pringsewu Gelar Kegiatan Do'a Bersama Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69

Lucun­ya, gaya Yohanes yang selalu selpi di wak­tu sama jam 07.00 telah men­ja­di semacam “alarm dig­i­tal” bagi rekan-rekan­nya. Mere­ka sudah hafal, “Kalau bang Yohanes udah ambil gam­bar, berar­ti ker­ja udah mau mulai.”

Den­gan keseder­hanaan dan ketu­lu­san dalam seti­ap ung­ga­han, Yohanes Kar­wilus menun­jukkan bah­wa seman­gat hidup bisa datang dari mana saja. Dari balik topi hitam berde­bu, dari senyum tip­is di bawah lan­git Bar­i­to, dari tan­gan kasar yang menggenggam pon­sel di ten­gah garasi truk.

Yohanes bukan artis, bukan moti­va­tor, tapi dari fotonya kita bisa bela­jar satu hal. “Jan­gan malu jadi orang lapan­gan, kare­na dari sit­u­lah negeri ini berdiri.”

Lapo­ran: (Yohanes).//Editor: (Ahmad).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *