Berita Daerah

Warganet Soroti Pernyataan Sekda DKI Soal Isu Penolakan Pasien Baduy

272
×

Warganet Soroti Pernyataan Sekda DKI Soal Isu Penolakan Pasien Baduy

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Sekre­taris Daer­ah (Sek­da) DKI Jakar­ta, Pra­mono Anung, menepis kabar yang menye­but adanya peno­lakan ter­hadap war­ga Baduy kor­ban begal oleh rumah sak­it di Jakar­ta. Ia mene­gaskan bah­wa selu­ruh rumah sak­it di wilayah DKI ter­bu­ka untuk semua war­ga tan­pa diskrim­i­nasi, Ming­gu (09/11/2025).

  Perbaikan Jalan Pagelaran Utara–Banyumas Mulai Direalisasikan

“Tidak benar ada peno­lakan. Semua pasien yang mem­bu­tuhkan per­awatan tetap akan dilayani sesuai prose­dur,” tegas Pra­mono, seper­ti diku­tip dari sum­ber Detik.

Sebelum­nya, isu peno­lakan terse­but sem­pat viral di media sosial dan memicu beragam reak­si dari war­ganet. Sejum­lah peng­gu­na media sosial meni­lai bah­wa pelayanan kese­hatan di lapan­gan ker­ap tidak sesuai den­gan perny­ataan peja­bat.

  Bupati Pesawaran Resmi Lepas Peserta Perlombaan Muktamad RMI Tingkat Provinsi Lampung

Akun @ekowijayanto menulis, “Iya ben­er akan dilayani sesuai prose­dur… lha daru­rat jalur prose­dur gak bisa makanya dito­lak.”

Semen­tara akun @mulbdm menam­bahkan, “Real­i­tanya memang demikian, ada KTP dan KK tapi gak pun­ya uang buat bayar DP gak diter­i­ma juga… Pak Guber­nur belum per­nah jadi orang susah jadi gak ngalamin sendiri.”

Beber­a­pa war­ganet lain­nya juga mem­per­tanyakan jabatan Pra­mono Anung, semen­tara yang lain mengkri­tik klar­i­fikasi pemer­in­tah yang diang­gap hanya menyalahkan “masalah bahasa”.

  Baru Dibangun, Jalan Way Ngison Rusak: Komisi III DPRD Pringsewu Ambil Sikap

Akun @qasimtaufieq menulis,
“Kata Guber­nur masalah bahasa, tapi bahasa yang jadi masalah kata Guber­nur. Bahasa jadi per­soalan jadi dito­lak ber­o­bat.”

Tak sedik­it pula komen­tar berna­da sinis seper­ti dari akun @warmadmijan yang menye­but, “Buk­ti Guber­nur ter­i­ma lapo­ran asal Bapak senang.”

Perny­ataan Sek­da DKI ini menam­bah perde­batan pub­lik men­ge­nai akses layanan kese­hatan dan dugaan diskrim­i­nasi yang ter­ja­di di lapan­gan, teruta­ma bagi war­ga yang kurang mam­pu atau berasal dari kelom­pok adat.

penulis Iskan­dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *