Jakarta, SnoperNew.id – Masyarakat kembali dihebohkan dengan munculnya dugaan modus baru penipuan digital yang memanfaatkan platform media sosial Facebook. Akun Facebook bernama Vini Nirmala diketahui menyebarkan informasi lowongan kerja palsu yang mengarahkan pengguna untuk menghubungi nomor WhatsApp dan selanjutnya mengklik sebuah link website berisi iklan aplikasi penghasil uang, Kamis 05 Juni 2025.
Pelaku diduga memanfaatkan modus lowongan kerja fiktif seperti berikut:
“Lowongan kerja packing kripik singkong, perempuan/laki-laki tidak ada batasan umur. Gaji Rp.800.000 per Minggu bonus lembur Rp.25000 jam kerja mulai 08 pagi — 4 sore kalau ada langsung WA. 0881–0267-18949. Butuh Pegawai secepatnya hari ini atau besok. Terimakasih”
Setelah dihubungi melalui WhatsApp, pengguna kemudian diberikan link menuju sebuah situs, yang meminta mereka menginstal atau mengakses aplikasi tertentu dengan iming-iming menghasilkan uang. Website tersebut dipenuhi oleh iklan, dan diduga kuat pemilik situs mendapat keuntungan dari klik iklan (ad-click fraud), tanpa ada pekerjaan nyata di balik tawaran tersebut.
Salah satu akun yang memposting pesan ini. Namun, diduga terdapat jaringan pelaku lainnya yang menggunakan skema serupa dengan berbagai nama dan variasi iklan palsu lainnya. Identitas asli pelaku masih dalam penyelidikan.
Modus ini menyebar di berbagai wilayah Indonesia melalui Facebook Groups dan pesan pribadi yang menargetkan masyarakat kelas pekerja yang mencari penghasilan tambahan. Akun pelaku menggunakan grup lowongan kerja lokal untuk menjangkau korban.
Kasus ini mulai ramai diperbincangkan di akhir Mei 2025 hingga saat ini, dengan laporan yang terus bertambah mengenai penipuan serupa.
Pelaku diduga ingin menghasilkan pendapatan dari klik iklan yang ada di dalam website yang mereka sebarkan. Dengan menjebak pengguna agar mengklik iklan atau menginstal aplikasi tertentu, pelaku mendapatkan komisi dari penyedia iklan, tanpa memberikan manfaat apa pun kepada korban.
1. Pelaku membuat akun Facebook palsu dan menyebarkan lowongan kerja menarik.
2. Korban menghubungi pelaku melalui WhatsApp.
3. Pelaku mengirimkan link website dengan dalih “pendaftaran” atau “konfirmasi pekerjaan”.
4. Korban diarahkan untuk mengklik atau menginstal aplikasi melalui website tersebut.
5. Klik iklan yang dilakukan korban menjadi sumber pendapatan bagi pemilik situs.
Himbauan Kepada Masyarakat
1. Waspadai lowongan kerja dengan tawaran gaji tidak masuk akal, apalagi tanpa proses seleksi atau interview.
2. Jangan sembarang mengklik link dari orang tak dikenal, terutama jika diarahkan untuk mengunduh atau menginstal aplikasi.
3. Verifikasi informasi lowongan kerja melalui sumber resmi seperti situs perusahaan, Jobstreet, atau kanal resmi pemerintah.
4. Laporkan akun yang mencurigakan di Facebook dan WhatsApp agar dapat ditindak.
5. Gunakan aplikasi antivirus atau anti-phishing di ponsel untuk mendeteksi website berbahaya.
#WaspadaPenipuanDigital #LowonganKerjaPalsu #ModusPenipuanOnline













