Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Wilkum Polsek Pancur Batu Sudah Jadi Sarang Narkoba dan Judi, Warga Minta Aparat Tidak Tutup Mata!!

158
×

Wilkum Polsek Pancur Batu Sudah Jadi Sarang Narkoba dan Judi, Warga Minta Aparat Tidak Tutup Mata!!

Sebarkan artikel ini

Sibolan­git //snipernews.id.

War­ga Desa Ban­dar Baru, Keca­matan Sibolan­git, Kabu­pat­en Deli Ser­dang, Sumat­era Utara, menyam­paikan kere­sa­han men­dalam atas maraknya aktiv­i­tas narko­ba dan per­ju­di­an jenis tem­bak ikan yang semakin men­gua­sai wilayah mere­ka.

Fenom­e­na ini dise­but tidak hanya merusak gen­erasi muda, tetapi juga memicu pen­ingkatan krim­i­nal­i­tas secara drastis di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Pan­cur Batu — Pol­restabes Medan, pada Rabu.(5/5/2025)

  Takut Sunat di Usia 15 Tahun, Remaja Bekasi Akhirnya Dijemput Mobil Damkar

Menu­rut lapo­ran war­ga, sejum­lah lokasi di desa terse­but diduga kuat men­ja­di pusat peredaran narko­ba dan per­ju­di­an den­gan omset men­ca­pai ratu­san juta rupi­ah per hari. Beber­a­pa titik yang dise­but pal­ing men­colok antara lain:

1. Depan Rumah Makan Ibun­da.

2. Bun­ga­lo Ateng.

3. Depan Hotel The Hill (bawa­han Lotus).

4. Sek­i­tar Perkema­han Pra­mu­ka Dusun V.

Iro­nis­nya, lokasi-lokasi terse­but hanya ber­jarak sek­i­tar 1 kilo­me­ter dari kan­tor Camat, Dan­ramil, dan Pos Polisi Ban­dar Baru. Namun hing­ga kini, belum ter­li­hat tin­dakan tegas dari aparat pene­gak hukum (APH) atau pemer­in­tah setem­pat.

  Jejak 1910–HGU Modern: Konflik PTPN dan Masyarakat Adat Lampung Kian Terbuka

“Kami bin­gung, apakah pihak mus­pi­ka, kepala desa, aparat kepolisian, dan anggota dewan tidak tahu atau memang sen­ga­ja menut­up mata. Desa kami sekarang men­ja­di tidak aman, pen­cu­ri­an makin ser­ing terjadi—mulai dari motor, gas, pagar rumah, hing­ga hasil kebun war­ga,” ujar seo­rang war­ga yang tidak ingin dise­butkan namanya.

Masyarakat pun menun­tut agar para aparat pene­gak hukum dan pemer­in­tah terkait segera mengam­bil langkah konkret. Mere­ka juga mem­inta agar para pemangku kepentin­gan menun­jukkan keber­pi­hakan nya­ta kepa­da raky­at dan bukan kepa­da pelaku keja­hatan yang kian mer­a­jalela.

“Kalau tidak mam­pu men­ert­ibkan dan menangkap sang Ban­dar Berin­isial ‘AG’, lebih baik mundur saja. Jan­gan tung­gu sam­pai ter­ja­di ben­trokan antara war­ga den­gan pelaku keja­hatan”, tam­bah war­ga lain yang sama-sama bermar­ga Gint­ing terse­but.

  Duka Bencana Sumatera, Perkumpulan Aritonang Hadir Menguatkan Korban di Tapanuli Utara

Kon­disi ini men­ja­di peringatan serius bah­wa jika tidak segera ditin­dak, Desa Ban­dar Baru bisa men­ja­di “Desa Narko­ba dan Judi”, yang kehi­lan­gan arah dan masa depan gen­erasi mudanya.

Hing­ga beri­ta ini naik ke meja redak­si, dike­tahui bah­wa Kapolsek Pan­cur Batu Kom­pol Djan­u­arsa dan Kan­it Reskrim Elia Karo-karo masih bungkam saat awak media men­co­ba mengkon­fir­masi lewat pesan singkat What­sApp.

Masyarakat sudah san­gat berharap agar segera diam­bil tin­dakan nya­ta, demi kea­manan dan kenya­manan Kamtib­mas bersama.

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *