Madiun, SniperNew.id – Ide tak biasa kembali muncul dari Kota Madiun. Di momen perayaan Hari Jadi ke-107 yang jatuh pada Jumat (20/6/2025), pemerintah kota menggagas sebuah proyek yang unik sekaligus ambisius: menyulap gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi Piramida Giza Bukit Buah-sebuah taman wisata bertema buah-buahan berbentuk piramida ala Mesir Kuno, Jumat 20 Juni 2025.
Proyek yang secara simbolis ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Madiun Maidi ini langsung menyedot perhatian publik. Tak hanya karena bentuknya yang tak biasa, tapi juga karena lokasi pembangunannya yang berada di atas tumpukan sampah.
Turut hadir dalam momen bersejarah itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan apresiasi dan kekagumannya atas ide luar biasa tersebut.
“Kota Madiun ini memang unik dan menarik. Dengan keterbatasan wilayah, mereka tetap mampu menciptakan destinasi wisata yang tidak biasa. Seperti halnya Pahlawan Street Center yang berdiri di atas sungai, kini ada lagi Piramida Giza dari sampah yang disulap jadi taman buah,” ujar Untoro saat ditemui di lokasi.
Menurut perwira TNI lulusan Akmil 1998 itu, keberadaan Piramida Giza Bukit Buah diyakini akan menjadi magnet wisata baru yang bukan hanya mempercantik kota, tapi juga berdampak nyata bagi perekonomian warga sekitar.
Sebuah taman wisata berbentuk piramida bernama Piramida Giza Bukit Buah, yang menggabungkan konsep edukasi lingkungan dan wisata buah-buahan.
Wali Kota Madiun Maidi, didukung oleh jajaran Pemkot serta TNI, khususnya Korem 081/DSJ.
Di kawasan TPA Winongo, Kota Madiun, Jawa Timur—yang sebelumnya dikenal sebagai tempat penampungan sampah akhir.
Pembangunan dimulai bertepatan dengan perayaan HUT ke-107 Kota Madiun, Jumat (20 Juni 2025), ditandai dengan peletakan batu pertama.
Karena proyek ini menjadi solusi kreatif dalam menangani permasalahan sampah di kota sekaligus menciptakan destinasi wisata yang inovatif, edukatif, dan ramah lingkungan.
Pemerintah kota akan mereklamasi area tumpukan sampah, menatanya dalam bentuk piramida, dan menanaminya dengan beragam tanaman buah. Selain sebagai wisata foto, taman ini juga akan dilengkapi fasilitas edukasi tentang pengelolaan sampah dan pertanian perkotaan.
Harapan untuk Masa Depan Kota
Kolonel Untoro juga menyampaikan harapannya agar Kota Madiun terus berkembang menjadi kota yang lebih baik dan inovatif.
“Selamat Hari Jadi ke-107 untuk Kota Madiun. Semoga terus berkarya, berbudaya, dan berprestasi. Kota ini punya potensi luar biasa dan saya yakin ide-ide seperti ini bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.
Pembangunan Piramida Giza Bukit Buah merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menangani masalah sampah perkotaan yang kian kompleks. Selain sebagai tempat rekreasi, taman ini juga digadang-gadang akan menjadi ikon baru Kota Madiun yang ramah lingkungan dan instagramable.
Tak ayal, kabar ini langsung menjadi perbincangan warganet di media sosial. Banyak yang penasaran dan tak sabar ingin melihat seperti apa bentuk akhir dari “piramida buah” buatan anak bangsa ini.
“Dari sampah bisa jadi taman buah? Ini sih bisa jadi destinasi hits berikutnya,” tulis seorang netizen.
Madiun sekali lagi membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk terus berinovasi.
Editor: (Red:)
Sumber: (Rilis)



















